<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Provinsi Jawa Timur</title>
	<atom:link href="http://bp4madiun.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bp4madiun.wordpress.com</link>
	<description>Balai Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Paru (BP4) Madiun</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2010 05:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bp4madiun.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f52cde32f786a79d9ffdaa5ab404bc1d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dinkes Provinsi Jawa Timur</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bp4madiun.wordpress.com/osd.xml" title="Dinkes Provinsi Jawa Timur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bp4madiun.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MENGENAL 7 METODE SUNAT/KHITAN (SIRKUMSISI)</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/mengenal-7-metode-sunatkhitan-sirkumsisi/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/mengenal-7-metode-sunatkhitan-sirkumsisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 17:52:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : dr. Abu Hana Untuk http://kaahil.wordpress.com Bismillah, Sirkumsisi (circumcision/khitan) atau dalam Bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah “sunat” atau “supit”, merupakan tuntunan syariat Islam yang sangat mulia dan disyariatkan baik untuk laki-laki maupun perempuan. Orang-orang Yahudi dan Nasrani-pun sekarang juga banyak yang menjalaninya karena terbukti memberikan manfaat terhadap banyak masalah kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=239&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : dr. Abu Hana</strong><br />
<strong>Untuk </strong><a href="http://kaahil.wordpress.com/"><strong>http://kaahil.wordpress.com</strong></a><strong> </strong></p>
<div><strong> <a rel="attachment wp-att-1321" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1321"><img class="aligncenter" title="surgery2" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/surgery2.jpg?w=259&#038;h=373&#038;h=373" alt="surgery2" width="259" height="373" /></a><br />
</strong></div>
<p><strong>Bismillah,</strong><br />
<strong><em>Sirkumsisi</em></strong> (circumcision/khitan) atau dalam   Bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah “sunat” atau “supit”,   merupakan tuntunan syariat Islam yang sangat mulia dan disyariatkan baik   untuk laki-laki maupun perempuan. Orang-orang Yahudi dan Nasrani-pun   sekarang juga banyak yang menjalaninya karena terbukti memberikan   manfaat terhadap banyak masalah kesehatan.<br />
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa khitan memiliki banyak manfaat   untuk kesehatan mulai dari mencegah penyakit mematikan seperti AIDS   hingga kanker. Penelitian lanjutan tentu akan semakin membuka mata   lebar-lebar para praktisi kesehatan bahwa khitan juga sangat bermanfaat   bagi kaum hawa.<br />
“Dua penelitian terakhir malah berhenti lebih awal, karena  menunjukkan  keefektifan yang tinggi tentang khitan dibanding kelompok  kontrol yang  menolak dikhitan,” jelas peneliti dari Universitas  Illinois, Amerika  Serikat, Richard Bailey, dalam Konferensi Masyarakat  AIDS Internasional  di Sydney, Australia.<br />
Tidaklah mungkin dan mustahil jika Allah Ta’ala dan Rosul-Nya telah   menuntunkan suatu syariat “Khitan” akan membahayakan bagi ummatnya.   Justeru yang ada adalah hikmah dan faedah yang amat besar yang akan   terungkap baik dalam waktu cepat atau lambat.<br />
Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan   terutama di bidang kesehatan, metode khitan pun semakin berkembang. Saat   ini telah diciptakan banyak peralatan dan obat-obatan untuk membantu   melaksanakan khitan, sehingga khitan menjadi proses yang  lebih aman dan   lebih tidak menyakitkan. Selain itu, banyak pula metode yang mulai   dikembangkan dalam pelaksanaan khitan sehingga proses khitan menjadi   lebih mudah dan lebih cepat. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan   masing-masing.<br />
Cara seorang dokter dalam melakukan khitan sangat tergantung pada  alat,  kemampuan dokter dan keterampilan yang dimilikinya. Dalam standar   kompetensi dokter 2006 telah dinyatakan bahwa khitan merupakan <strong>kompetensi   level 4 </strong>dimana seorang dokter harus mampu melakukan khitan   secara mandiri dan merawat luka khitan sampai sembuh.<br />
Berikut ini adalah penjelasan berbagai macam metode Khitan :<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Pertama : METODE KLASIK &amp; DORSUMSISI</strong><br />
Metode klasik sudah banyak ditinggalkan tetapi masih bisa kita temui  di  daerah pedalaman. Alat yang digunakan adalah sebilah bambu   tajam/pisau/silet. Para bong supit alias mantri sunat langsung memotong   kulup dengan bambu tajam tersebut tanpa pembiusan. Bekas luka tidak   dijahit dan langsung dibungkus dengan kassa/verban sehingga metode ini   paling cepat dibandingkan metode yang lain. Cara ini mengandung risiko   terjadinya perdarahan dan infeksi, bila tidak dilakukan dengan benar dan   steril.<br />
Metode Klasik kemudian disempurnakan dengan metode Dorsumsisi, Khitan   metode ini sudah menggunakan peralatan medis standar dan merupakan   khitan klasik yang masih banyak dipakai sampai saat ini. Di Sunda   dikenal dengan sebutan <em>sopak lodong, </em>umumnya bekas luka tidak   dijahit walaupun beberapa ahli sunat sudah memodifikasi dengan melakukan   pembiusan lokal dan jahitan minimal untuk mengurangi risiko  perdarahan.<br />
<strong> <a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-klasik.jpg"><img title="sunat klasik" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-klasik.jpg?w=300&#038;h=245&#038;h=245" alt="sunat klasik" width="300" height="245" /></a><br />
</strong></p>
<p>Kelebihannya peralatan yang digunakan lebih  murah dan sederhana,  proses memakan waktu cukup singkat, sudah banyak  dikenal masyarakat  biaya relatif lebih murah serta bisa digunakan untuk  bayi/anak dibawah 3  tahun dimana pembuluh darahnya masih kecil.  Kekurangannya risiko kepala  (glan) terpotong / tersayat sangat tinggi,  terutama jika sayatan  dibawah klem koher, mukosa kadang lebih panjang  sehingga membutuhkan  pemotongan ulang, bisa terjadi nekrosis jika  jepitan koher terlalu lama,  risiko perdarahan tinggi apabila tanpa  dilakukan penjahitan. operasi.<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Kedua : METODE STANDAR SIRKUMSISI KONVENSIONAL</strong><br />
Merupakan metode yang paling banyak digunakan hingga saat ini, cara  ini  merupakan penyempurnaan dari metode dorsumsisi dan merupakan metode   standar yang digunakan oleh banyak tenaga dokter maupun mantra   (perawat). Alat yang digunakan semuanya sesuai dengan standar medis dan   membutuhkan keahlian khusus untuk melakukan metode ini. ( Baca : Cara   Khitan Metode Standar).<br />
<a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sirkumsisi.jpg"><img title="sirkumsisi" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sirkumsisi.jpg?w=320&#038;h=284&#038;h=284" alt="sirkumsisi" width="320" height="284" /></a><br />
Kelebihannya peralatannya sudah sesuai standar medis, menggunakan   pembiusan local dan benang yang jadi daging, risiko infeksi kecil dan   risiko perdarahan tidak ada. Metode ini cocok untuk semua kelompok umur,   biayanya cukup terjangkau serta pilihan utama untuk pasien dengan   kelainan fimosis. Kekurangannya membutuhkan keahlian khusus dari   pengkhitan dan proses waktunya antara 15-20 menit.<br />
<strong> </strong><br />
<strong> </strong><br />
<strong>Ketiga : METODE LONCENG </strong><br />
Pada metode ini tidak dilakukan pemotongan kulup. Ujung penis hanya   diikat erat sehingga bentuknya mirip lonceng, akibatnya peredaran   darahnya tersumbat yang mengakibatkan ujung kulit ini tidak mendapatkan   suplai darah, lalu menjadi nekrotik, mati dan nantinya terlepas   sendiri. Metode ini memerlukan waktu yang cukup lama, sekitar dua   minggu. Alatnya diproduksi di beberapa negara Eropa, Amerika, dan Asia   dengan nama <strong>Circumcision Cord Device.</strong></p>
<div><strong><a rel="attachment wp-att-1460" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1460"><img title="sunat lonceng" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-lonceng.jpg?w=250&#038;h=230&#038;h=230" alt="sunat lonceng" width="250" height="230" /></a><br />
</strong></div>
<p><strong> </strong><br />
<strong> </strong><br />
<strong>Keempat : METODE KLAMP</strong><br />
Metode Klamp .,ini memilik banyak variasi alat dan nama walaupun   perinsipnya sama, yakni kulup (preputium) dijepit dengan suatu alat   (umumnya sekali pakai) kemudian dipotong dengan pisau bedah tanpa harus   dilakukan penjahitan. Diantaranya adalah : Gomco, Ismail Clamp, Q-Tan,   Sunathrone Clamp, Ali’s Clamp, Tara Clamp dan Smart Clamp. Di Indonesia   sendiri yang paling banyak berkembang adalah Metode cincin (Tara  Clamp)  dan Smart Clamp.<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Metode Cincin (Tara Clamp)</strong><br />
Dr. T. Gurcharan Singh adalah penemu Tara klamp pada tahun 1990  berupa  alat yang  terbuat dari plastik dan untuk sekali pakai. Di  Indonesia   Metode Cincin dicetuskan oleh oleh dr. Sofin, lulusan  Fakultas  Kedokteran Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dan sudah  dipatenkan  sejak tahun 2001.</p>
<div><a rel="attachment wp-att-1459" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1459"><img title="sunat cincin  dr.sofin" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-cincin-dr-sofin.jpg?w=182&#038;h=182&#038;h=182" alt="sunat cincin dr.sofin" width="182" height="182" /></a></div>
<div><a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-cincin.jpg"><img title="sunat cincin" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-cincin.jpg?w=230&#038;h=215&#038;h=215" alt="sunat cincin" width="230" height="215" /></a></div>
<p>Pada metode  ini, ujung kulup dilebarkan, lalu ditahan agar tetap  meregang dengan  cara memasang semacam cincin dari karet. Biasanya, ujung  kulup akan  menghitam dan terlepas dengan sendirinya. Prosesnya cukup  singkat  sekitar 3-5 menit. Kelebihan metoda ini adalah: – Mudah dan aman  dalam  penggunaan, tidak memerlukan penjahitan dan perban,tidak  mengganggu  aktivitas sehari-hari pasien,perdarahan minimal bahkan bisa  tidak  berdarah,tidak sakit setelah khitan, tanpa perawatan pasca khitan  dan  langsung pakai celana dalam dan celana panjang.<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Metode Smart Clamp</strong></p>
<div><strong><a rel="attachment wp-att-1319" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1319"><img title="smart klamp" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/smart-klamp.jpg?w=220&#038;h=191&#038;h=191" alt="smart klamp" width="220" height="191" /></a><br />
</strong></div>
<p>Smart klamp merupakan metode dan teknik sunatan yang  diperkenalkan  sejak tahun 2001 di Jerman dan penemunya adalah dr.  Harrie van Baars.  Alat smart klamp terdiri atas beberapa ukuran, mulai  dari nomor 10, 13,  16, dan 21. Untuk bayi, alat yang dipakai nomor 10,  sedangkan orang  dewasa nomor 21. Alat ini terbuat dari dua jenis bahan  kunci klamp,  yakni nilon dan polikarbonat yang dikemas steril dan  sekali pakai. Tentu  saja lebih aman dan bebas dari penularan penyakit  dan infeksi. Smart  klamp memberikan perlindungan luka dengan sistem  tertutup. Luka sayatan  terkunci rapat, tidak memungkinkan masuknya  kuman atau mikroorganisme  pengganggu.</p>
<div><a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/tara-klamp.jpg"><img title="smart klamp" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/tara-klamp.jpg?w=208&#038;h=215&#038;h=215" alt="smart klamp" width="208" height="215" /></a></div>
<p>Pada metode ini  pasien akan diukur glandpenis-nya, ukuran 0-meter.  Setelah diberi  anestesi lokal, secara hati-hati preputium dibersihkan  dan dibebaskan  dari perlengketan dengan gland penis. Batas kulit  preputium yang akan  dibuang ditandai dengan spidol. Tabung smart klamp  dimasukkan ke dalam  preputium hingga batas corona gland penis. Lalu,  klamp pengunci  dimasukkan sesuai arah tabung dan diputar 90 derajat,  hingga posisi  smart klamp siap terkunci.<br />
Setelah posisi kulit yang akan dibuang dipastikan sesuai rencana,  juga  agar posisi saluran kencing tidak terhalang tabung. Berikutnya,  adalah  mengunci klamp hingga terdengar bunyi “klik”. Sisi distal  preputium  dibuang menggunakan pisau bisturi. Kemudian luka dibersihkan  dengan  obat antiinfeksi dan dibungkus kasa steril. Hingga proses itu,  sunat  ala smart klamp selesai.Setelah lima hari, smart klamp dilepas  dokter  atau perawat dengan teknik yang sangat mudah.<br />
<strong> </strong><br />
<strong><a rel="attachment wp-att-1316" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1316"><img title="gomco" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/gomco.jpg?w=120&#038;h=120&#038;h=120" alt="gomco" width="120" height="120" /></a></strong><br />
<strong>Gomco :</strong> Klamp ini  dibuat pertama kali pada tahun  1934  oleh Hiram S. Yellen, M.D. dan Aaron Goldstein. Alat ini terdiri  dari  bel logam dan plat datar dengan lubang di dalamnya untuk  menempatkan  keduanya dalam posisi yang sesuai. Terdapat sebuah sekrup  berbentuk  lingkaran yang berfungsi memberikan tekanan.<br />
<strong><a rel="attachment  wp-att-1317" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1317"><img title="ismail clamp" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/ismail-clamp.jpg?w=120&#038;h=120&#038;h=120" alt="ismail clamp" width="120" height="120" /></a>Ismail Clamp :</strong> Ismail Klamp ditemukan oleh Dr Ismail Md Salleh. Alat ini sebenarnya   hampir menyerupai alat klamp lainnya, hanya saja alat ini memiliki   mekanisme penguncian dengan sistem sekrup, sehingga pemasangan dam   pelepasan alat ini sangat mudah tanpa harus merusak alat ini. Saat ini   baru tersedia 2 ukuran untuk anak-anak<br />
<strong>Q-Tan :</strong> Alat ini menyerupai Ismail Clamp hanya saja   sistem sekrupnya terkunci mati (irreversible locking system) sehingga   alat ini tidak mungkin di daur ulang kembali karena pembukaan alat ini   harus dengan dipotong. Alat ini belum diproduksi secara massal dan masih   merupakan prototype. Saat ini masih diadakan riset yang mendalam   sehingga alat ini layak untuk digunakan secara luas.<br />
<strong> </strong><br />
<strong><a rel="attachment wp-att-1318" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1318"><img title="sunathrone" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunathrone.jpg?w=120&#038;h=108&#038;h=108" alt="sunathrone" width="120" height="108" /></a>Sunathrone Clamp</strong> : Sunathrone adalah metode sunat dengan kaedah terkini yang ditemukan   oleh Dr Mohammad Tasron Surat, dokter kelahiran Malaysia. Keistimewaan   Sunathrone ini adalah kerana praktis dan proses penyembuhannya lebih   cepat. Alat khitan sekali pakai ini akan tertanggal sendiri, serta tidak   memerlukan perawatan khusus. Setelah khitan dapat langsung memakai   celana dan beraktifitas tanpa rasa sakit.<br />
<strong> Ali’s Clamp :</strong> Alat ini mirip dengan Smart Klamp, hanya   saja tabung klem-nya didesain miring dengan pertimbangan agar  mengikuti  kontur glans penis<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Metode Kelima : METODE “LASER” ELEKTROKAUTERY</strong></p>
<div>Metode ini sedang booming dan marak di   masyarakat dan lebih dikenal dengan sebutan “Khitan Laser”. Penamaan  ini  sesunnguhnya kurang tepat karena alat yang digunakan samasekali  tidak  menggunakan Laser akan tetapi menggunakan “elemen” yang  dipanaskan.<a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-kauter.jpg"><img title="sunat kauter" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-kauter.jpg?w=221&#038;h=191&#038;h=191" alt="sunat kauter" width="221" height="191" /></a></div>
<p>Alatnya  berbentuk seperti pistol dengan dua buah lempeng kawat di  ujungnya yang  saling berhubungan. Jika dialiri listrik, ujung logam akan  panas dan  memerah. Elemen yang memerah tersebut digunakan untuk  memotong kulup.</p>
<div><a rel="attachment wp-att-1320" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1320"><img title="elektrokauter" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/elektrokauter.jpg?w=300&#038;h=225&#038;h=225" alt="elektrokauter" width="300" height="225" /></a></div>
<p>Khitan dengan  solder panas ini kelebihannya adalah cepat, mudah  menghentikan  perdarahan yang ringan serta cocok untuk anak dibawah usia 3  tahun  dimana pembuluh darahnya kecil. Kekurangannya adalah menimbulkan  bau  yang menyengat seperti “sate” serta dapat menyebabkan luka bakar,   metode ini membutuhkan energi listrik (PLN) sebagai sumber daya dimana   jika ada kebocoran (kerusakan) alat, dapat terjadi sengatan listrik yang   berisiko bagi pasien maupun operator.<br />
Untuk proses penyembuhan, dibandingkan dengan cara konvensional itu   sifatnya relatif karena tergantung dari sterilisasi alat yang dipakai,   proses pengerjaanya dan kebersihan individu yang disunat.<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Keenam : METODE FLASHCUTTER </strong><strong> </strong><br />
Metode ini merupakan pengembangan dari metode elektrokautery. Bedanya   terletak pada pisaunya yang terbuat dari logam yang lurus (kencang) dan   tajam. Flashcutter langsung dapat hidup (tanpa PLN) karena didalamnya   sudah terdapat energi dari rechargeable battery buatan Matshusita   Jepang.<br />
<a href="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/flashcutter.jpg"><img title="flashcutter" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/flashcutter.jpg?w=159&#038;h=197&#038;h=197" alt="flashcutter" width="159" height="197" /></a><br />
Flashcutter pertamakali diluncurkan di Indonesaia  tahun 2006   oleh Uniceff Corporation. Cara pemotongan pada khitan sama seperti   mempergunakan pisau bedah (digesek, diiris). Dalam hitungan detik   preputium terpotong dengan sempurna, (tanpa pendarahan, dan dengan luka   bakar sangat minimal).<br />
<strong> </strong><br />
<strong>Ketujuh : METODE LASER CO2</strong><br />
Istilah yang lebih tepat untuk “Khitan Laser” yang sesungguhnya  adalah  dengan metode ini. Fasilitas Laser CO2 sudah tersedia di  Indonesia.  Salah satunya, di Jakarta. Laser yang digunakan adalah laser  CO2  Suretouch dari Sharplan. Berikut tahapan sunat dengan laser  tersebut:</p>
<div><a rel="attachment wp-att-1461" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1461"><img title="sunat CO2" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-co2.jpg?w=329&#038;h=330&#038;h=330" alt="sunat CO2" width="329" height="330" /></a></div>
<p>Setelah disuntik  kebal (anaestesi lokal), preputium ditarik, dan  dijepit dengan klem.  Laser CO2 digunakan untuk memotong kulit yang  berlebih.Setelah klem  dilepas,kulit telah terpotong dan tersambung  dengan baik, tanpa setetes  darahpun keluar. Walaupun demikian kulit  harus tetap dijahit supaya  penyembuhan sempurna. Dalam waktu 10-15  menit, sunat selesai.<br />
Cara sirkumsisi seperti ini cocok untuk anak pra-pubertal,  kelebihannya  operasi cepat, perdarahan tidak ada/ sangat sedikit,  penyembuhan  cepat, rasa sakit setelah terapi minimal, aman dan hasil  secara estetik  lebih baik.. dan prosedur ini cocok untuk sunat yang  dilakukan pada  umur agak dewasa karena rasa sakit, yang ditimbulkan oleh  sunat cara  operasi untuk orang sudah cukup berumur lebih parah daripada  jika  dilakukan pada usia muda dan lukanya pun agak lama sembuhnya.  Kelemahan  dari cara laser adalah masalah harga yang relatif mahal dan  hanya ada  di Rumah Sakit besar.<br />
Apapun metode yang anda pilih tentu memiliki kelebihan dan kekurangan   masing-masing. Namun demikian ada sedikit Tips dari saya bagi anda   untuk memilih metode khitan :</p>
<ol>
<li><strong>Ikhlaskan niat bahwa Khitan merupakan tuntunan syariat  agama  yang sangat mulia,</strong> Berdo’alah hanya kepada Allah Ta’ala  semata  agar diberikan kemudahan.</li>
<li><strong>Hindari memilih hari-hari baik tertentu untuk khitan   berdasarkan “terawangan” para kyai/paranormal</strong>, agar Anda   terhindar dari kesyirikan yang dilarang. Semua hari pada dasarnya baik   dan tidak ada hari buruk namun Anda diperbolehkan memilih waktu yang   tepat sesuai  dengan pekerjaan Anda atau liburan sekolah anak,   Bagaimanapun juga anak Anda butuh didampingi dan support dari   orangtuanya ketika di khitan dan biarkan ia cuti sejenak dari   sekolah/aktifitasnya agar mempercepat kesembuhan.</li>
<li><strong>Sebaiknya Anda datang ke dokter.</strong> Tehnik apa yang   akan Anda pilih tergantung Anda sendiri. Kalau dengan teknik   konvensional, semua dokter biasanya bisa mengerjakan.</li>
<li><strong>Tanyakan kepada sahabat dan kerabat tempat khitan yang baik, </strong>agar anda memperoleh informasi yang benar dan dapat berbagi   pengalaman.</li>
<li><strong>Sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda, </strong>Metode   konvensional umumnya sangat terjangkau. Metode elektrokauter, klamp dan   flashcutter agak mahal sedangkan laser CO2 mungkin yang paling mahal  dan  hanya ada di Rumah Sakit besar.</li>
<li><strong>Jika ingin mengikuti khitanan masal pastikan bahwa ada   dokter penanggungjawab</strong>, sehingga jika ada masalah memudahkan   Anda untuk berkoordinasi.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat,<br />
Alfaqiir Ilallaahi Ta’ala,<br />
dr.Abu Hana<br />
<strong> </strong><br />
<strong>SUMBER : </strong><br />
<strong>FlashCutter,</strong> <a href="http://uniceffcorporation.com/?page_id=96">http://uniceffcorporation.com/?page_id=96</a><br />
<strong>Smart Klamp Sunat Tanpa Rasa Sakit,</strong> <a href="http://yatibasri.wordpress.com/2008/06/21/smart-klamp-sunat-tanpa-rasa-sakit/">http://yatibasri.wordpress.com/2008/06/21/smart-klamp-sunat-tanpa-rasa-sakit/</a><br />
<strong>Sunat Khitan Dengan Metode Tara Klamp,</strong> <a href="http://heldi.net/2008/07/sunat-khitan-dengan-metoda-tara-klamp/">http://heldi.net/2008/07/sunat-khitan-dengan-metoda-tara-klamp/</a><br />
<strong>Sunat Konvensional dan Sunat Laser </strong> <a href="http://www.mer-c.org/penyakit-kulit/117-sunat-konvensional-dan-sunat-laser.html">http://www.mer-c.org/penyakit-kulit/117-sunat-konvensional-dan-sunat-laser.html</a><br />
<strong>Tanya Soal Sunat/Khitan,</strong> <a href="http://mediasehat.com/tanyajawab493">http://mediasehat.com/tanyajawab493</a><br />
<strong>Tanya Sunat,</strong> <a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081209084028AAudZEe">http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081209084028AAudZEe</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=239&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/mengenal-7-metode-sunatkhitan-sirkumsisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/surgery2.jpg?w=259&#38;h=373" medium="image">
			<media:title type="html">surgery2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-klasik.jpg?w=300&#38;h=245" medium="image">
			<media:title type="html">sunat klasik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sirkumsisi.jpg?w=320&#38;h=284" medium="image">
			<media:title type="html">sirkumsisi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-lonceng.jpg?w=250&#38;h=230" medium="image">
			<media:title type="html">sunat lonceng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-cincin-dr-sofin.jpg?w=182&#38;h=182" medium="image">
			<media:title type="html">sunat cincin  dr.sofin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-cincin.jpg?w=230&#38;h=215" medium="image">
			<media:title type="html">sunat cincin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/smart-klamp.jpg?w=220&#38;h=191" medium="image">
			<media:title type="html">smart klamp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/tara-klamp.jpg?w=208&#38;h=215" medium="image">
			<media:title type="html">smart klamp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/gomco.jpg?w=120&#38;h=120" medium="image">
			<media:title type="html">gomco</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/ismail-clamp.jpg?w=120&#38;h=120" medium="image">
			<media:title type="html">ismail clamp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunathrone.jpg?w=120&#38;h=108" medium="image">
			<media:title type="html">sunathrone</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-kauter.jpg?w=221&#38;h=191" medium="image">
			<media:title type="html">sunat kauter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/elektrokauter.jpg?w=300&#38;h=225" medium="image">
			<media:title type="html">elektrokauter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/flashcutter.jpg?w=159&#38;h=197" medium="image">
			<media:title type="html">flashcutter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/sunat-co2.jpg?w=329&#38;h=330" medium="image">
			<media:title type="html">sunat CO2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tasawuf Dan Ilmu Laduni</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/tasawuf-dan-ilmu-laduni/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/tasawuf-dan-ilmu-laduni/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 17:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Ilmu kasyaf atau yang lebih dikenal dengan ilmu laduni (ilmu batin) tidaklah asing ditelinga kita, lebih – lebih lagi bagi siapa saja yang sangat erat hubungannya dengan tasawuf beserta tarekat-tarekatnya. Kata sebagian orang: “Ilmu ini sangat langka dan sakral. Tak sembarang orang bisa meraihnya, kecuali para wali yang telah sampai pada tingkatan ma’rifat. Sehingga jangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=246&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" src="http://2.bp.blogspot.com/_vl8bN9IjaBk/TClGKjUgPNI/AAAAAAAAACU/iNpPUGnW4P0/s320/laduni.jpg" alt="" width="300" height="237" />Ilmu kasyaf atau yang lebih dikenal dengan ilmu laduni (ilmu   batin) tidaklah asing ditelinga kita, lebih – lebih lagi bagi siapa saja   yang sangat erat hubungannya dengan tasawuf beserta  tarekat-tarekatnya.  Kata sebagian orang: “Ilmu ini sangat langka dan  sakral. Tak sembarang  orang bisa meraihnya, kecuali para wali yang  telah sampai pada tingkatan  ma’rifat. Sehingga jangan sembrono untuk  buruk sangka, apalagi  mengkritik wali-wali yang tingkah lakunya secara  dhahir menyelisihi  syariat. Wali-wali atau gus-gus itu beda tingkatan  dengan kita, mereka  sudah sampai tingkatan ma’rifat yang tidak boleh  ditimbang dengan  timbangan syari’at lagi”. Benarkah demikian? Inilah  topik yang kita  kupas pada kajian kali ini.</strong></p>
<h2><strong>Hakikat Ilmu Laduni</strong></h2>
<p><strong>Kaum  sufi telah memproklamirkan keistimewaan ilmu laduni. </strong>Ia   merupakan ilmu yang paling agung dan puncak dari segala ilmu. Dengan   mujahadah, pembersihan dan pensucian hati akan terpancar nur dari   hatinya, sehingga tersibaklah seluruh rahasia-rahasia alam ghaib bahkan   bisa berkomunikasi langsung dengan Allah, para Rasul dan ruh-ruh yang   lainnya, termasuk nabi Khidhir. Tidaklah bisa diraih ilmu ini kecuali   setelah mencapai tingkatan ma’rifat melalui latihan-latihan,   amalan-amalan, ataupun dzikir-dzikir tertentu.<br />
<strong>Ini bukan suatu wacana atau tuduhan semata, tapi terucap dari   lisan tokoh-tokoh tenar kaum sufi, seperti Al Junaidi, Abu Yazid Al   Busthami, Ibnu Arabi, Al Ghazali, dan masih banyak lagi yang lainnya   yang terdapat dalam karya-karya tulis mereka sendiri.</strong><br />
<strong>Al Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin 1/11-12</strong> berkata: “Ilmu kasyaf adalah tersingkapnya tirai penutup, sehingga   kebenaran dalam setiap perkara dapat terlihat jelas seperti menyaksikan   langsung dengan mata kepala … inilah ilmu-ilmu yang tidak tertulis  dalam  kitab-kitab dan tidak dibahas … “. Dia juga berkata: “Awal dari   tarekat, dimulai dengan mukasyafah dan musyahadah, sampai dalam keadaan   terjaga (sadar) bisa menyaksikan atau berhadapan langsung dengan   malaikat-malaikat dan juga ruh-ruh para Nabi dan mendengar langsung   suara-suara mereka bahkan mereka dapat langsung mengambil ilmu-ilmu dari   mereka”. (Jamharatul Auliya’: 155)<br />
<strong>Abu Yazid Al Busthami</strong> berkata: “Kalian mengambil  ilmu  dari orang-orang yang mati. Sedang kami mengambil ilmu dari Allah  yang  Maha Hidup dan tidak akan mati. Orang seperti kami berkata: “Hatiku   telah menceritakan kepadaku dari Rabbku”. (Al Mizan: 1/28)<br />
<strong>Ibnu Arabi</strong> berkata: “Ulama syariat mengambil ilmu   mereka dari generasi terdahulu sampai hari kimat. Semakin hari ilmu   mereka semakin jauh dari nasab. Para wali mengambil ilmu mereka langsung   dari Allah yang dihujamkan ke dalam dada-dada mereka.” (Rasa’il Ibnu   Arabi hal. 4)<br />
Dedengkot wihdatul wujud ini juga berkata: “Sesungguhnya seseorang   tidak akan sempurna kedudukan ilmunya sampai ilmunya berasal dari Allah   ‘Azza wa Jalla secara langsung tanpa melalui perantara, baik dari   penukilan ataupun dari gurunya. Sekiranya ilmu tadi diambil melalui   penukilan atau seorang guru, maka tidaklah kosong dari sistim belajar   model tersebut dari penambahan-penambahan. Ini merupakan aib bagi Allah   ‘Azza wa Jalla – sampai dia berkata – maka tidak ada ilmu melainkan  dari  ilmu kasyaf dan ilmu syuhud bukan dari hasil pembahasan,  pemikiran,  dugaan ataupun taksiran belaka”.</p>
<h2><strong><br />
</strong></h2>
<h2><strong>Ilmu Laduni Dan  Dampak  Negatifnya Terhadap Umat</strong></h2>
<p>Kaum sufi dengan  ilmu laduninya memiliki peran sangat besar dalam  merusak agama Islam  yang mulia ini. Dengannya bermunculan akidah-akidah  kufur -seperti  diatas – dan juga amalan-amalan bid’ah. Selain dari itu,  mereka secara  langsung ataupun tidak langsung terlibat dalam kasus  pembodohan umat.  Karena menuntut ilmu syar’i merupakan pantangan besar  bagi kaum sufi.  Berkata Al Junaidi: “Saya anjurkan kepada kaum sufi  supaya tidak  membaca dan tidak menulis, karena dengan begitu ia bisa  lebih  memusatkan hatinya. (Quutul Qulub 3/135)<br />
Abu Sulaiman Ad Daraani berkata: “Jika seseorang menuntut ilmu hadits   atau bersafar mencari nafkah atau menikah berarti ia telah condong   kepada dunia”. (Al Futuhaat Al Makiyah 1/37)<br />
Berkata Ibnul Jauzi: “Seorang guru sufi ketika melihat muridnya   memegang pena. Ia berkata: “Engkau telah merusak kehormatanmu.” (Tablis   Iblis hal. 370)<br />
Oleh karena itu Al Imam Asy Syafi’i berkata: “Ajaran tasawuf itu   dibangun atas dasar rasa malas.” (Tablis Iblis:309)<br />
Tak sekedar melakukan tindakan pembodahan umat, merekapun telah jatuh   dalam pengkebirian umat. Dengan membagi umat manusia menjadi tiga kasta   yaitu: syariat, hakekat, dan ma’rifat, seperti Sidarta Budha Gautama   membagi manusia menjadi empat kasta. Sehingga seseorang yang masih pada   tingkatan syari’at tidak boleh baginya menilai atau mengkritik  seseorang  yang telah mencapai tingkatan ma’rifat atau hakekat.</p>
<h2><strong>Syubhat-Syubhat Kaum  Sufi Dan  Bantahannya</strong></h2>
<p><strong>1. Kata laduni mereka petik dari  ayat Allah yang berbunyi:</strong><br />
وَعَلَمَّنَاهُ مِنْ لَدُنَّا عِلْمًا<br />
“Dan kami telah ajarkan kepadanya (Nabi khidhir) dari sisi Kami suatu   ilmu”. (Al Kahfi: 65)<br />
Mereka memahami dari ayat ini adanya ilmu laduni sebagaimana yang  Allah  anugerahkan ilmu tersebut kepada Nabi Khidhir. Lebih anehnya  mereka  meyakini pula bahwa Nabi Khidhir hidup sampai sekarang dan  membuka  majlis-majlis ta’lim bagi orang-orang khusus (ma’rifat).<br />
Telah menjadi ijma’ (kesepakatan) seluruh kaum muslimin, wajibnya   beriman kepada nabi-nabi Allah tanpa membedakan satu dengan yang lainnya   dan mereka diutus khusus kepada kaumnya masing-masing. Nabi Khidhir   diutus untuk kaumnya dan syari’at Nabi Khidhir bukanlah syari’at bagi   umat Muhammad. Rasulullah bersabda:<br />
كَانَ النَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى   النَّاسِ عَامَّةً<br />
“Nabi yang terdahulu diutus khusus kepada kaumnya sendiri dan aku   diutus kepada seluruh umat manusia” (Muttafaqun ‘alaihi)<br />
Allah berfirman (artinya):<br />
“Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan kepada seluruh  umat  manusia sebagai pembawa berita gembira dan peringatan”. (As Saba’:  28)<br />
Adapun keyakinan bahwa Nabi Khidhir masih hidup dan terus memberikan   ta’lim kepada orang-orang khusus, maka bertentangan dengan Al Qur’an dan   As Sunnah. Allah berfirman (artinya): “Kami tidak menjadikan hidup   abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad). (Al Anbiya’: 34)<br />
Rasulullah bersabda:<br />
مَا مِنْ مَنْفُوْسَةٍ اليَوْمَ تَأْتِيْ عَلَيْهَا مِائَةُ سَنَةٍ  وَهِيَ  يَوْمَئِذٍ حَيَّةٌ<br />
“Tidak satu jiwapun hari ini yang akan bertahan hidup setelah seratus   tahun kedepan”. (H.R At Tirmidzi dan Ahmad)<br />
Adapun keyakinan kaum sufi bahwa seseorang yang sudah mencapai ilmu   kasyaf, akan tersingkap baginya rahasia-rahasia alam ghaib. Dengan   cahaya hatinya, ia bisa berkomunikasi dengan Allah, para Rasul,   malaikat, ataupun wali-wali Allah. Pada tingkatan musyahadah, ia dapat   berinteraksi langsung tanpa adanya pembatas apapun.<br />
Cukup dengan pengakuannya mengetahui ilmu ghaib, sudah bisa dikatakan   ia sebagai seorang pendusta. Rasul e adalah seorang yang paling mulia   dari seluruh makhluk Allah, namun e tidaklah mengetahui ilmu ghaib   kecuali apa yang telah diwahyukan kepadanya.<br />
“Dia (Allah) yang mengetahui ilmu ghaib, maka Dia tidak  memperlihatkan  seseorangpun tentang yang ghaib kecuali dari para rasul  yang  diridhai-Nya”. (Al Jin: 25-26)<br />
Apalagi mengaku dapat berkomunikasi dengan Allah atau para arwah yang   ghaib baik lewat suara hatinya atau berhubungan langsung tanpa adanya   pembatas adalah kedustaan yang paling dusta. Akal sehat dan fitrah suci   pasti menolaknya sambil berkata: “Tidaklah muncul omongan seperti itu   kecuali dari orang stres saja”. Kalau ada yang bertanya, lalu suara dari   mana itu? Dan siapa yang diajak bicara? Kita jawab, maha benar Allah   dari segala firman-Nya: “Apakah akan Aku beritakan, kepada siapa   syaithan-syaithan itu turun? Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi   banyak dosa, mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaithan) itu,  dan  kebanyakan mereka orang-orang pendusta”. (Asy Syu’ara: 221-223)<br />
<strong>2. Sebagian kaum sufi berkilah dengan pernyataannya bahwa  ilmu  laduni (Al Kasyaf) merupakan ilham dari Allah (yang diistilahkan   wangsit). Dengan dalih hadits Nabi Muhammad:</strong><br />
إِنَّهُ قَدْ كَانَ قَبْلَكُمْ فِيْ الأَمَمِ مُحَدَّثُوْنَ فَإِنْ  يَكَنْ  فِيْ أُمَّتِي أَحَدٌ فَعُمَر<br />
“Dahulu ada beberapa orang dari umat-umat sebelum kamu yang diberi   ilham. Kalaulah ada satu orang dari umatku yang diberi ilham pastilah   orang itu Umar.” (Muttafaqun ‘alaihi)<br />
Hadits ini sama sekali tidak bisa dijadikan hujjah bagi mereka. Makna   dhohir hadits ini, menunjukkan keberadaan ilham itu dibatasi dengan   huruf syarat (kalaulah ada). Maksudnya, kalaupun ada di umat ini,   pastilah orang yang mendapatkan ilham adalah Umar Ibnul Khathab.   Sehingga beliau digelari al mulham (orang yang mendapatkan ilham). Dan   bukan menunjukkan dianjurkannya cari wangsit, seperti petuah tokoh-tokoh   tua kaum sufi. Bagaimana mereka bisa memastikan bisikan-bisikan dalam   hati itu adalah ilham? Sementara mereka menjauhkan dari majlis-majlis   ilmu yang dengan ilmu syar’i inilah sebagai pemisah antara kebenaran   dengan kebatilan.<br />
Mereka berkilah lagi: “Ini bukan bisikan-bisikan syaithan, tapi ilmu   laduni ini merubah firasat seorang mukmin, bukankah firasat seorang   mukmin itu benar? Sebagaimana sabda Rasulullah e: “Hati-hati terhadap   firasat seorang mukmin. Karena dengannya ia melihat cahaya Allah”. (H.R   At Tirmidzi)<br />
Hadits ini dho’if (lemah), sehingga tidak boleh diamalkan. Karena ada   seorang perawi yang bernama Athiyah Al Aufi. Selain dia seorang perawi   yang dho’if, diapun suka melakukan tadlis (penyamaran hadits).<br />
Singkatnya, ilham tidaklah bisa mengganti ilmu naqli (Al Qur’an dan  As  Sunnah), lebih lagi sekedar firasat. Ditambah dengan adanya   keyakinan-keyakinan batil yang ada pada mereka seperti mengaku   mengetahui alam ghaib, merupakan bukti kedustaan diatas kedustaan.   Berarti, yang ada pada kaum sufi dengan ilmu laduninya, bukanlah suatu   ilham melainkan bisikan-bisikan syaithan atau firasat rusak yang   bersumber dari hawa nafsu semata. Disana masih banyak syubhat-syubhat   mereka, tapi laksana sarang laba-laba, dengan fitrah sucipun bisa   meruntuhkan dan membantahnya.</p>
<h2><strong>HADITS-HADITS DHO’IF  DAN PALSU  YANG TERSEBAR DI KALANGAN UMAT</strong></h2>
<p>Hadits Ali bin Abi  Thalib:<br />
عِلْمُ الْبَاطِنِ سِرٌّ مِنْ أَسْرَارِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَحُكْمٌ   مِنْ أَحْكَامِ اللهِ ، يَقْذِفُهُ فِيْ قُلُوْبِ مَنْ يَشَاءَ مِنْ   عِبَادِهِ<br />
“Ilmu batin merupakan salah satu rahasia Allah ‘Azza wa Jalla, dan   salah satu dari hukum-hukum-Nya yang Allah masukkan kedalam hati   hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya”.<br />
Keterangan:<br />
Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi di dalam kitab Al Wahiyaat   1/74, beliau berkata: “Hadits ini tidak shahih dan secara mayoritas para   perawinya tidak dikenal”. Al Imam Adz Dzahabi berkata: “Ini adalah   hadits batil”. Asy Syaikh Al Albani menegaskan bahwa hadits ini palsu.   (Lihat Silsilah Adh Dha’ifah no 1227)<br />
SUMBER :  <a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=kaahil.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.assalafy.org%2Fmahad%2F%3Fp%3D96&amp;sref=http%3A%2F%2Fkaahil.wordpress.com%2F2010%2F06%2F20%2Fmengenal-ilmu-kasyafilmu-laduni-rijalul-ghaib-ilmu-batin-wali-wali-atau-gus-gus-itu-beda-tingkatan-dengan-kita-mereka-sudah-sampai-tingkatan-ma%25E2%2580%2599rifat-yang-tidak-boleh-ditimbang-dengan%2F">http://www.assalafy.org/mahad/?p=96</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=246&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/tasawuf-dan-ilmu-laduni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_vl8bN9IjaBk/TClGKjUgPNI/AAAAAAAAACU/iNpPUGnW4P0/s320/laduni.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>INILAH 6 PRODUK UTAMA YAHUDI YANG HARUS DI BOIKOT : Pekik Peringatan Ulama Salafy Untuk Kaum Yahudi Laknatullah</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/inilah-6-produk-utama-yahudi-yang-harus-di-boikot-pekik-peringatan-ulama-salafy-untuk-kaum-yahudi-laknatullah-2/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/inilah-6-produk-utama-yahudi-yang-harus-di-boikot-pekik-peringatan-ulama-salafy-untuk-kaum-yahudi-laknatullah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 17:29:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Boikot Produk Yahudi Tak bisa dimungkiri, negara-negara muslim kini dibanjiri produk-produk niaga dari perusahaan multinasional yang dikuasai Yahudi. Namun ada hal lebih besar yang mesti diwaspadai. Yakni, “produk” mereka yang bersentuhan dengan syariat. Jangan sampai, misalnya, kita berada di “garda terdepan” dalam kampanye boikot produk niaga Yahudi -yang masih perlu dibahas tentang perlu atau tidaknya-, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=68&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Boikot  Produk Yahudi</strong></h2>
<p><strong>Tak  bisa dimungkiri, negara-negara muslim kini dibanjiri  produk-produk  niaga dari perusahaan multinasional yang dikuasai Yahudi.  Namun ada hal  lebih besar yang mesti diwaspadai. Yakni, “produk” mereka  yang  bersentuhan dengan syariat. Jangan sampai, misalnya, kita berada di   “garda terdepan” dalam kampanye boikot produk niaga Yahudi -yang masih   perlu dibahas tentang perlu atau tidaknya-, namun justru menjadi   pengawal demokrasi, sistem politik yang mewadahi beragam kaidah rusak   ala Yahudi.</strong><br />
<strong><img class="alignleft" title="boikot produk yahudi" src="http://si9itwidiono.files.wordpress.com/2009/01/produk-yahudi1.jpg?w=230&#038;h=230&#038;h=230" alt="" width="230" height="230" />Siapa Yang Tak  Kenal Yahudi?!</strong><strong> </strong><br />
Yahudi adalah kaum yang terkutuk, karakternya pun amat buruk, curang,   licik, angkuh dan zhalim. Dengan bermodalkan karakter yang buruk ini,   dilengkapi kelihaian mengotak-atik otak, terbentuklah mereka sebagai   bangsa yang ‘usil’. Tak hanya manusia biasa yang mereka usili, para   rasul yang senantiasa membimbing mereka pun kerap kali menjadi obyek   usilan mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوْسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ   بِالرُّسُلِ وَآتَيْنَا عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ   وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوْحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُوْلٌ بِمَا   لاَ تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيْقًا كَّذَّبْتُمْ   وَفَرِيْقًا تَقْتُلُونَ<br />
<em>“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat)  kepada  Musa. Dan telah Kami susulkan (berturut-turut) sesudah itu  rasul-rasul.  Dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat)  kepada ‘Isa  putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus  (Malaikat  Jibril). Apakah setiap kali datang kepada kalian seorang Rasul  membawa  sesuatu (ajaran) yang tidak sesuai dengan keinginan kalian,  lalu kalian  bersikap angkuh? Maka beberapa orang (di antara mereka)  kalian  dustakan dan beberapa orang (yang lain) kalian bunuh?!”</em> (<strong>Al-Baqarah:   87</strong>)<br />
Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat Yang Maha Suci lagi Maha Kuasa   tak luput pula dari ulah usil mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala   berfirman:<br />
وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ يَدُ اللهِ مَغْلُوْلَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيْهِمْ   وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوْطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ   يَشَاءُ<br />
<em>“Orang-orang Yahudi berkata: ‘Tangan Allah terbelenggu’,  sebenarnya  tangan merekalah yang dibelenggu, dan merekalah yang dilaknat   disebabkan apa yang mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua   tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sesuai dengan kehendak-Nya.”</em> (<strong>Al-Ma`idah:   64</strong>)<br />
Subhanallah… Betapa bejat dan bobroknya kaum Yahudi. Tak heran bila   Allah Subhanahu wa Ta’ala timpakan kepada mereka kenistaan, kehinaan,   kemurkaan, dan kutukan, sebagaimana dalam firman-Nya:<br />
وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ   مِنَ اللهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُوْنَ بِآيَاتِ اللهِ   وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيِّيْنَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا   وَكَانُوا يَعْتَدُوْنَ<br />
<em>“Lalu ditimpakanlah kepada mereka kenistaan dan kehinaan, serta   mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka   selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang   tidak dibenarkan. Demikian itu karena mereka selalu berbuat durhaka dan   melampaui batas.”</em> (<strong>Al-Baqarah: 61</strong>)<br />
بَلْ لَعَنَهُمُ اللهُ بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيْلاً مَّا يُؤْمِنُوْنَ<br />
<em>“Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran   mereka. Maka sedikit sekali dari mereka yang beriman.”</em> (<strong>Al-Baqarah:   88</strong>)<br />
Sikap Yahudi terhadap Islam dan kaum muslimin juga demikian buruk.   Bahkan merekalah orang yang paling keras permusuhannya terhadap Islam   dan kaum muslimin. Permusuhan itu mereka gulirkan secara estafet sejak   awal masa keislaman dan terus akan berlanjut hingga akhir zaman nanti.   Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِيْنَ آمَنُوا  الْيَهُوْدَ  وَالَّذِيْنَ أَشْرَكُوا<br />
<em>“Sesungguhnya kamu akan dapati orang-orang yang paling keras   permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi   dan orang-orang musyrik.”</em> (<strong>Al-Ma`idah: 82</strong>)<br />
Tiada tujuan lain dari permusuhan yang keras itu melainkan untuk   mengeluarkan kaum muslimin dari agama Islam yang haq dan menyeret mereka   kepada agama dan hawa nafsu Yahudi. Allah Subhanahu wa Ta’ala   berfirman:<br />
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ   مِلَّتَهُمْ<br />
<em>“Orang-orang Yahudi dan Nasrani sekali-kali tidak akan rela  kepada  kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.”</em> (<strong>Al-Baqarah:  120</strong>)<br />
<strong>Awas Produk Yahudi!</strong><strong> </strong><br />
Para pembaca yang mulia, mengingat betapa kuatnya daya tarik Yahudi   terhadap umat ini, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan   hamba-hamba-Nya yang beriman untuk berlepas diri (bara`) dari kaum   Yahudi dan memboikot pemikiran-pemikiran produk mereka. Allah Subhanahu   wa Ta’ala berfirman:<br />
يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا لاَ تَتَّخِذُوااْليَهُوْدَ  وَالنَّصَارَى  أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ  يَتَوَلَّهُمْ  مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللهَ لاَ يَهْدِي  اْلقَوْمَ  الظَّالِمِيْنَ<br />
<em>“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan   orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin-pemimpin, sebagian   mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara   kalian menjadikan mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu   termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk   kepada orang-orang yang zhalim.”</em> (<strong>Al-Ma`idah: 51</strong>)<br />
Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengancam siapa saja yang mengikuti   agama dan hawa nafsu Yahudi (dan Nasrani) dengan ancaman yang keras,   sebagaimana dalam firman-Nya:<br />
وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ  الْعِلْمِ  مَا لَكَ مِنَ اللهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلاَ نَصِيْرٍ<br />
<em>“Jika kamu mengikuti hawa nafsu mereka (Yahudi dan Nasrani)  setelah  datang kepadamu ilmu (kebenaran), maka Allah tiada menjadi  Pembela dan  Penolong bagimu.”</em> (<strong>Al-Baqarah: 120</strong>)<br />
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun telah memperingatkan   umatnya dari cara/jalan/produk kaum Yahudi ini. Sebagaimana dalam sabda   beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:<br />
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ  وَذِرَاعًا  بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوْا جُحْرَ ضَبٍّ  تَبِعْتُمُوْهُمْ.  قُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، الْيَهُوْدُ  وَالنَّصَارَى؟ قَالَ: فَمَنْ؟<br />
<em>“Sungguh kalian benar-benar akan mengikuti cara/jalan orang-orang   sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.   Sampai-sampai bila mereka masuk ke liang dhabb (binatang sejenis biawak   yang hidup di padang pasir, pen.), niscaya kalian pun akan mengikuti   mereka.” Kami berkata: “Wahai Rasulullah, apakah mereka itu orang-orang   Yahudi dan Nasrani?” Beliau menjawab: “Siapa lagi kalau bukan mereka?”</em> (<strong>HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudri   radhiyallahu ‘anhu. Lihat Al-Lu`lu` wal Marjan, hadits no. 1708</strong>)<br />
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu ketika   menerangkan hadits Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu ‘anhu (yang semakna   dengan hadits di atas)<a name="_ftnref1" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn1">[1]</a>,  berkata:  “Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini bukanlah  persetujuan  dari beliau (untuk mengikuti cara/jalan/produk Yahudi dan  Nasrani,  pen). Akan tetapi, sebagai bentuk peringatan dari beliau  Shallallahu  ‘alaihi wa sallam.” (<strong>Al-Qaulul Mufid</strong>,  1/202)<br />
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu ketika menjelaskan hadits   Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:<br />
اصْنَعُوْا كُلَّ شَيْءٍ إِلاَّ النِّكَاحَ<br />
<em>“Lakukanlah apa saja (terhadap istri kalian yang sedang haid,  pen.)  kecuali jima’.”</em> (<strong>HR. Muslim, Kitabul Haidh, hadits  no.  302</strong>)<br />
mengatakan: “Hadits ini menunjukkan bahwa apa yang Allah Subhanahu wa   Ta’ala syariatkan kepada Nabi-Nya mengandung bentuk penyelisihan yang   banyak terhadap kaum Yahudi. Bahkan semua perkara yang ada pada mereka   berusaha diselisihi oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hingga   berkatalah kaum Yahudi: ‘Orang ini (yakni Nabi Shallallahu ‘alaihi wa   sallam) tidaklah mendapati sesuatu pada kami kecuali pasti dia   selisihi.”<a name="_ftnref2" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn2">[2]</a> (<strong>Iqtidha`  Ash-Shirathil Mustaqim</strong>,  1/214-215, lihat pula pada hal. 365)<br />
<strong>Mengenali Produk Yahudi</strong><strong> </strong><br />
Para pembaca yang mulia, produk Yahudi yang harus diwaspadai dan   diboikot adalah yang berkaitan dengan pemikiran mereka dalam hal aqidah,   ibadah, akhlak, dan muamalah. Karena hal-hal tersebut sangat berbahaya   bagi agama kaum muslimin. Di antara produk-produk tersebut adalah:<br />
<strong>1. Menjadikan kubur nabi atau orang-orang shalih sebagai   masjid/tempat ibadah.</strong><br />
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:<br />
لَعَنَ اللهُ الْيَهُوْدَ وَالنَّصَارَى اتَّخَذُوا قُبُوْرَ   أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ<br />
<em>“Allah melaknat kaum Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan   kubur-kubur para nabi mereka sebagai masjid/tempat ibadah.”</em> (HR.   Muslim, no. 530, dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha)<br />
Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu berkata: “Aku tidak menyukai (yakni   mengharamkan) sikap pengagungan terhadap seseorang hingga kuburnya   dijadikan sebagai masjid/tempat ibadah, karena khawatir menjadi fitnah   baginya dan bagi orang-orang sepeninggalnya.” (Al-Umm, 1/278)<br />
<strong>2. Melecehkan para nabi dan ulama</strong><br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ   بِالرُّسُلِ وَآتَيْنَا عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ   وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا   لاَ تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَّذَّبْتُمْ   وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ<br />
<em>“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat)  kepada  Musa. Dan telah Kami susulkan (berturut-turut) sesudah itu  rasul-rasul.  Dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat)  kepada ‘Isa  putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus  (Malaikat  Jibril). Apakah setiap kali datang kepada kalian seorang Rasul  membawa  sesuatu (ajaran) yang tidak sesuai dengan keinginan kalian,  lalu kalian  besikap angkuh? Maka beberapa orang (di antara mereka)  kalian dustakan  dan beberapa orang (yang lain) kalian bunuh?!”</em> (<strong>Al-Baqarah:   87</strong>)<br />
Sikap ini diwarisi oleh ahlul bid’ah, sebagaimana yang dikatakan   Al-Imam Ismail bin Abdurrahman Ash-Shabuni rahimahullahu: “Tanda dan   ciri utama ahlul bid’ah adalah permusuhan, penghinaan, dan pelecehan   yang luar biasa terhadap para pembawa hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa   sallam (yakni para ulama).” (<strong>‘Aqidatus Salaf Ash-habil Hadits,   hal.116</strong>)<a name="_ftnref3" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn3">[3]</a><br />
<strong>3. Dengki terhadap orang-orang yang beriman</strong><strong> </strong><br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
وَدَّ كَثِيْرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّوْنَكُمْ مِنْ  بَعْدِ  إِيْمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ  بَعْدِ  مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ<br />
<em>“Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat   mengembalikan kalian kepada kekafiran setelah kalian beriman, karena   dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata kebenaran   bagi mereka.”</em> (<strong>Al-Baqarah: 109</strong>)<br />
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Dalam ayat ini   Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela orang-orang Yahudi, karena kedengkian   mereka terhadap kaum mukminin yang berada di atas petunjuk dan ilmu   (yang benar). Penyakit ini pun menimpa kalangan orang berilmu dan yang   lainnya. Yaitu dengan mendengki orang-orang yang Allah Subhanahu wa   Ta’ala beri petunjuk, baik berupa ilmu yang bermanfaat atau pun amal   shalih. Ini merupakan akhlak yang tercela dan akhlak orang-orang yang   dimurkai Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Iqtidha` Ash-Shirathil Mustaqim,   1/83)<br />
<strong>4. Kikir ilmu dan harta</strong><strong></strong><br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالاً فَخُوْرًا. الَّذِيْنَ   يَبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُوْنَ مَا   آتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ<br />
<em>“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan   membangga-banggakan diri. (Yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh   orang lain untuk berbuat kikir, serta menyembunyikan karunia Allah yang   telah diberikan-Nya kepada mereka.”</em> (<strong>An-Nisa`: 36-37</strong>)<br />
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Dalam ayat ini   Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati orang-orang Yahudi dengan sifat   kikir; yakni kikir ilmu dan harta. Walaupun sebenarnya konteks ayat ini   lebih mengarah kepada kekikiran mereka dalam hal ilmu…”<br />
Di tempat yang lain beliau berkata: “Allah Subhanahu wa Ta’ala   menyifati orang-orang yang mendapat murka ini (Yahudi), bahwa mereka   (mempunyai kebiasaan) menyembunyikan ilmu. Terkadang karena kikir untuk   menyampaikannya, terkadang karena tendensi dunia, dan terkadang pula   karena rasa khawatir kalau ilmu yang disampaikan itu akan menjadi hujjah   atas mereka (bumerang).” (Lihat Iqtidha` Ash-Shirathil Mustaqim,   1/83-84)<br />
<strong>5. Tidak mau mengikuti kebenaran kalau bukan dari  kelompoknya,  dalam kondisi mengetahui bahwa itu adalah kebenaran</strong><br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
وَإِذَا قِيْلَ لَهُمْ آمِنُوا بِمَا أَنْزَلَ اللهُ قَالُوا نُؤْمِنُ   بِمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَيَكْفُرُوْنَ بِمَا وَرَاءَهُ وَهُوَ الْحَقُّ   مُصَدِّقًا لِمَا مَعَهُمْ<br />
<em>“Dan apabila dikatakan kepada mereka: ‘Berimanlah kepada  Al-Qur`an  yang diturunkan Allah’, mereka berkata: ‘Kami hanya beriman  kepada apa  yang diturunkan kepada kami’. Dan mereka kafir kepada  Al-Qur`an yang  diturunkan sesudahnya padahal Al-Qur`an itu adalah  (kitab) yang haq;  yang membenarkan apa yang ada pada mereka.”</em> (<strong>Al-Baqarah:   91</strong>)<br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala sebutkan ayat di atas setelah firman-Nya:<br />
وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ كَفَرُوا   فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ فَلَعْنَةُ اللهِ عَلَى   الْكَافِرِيْأنَ<br />
<em>“Padahal sebelumnya mereka senantiasa memohon (kedatangan nabi)   untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang   kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar   kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.”</em> (<strong>Al-Baqarah: 89</strong>)<br />
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Dalam ayat ini,   Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati orang-orang Yahudi bahwa mereka   adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran. Namun manakala yang   menyampaikannya bukan dari kelompok mereka, maka tidak diikutinya.   Mereka tidak mau menerima kebenaran kecuali yang datang dari kelompoknya   semata, padahal mereka yakin bahwa hal itu semestinya harus diikuti.” (<strong>Iqtidha`   Ash-Shirathil Mustaqim</strong>, 1/86)<br />
<strong>6. Mengubah-ubah perkataan (kebenaran) dari tempat yang   sebenarnya</strong><br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:<br />
مِنَ الَّذِيْنَ هَادُوا يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ<br />
<em>“Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan (kebenaran)   dari tempat-tempatnya.”</em> (<strong>An-Nisa`: 46</strong>)<br />
Di antara contoh perbuatan kaum Yahudi ini adalah apa yang Allah   Subhanahu wa Ta’ala sebutkan pada lanjutan ayat di atas:<br />
وَيَقُوْلُوْنَ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَاسْمَعْ غَيْرَ مُسْمَعٍ   وَرَاعِنَا لَيًّا بِأَلْسِنَتِهِمْ وَطَعْنًا فِي الدِّيْنِ وَلَوْ   أَنَّهُمْ قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَاسْمَعْ وَانْظُرْنَا لَكَانَ   خَيْرًا لَهُمْ وَأَقْوَمَ وَلَكِنْ لَعَنَهُمُ اللهُ بِكُفْرِهِمْ فَلاَ   يُؤْمِنُوْنَ إِلاَّ قَلِيْلاً<br />
<em>“Mereka berkata: ‘Kami mendengar, tetapi kami tidak mau   menurutinya.’ Dan (mereka mengatakan pula): ‘Dengarlah’ sedangkan kamu   sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan pula):   ‘Rai’na’ dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya   mereka mengatakan: ‘Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan   perhatikanlah kami’, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih   tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka.   Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.”</em> (<strong>An-Nisa`:   46</strong>)<a name="_ftnref4" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn4">[4]</a><br />
Demikianlah beberapa produk Yahudi yang harus dijauhi dan diboikot.   Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga kaum muslimin dari semua   makar-makar Yahudi.<br />
<strong>Produk Instan Yahudi Untuk Menghancurkan Dunia</strong><br />
<strong>Pada tahun 1897 M, kota Basel (Swiss) menjadi tuan rumah   pertemuan akbar Yahudi Dunia. Lebih dari 300 tokoh Yahudi hadir dalam   pertemuan yang dipimpin oleh Theodore Hertzl, seorang wartawan Yahudi   kelahiran Hongaria. Mereka datang sebagai duta dari 50 organisasi Yahudi   dunia, untuk menggodok trik-trik Yahudi dalam menyikapi perseteruan   dunia, dengan mengacu kepada ajaran-ajaran yang terdapat pada kitab   Talmud yang mereka agungkan. Targetnya, untuk menghancurkan seluruh   kekuasaan di dunia ini dan mendirikan kembali kerajaan dunia Dawud Raya.</strong><br />
Pertemuan akbar ini berhasil menelurkan 24 butir keputusan penting,   yang kemudian hari dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan ‘Protokolat   Hukama Shuhyun’. Di antara isinya adalah sebagai berikut:<br />
1.       Kita harus menjerumuskan umamiyyin (orang-orang non Yahudi)  ke  dalam kehinaan dengan skenario dari kita. Para aktor lapangannya   adalah kader-kader dari kalangan guru, pembantu, babysitter, dan   wanita-wanita penghibur (artis).<br />
2.       Demi teraihnya sebuah tujuan, kita harus menggunakan  cara-cara  suap, penipuan, dan khianat, tanpa keraguan sedikitpun.<br />
3.       Kita kelabui umat manusia dengan mendengungkan  slogan-slogan:  ‘kebebasan, persamaan, dan persaudaraan’, dan menjadikan  mereka terikat  dengan slogan-slogan tersebut, agar mudah bagi kita untuk  melakukan  segala sesuatu yang kita inginkan.<br />
4.       Kita akan memilihkan untuk kaum non Yahudi para pemimpin  yang  bermental budak dan tidak berpengalaman dalam memimpin.<br />
5.       Kita akan kuasai media massa, karena ia merupakan senjata   ampuh untuk mempropagandakan segala keinginan.<br />
6.       Kita harus menebar permusuhan antara penguasa dengan  rakyatnya  sehingga penguasa itu seperti seorang buta yang kehilangan  tongkatnya<a name="_ftnref5" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn5">[5]</a>,  dan mau tidak  mau meminta bantuan kita untuk melanggengkan  kedudukannya.<br />
7.       Kita tampilkan di hadapan rakyat yang terzhalimi sebagai   pembela mereka, dengan target agar mereka menjadi bagian dari kita dan   menjadi para pendukung di kemudian hari.<br />
8.       Kita akan ciptakan krisis ekonomi global dengan segala cara   yang memungkinkan.<br />
9.       Kita akan terus tebarkan slogan hak asasi, karena ia dapat   mencetak masyarakat yang berani melanggar hak Allah Subhanahu wa Ta’ala   dan segala aturan-Nya.<br />
10.   Kita harus hancurkan keimanan yang ada dalam sanubari umat   manusia dan kita kosongkan dari benak mereka adanya Allah Subhanahu wa   Ta’ala. Kemudian kita gantikan dengan berbagai-macam kegiatan yang   bersifat duniawi (seperti cabang-cabang olahraga), dan mempersiapkannya   dalam skala internasional dengan segala macam promosinya, agar umat   manusia tidak berkesempatan lagi untuk kembali kepada ajaran agamanya   dan tidak menyadari keberadaan musuhnya dalam pertempuran global ini.<br />
11.   Kamilah yang menciptakan sistem pemilu dan hukum mayoritas   (demokrasi), agar kami leluasa dalam memilih pemimpin yang kami   kehendaki.<a name="_ftnref6" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn6">[6]</a><br />
12.   Kami akan menggunakan cara-cara kudeta dan pemberontakan, bila   itu yang terbaik.<br />
(Untuk lebih rincinya, lihat <strong>Al-Yahudiyyah wal Masihiyyah</strong>,   karya Dr. Muhammad Dhiya`ur-rahman Al-A’zhami, hal. 217-225, dan <strong>Al-Mausu’ah   Al-Muyassarah fil Adyan wal Madzahib Al-Mu’ashirah</strong>, terbitan   WAMY, hal. 332-337)<br />
<strong>Pekik Peringatan Untuk Kaum Yahudi</strong><strong></strong><br />
Imam al-jarh wat ta’dil abad ini, Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi  Al-Madkhali  -hafizhahullah-, dari kota suci Makkah Al-Mukarramah  mengumumkan  tantangannya kepada kaum Yahudi yang sombong dan semena-mena  itu.  Beliau sampaikan tantangan tersebut dalam sebuah makalah yang   ditayangkan dalam situs www.rabee.net, dengan judul Shaihatu Nadzir yang   artinya: <strong>‘Pekik (peringatan) dari seorang pemberi peringatan’.   Beliau awali tantangan tersebut dengan sapaan:</strong><br />
“Kepada umat yang dimurkai Allah……..<br />
<strong>Kepada umat yang rendah lagi hina, yang Allah timpakan kepada   mereka kerendahan dan kehinaan, karena kekafiran dan pembunuhan mereka   terhadap para Nabi……..”</strong><br />
<strong>Kemudian beliau mengatakan: “Inilah di antara karekter bejat   kalian yang mendatangkan kenistaan, kehinaan dan kemurkaan dari Allah   Subhanahu wa Ta’ala. Kalian tidak pernah mulia sampai hari ini dan   bahkan hingga hari kiamat, kecuali bila kalian mau berpegang dengan tali   (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Kalian adalah   orang-orang yang tidak mempunyai iman dan aqidah, kalian adalah   orang-orang yang tidak mempunyai kejantanan dan keberanian. Sejak dahulu   kalian berperang dari balik layar, sementara perseteruan di antara   kalian pun amat dahsyat. Sungguh sifat-sifat kalian yang buruk amat   banyak sekali, di antaranya; khianat, tidak menepati janji, juru fitnah   (provokator), pengompor api peperangan, dan berjalan dengan menebar   kerusakan di muka bumi. Setiap kali kalian mengobarkan api peperangan,   maka Allah berkuasa untuk memadamkannya. Sungguh sejarah kalian amat   hitam, semua umat manusia mengetahuinya.</strong><br />
Kepada mereka, aku dan setiap muslim yang jujur menyampaikan: “Jangan   kalian sombong, jangan kalian semena-mena, dan jangan kalian tertipu   oleh apa yang kalian raih dari kemenangan yang palsu sementara ini!   Karena demi Allah, kalian tidak pernah menang terhadap pasukan Nabi   besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan terhadap aqidah tauhid   Laa Ilaha Illallah yang dibawa oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa   sallam. Kalian pun tidak akan pernah menang melawan pasukan Islam yang   dipimpin oleh panglima Khalid bin Al-Walid, Abu ‘Ubaidah bin Al-Jarrah,   Sa’d bin Abi Waqqash, ‘Amr bin Al-’Ash, dan An-Nu’man bin Muqrin yang   telah terbentuk di atas aqidah dan manhaj Nabi besar Muhammad   Shallallahu ‘alaihi wa sallam, membina pasukannya di atas aqidah dan   manhaj beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memimpin mereka   semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah Subhanahu wa Ta’ala di muka   bumi.<br />
Pasukan Islam yang tidak tertandingi oleh pasukan Kisra (raja Persia)   dan Kaisar (raja Romawi) yang jauh lebih kuat dan lebih handal daripada   kalian. Sungguh, kalian tidak akan menang terhadap pasukan Islam yang   seperti ini keadaannya, aqidahnya, manhajnya dan tujuannya.<br />
Hari ini kalian boleh merasa menang, karena memang yang kalian hadapi   adalah pasukan khaluf (pengganti yang jelek). (Sebagaimana dalam firman   Allah Subhanahu wa Ta’ala, pen.):<br />
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلاَةَ وَاتَّبَعُوا   الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا<br />
<em>“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang   menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka   kelak akan menemui kesesatan.”</em> (<strong>Maryam: 59</strong>)<br />
Kalian hanya bisa menang ketika melawan pasukan yang mayoritasnya  tidak  beraqidah dengan aqidah Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa   sallam dan para sahabatnya, tidak bermanhaj dengan manhaj Nabi Muhammad   Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan pasukannya, serta tujuan berjihadnya   tidak seperti tujuan jihad mereka.”<a name="_ftnref7" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftn7">[7]</a><br />
<strong>Penutup</strong><strong></strong><br />
Para pembaca yang mulia, dari bahasan di atas dapatlah diambil  beberapa  kesimpulan berikut ini:<br />
<strong>1.       Yahudi adalah kaum terkutuk dan berkarakter buruk.</strong><br />
<strong>2.       KaumYahudi adalah orang yang paling keras   permusuhannya terhadap Islam dan kaum muslimin. Tiada tujuan lain dari   permusuhan yang keras itu melainkan untuk mengeluarkan (memurtadkan)   kaum muslimin dari agama Islam yang haq dan menyeret mereka kepada agama   dan hawa nafsu Yahudi.</strong><br />
<strong>3.       Produk-produk Yahudi dalam hal aqidah, ibadah,  akhlak,  dan muamalah amat berbahaya bagi aqidah kaum muslimin. Maka dari  itu,  Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya memerintahkan kepada kita  semua  untuk berlepas diri dari Yahudi dan memboikot seluruh  paham/ideologi  produk mereka.</strong><br />
<strong>4.       Kaum muslimin harus menyadari bahwa ambisi kaum  Yahudi  untuk menguasai dunia ini sangatlah besar sekali. Mereka menempuh   semua cara untuk mewujudkannya. Sehingga sudah seharusnya bagi kaum   muslimin untuk memperhitungkan 24 butir keputusan penting Protokolat   Yahudi yang sasaran utamanya adalah kaum muslimin.</strong><br />
<strong>5.       Tidak ada strategi terbaik untuk menghadapi makar  dan  permusuhan keras kaum Yahudi kecuali dengan kembali kepada agama   Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang murni. Beraqidah dengan   aqidah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya,   bermanhaj dengan manhaj beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan   pasukannya, serta bercita-cita untuk meninggikan kalimat Allah di muka   bumi ini.</strong><br />
<strong>6.       Sejarah telah membuktikan, bahwa kaum Yahudi, bahkan   yang jauh lebih kuat dan lebih handal dari mereka, tak mampu menghadapi   pasukan Islam yang seperti ini keadaannya, dan barulah musuh-musuh   Islam itu menang manakala mayoritas kaum muslimin jauh dari agama   Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang murni, menyia-nyiakan   shalat, dan memperturutkan hawa nafsu. Wallahul Musta’an.</strong><br />
Akhir kata, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mempersatukan seluruh   elemen kaum muslimin dalam satu barisan, dan di atas satu pijakan; yaitu   agama Islam yang murni, warisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa   sallam dan para sahabatnya. Dengan selalu menjadikan Al-Qur`an, Sunnah   Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan pemahaman para sahabat   radhiyallahu ‘anhum sebagai referensi utama dalam menyelesaikan segenap   problematika. Sehingga terwujudlah janji Allah Subhanahu wa Ta’ala:<br />
وَعَدَ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ   لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ   قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ   وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُوْنَنِي لاَ   يُشْرِكُوْنَ بِي شَيْئًا<br />
<em>“Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara   kalian dan mengerjakan amal-amal shalih, bahwa Dia sungguh-sungguh akan   menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah   menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia   akan mengokohkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka,   dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka dari ketakutan   menjadi aman sentosa. Mereka tetap beribadah hanya kepada-Ku dengan   tiada mempersekutukan sesuatu pun dengan Aku.”</em> (<strong>An-Nur: 55</strong>)<br />
Wallahu a’lam bish-shawab.<br />
<strong>Ditulis oleh Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc.</strong><br />
Sumber: <a href="http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=481">http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=481</a></p>
<hr size="1" /><a name="_ftn1" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref1">[1]</a> HR.  At-Tirmidzi, Kitabul Fitan, hadits no. 2180 <a name="_ftn2" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref2">[2]</a> Betapa anehnya perkataan pendiri Ikhwanul Muslimin, Hasan Al-Banna   (tentang kasus Palestina): “Untuk itu, kami menetapkan bahwa permusuhan   kami dengan Yahudi bukanlah permusuhan agama. Karena Al-Qur`an telah   menganjurkan untuk bergabung dan berkawan dekat dengan mereka. Dan Islam   merupakan syariat kemanusiaan sebelum menjadi syariat kebangsaan.   Al-Qur’an pun telah memuji mereka dan menjadikan antara kita dengan   mereka keterkaitan yang kuat.” (Al-Ikhwanul Muslimun Ahdatsun Shana’at   Tarikh, 1/409-410. Lihat Al-Quthbiyyah Hiyal Fitnah Fa’rifuha, hal. 59)<br />
<a name="_ftn3" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref3">[3]</a> Untuk lebih rincinya, lihat rubrik Manhaji Vol. 1 edisi 12/1425  H/2005,  dengan judul Melecehkan Ulama, Kebiasaan Yahudi dan Ahlul  Bid’ah.<br />
<a name="_ftn4" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref4">[4]</a> Untuk lebih rincinya lihat Iqtidha’ Ash-Shiratil Mustaqim, 1/87-88.<br />
<a name="_ftn5" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref5">[5]</a> Dalam poin ini kelompok sempalan Hizbut Tahrir (HT) -disengaja atau   tidak, disadari atau tidak- telah mengadopsi produk Yahudi di atas dan   menjadikannya sebagai salah satu prinsip penting kelompoknya.   Sebagaimana yang dikatakan oleh pendiri HT, Taqiyuddin An-Nabhani: “Oleh   karena itu, menyerang seluruh bentuk interaksi yang berlangsung antar   sesama anggota masyarakat guna memengaruhi masyarakat tidaklah cukup.   Kecuali dengan menyerang seluruh bentuk interaksi yang berlangsung   antara penguasa dengan rakyatnya dan harus digoyang dengan kekuatan   penuh, dengan cara diserang sekuat-kuatnya dengan penuh keberanian.”   (Lihat Mengenal HT, hal. 24, Terjun Ke Masyarakat, hal.7)<br />
<a name="_ftn6" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref6">[6]</a> Produk yang satu ini (demokrasi dan segala yang terkait dengannya)  amat  lekat dengan kelompok sempalan Ikhwanul Muslimin. Bahkan merekalah  yang  banyak meramaikan arena politik praktis di banyak negeri, sejak  awal  mula berdirinya (di Mesir) yang dipimpin langsung oleh Hasan  Al-Banna  hingga hari ini.<br />
<a name="_ftn7" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#_ftnref7">[7]</a> Demikianlah beberapa cuplikan dari perkataan Syaikh kami yang mulia   Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali -hafizhahullah-. Untuk lebih lengkapnya lihat   situs www.rebee.net atau www.islamspirit.com</p>
<p><!-- You can start editing here. --></p>
<h3 id="comments">ada 3 pesan Ke “Boikot Produk Yahudi”</h3>
<ol>
<li id="comment-585"> <cite> Irkham </cite> Oleh: Maaf, saya kebetulan  numpang mampir dan baca artikel ini karena ada  teman yg kasih link  kesini.<br />
Satu hal, artikel ini secara praktis TIDAK MENJAWAB tema yang   diajukannya sendiri. Mermboikot produk yahudi, artinya secara   keseluruhannya adalah produk pikiran, ide maupun barang hasil produksi.   Aneh rasanya kalau disebut memboikot suatu negara tapi menerima dg   senang hati hasil produksinya. Bukan cuma menolak demokrasi saja yg   dibilang memboikot, tapi juga produk demokrasinya, spt adanya negara   bernama Israel.<br />
Seperti Arab Saudi yg ulama’ nya menolak produk pemikiran yahudi tapi   dengan senang hati berjabat tangan dg orang2 yahudi dan pendukung2nya.   Mengijinkan tentara Amerika bermarkas disana, itu satu bentuk kerjasama   yg mencolok mata antara Kerajaan Arab Saudi, negeri para masyayikh   salafy, dengan zionisme yahudi bernama Amerika Serikat. Menerima produk2   Mc Donalds, Coca-cola, Sara Lee dll yg terbukti menyumbangkan dana  bagi  keberadaan zionisme yahudi Israel adalah bukti nyata sumbangan  rakyat  Arab Saudi bagi kelangsungan hidup zionisme yahudi dan  pembantaian atas  diri2 muslim Palestina.<br />
Dua contoh tersebut harusnya juga dijadikan footnote dalam artikel ini   sebagai pelengkap pernyataan dari Hasan Al Banna maupun Taqiyuddin An   Nabhani yg keduanya dianggap mengadopsi produk yahudi dalam tulisan ini.<br />
Wallahu a’lam, semoga Allah menjauhkan kita dari fitnah, su’udzon, hasad   dan berbangga2 dengan firqohnya karena merasa diri yg paling sejalan   dengan jalan para salafus shalihin yg mereka sendiri tidak pernah saling   berbantah-bantahan apalagi menuduh, mencap, dan mensesat2kan pendapat   yg berbeda dengan mereka. Na’udzubillah.<br />
<strong>—admin—</strong><br />
Alhamdulillah, kita semua sepakat bahwa produk Yahudi yang berupa  ide,  pemikiran, dan yang semisalnya adalah wajib untuk diboikot dan  haram  bagi umat Islam untuk mengkonsumsinya. adapun boikot terhadap  produk  mereka yang berupa barang, tentunya kita butuh untuk menimbang  kembali  mashlahat dan madharatnya, yang ini semua harus ditimbang pula  dengan  timbangan syar’i dan sikap yang ilmiah dengan bimbingan dari  ahlul  ilmi.<br />
Sekedar diketahui bahwa produk barang yahudi tidak sebatas dalam bentuk   makanan/minuman (Mc Donalds, Coca-cola, Sara Lee dll), tetapi termasuk   juga produk mereka adalah komputer dengan segala perangkatnya   (lunak/keras), alat komunikasi, internet dengan segala perniknya, dll.<br />
Maka sekali lagi, ini semua butuh untuk dipertimbangkan   mashlahat/madharatnya dengan matang, ilmiah, dan tidak didorong   perasaan/emosi saja.<br />
Tentang berita adanya markas tentara Amerika di Saudi, atau seperti yang   dikatakan ‘bentuk kerjasama yg mencolok mata’ lainnya, alhamdulillah   kita semua tidak terfitnah dengan opini yang dihembuskan oleh   orang-orang yang su’uzhan terhadap pemerintah Saudi. bahkan kita   berusaha husnuzhan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah Saudi adalah   untuk menghendaki kebaikan bagi semuanya, yang ini semua tentunya  sudah  berdasarkan pertimbangan yang matang dan ilmiah dengan bimbingan  para  ulamanya. sehingga mengapa harus su’uzhan kepada mereka? toh  mereka  adalah termasuk ulama kaum muslimin yang patut dihargai dan  dihormati  fatwa-fatwanya. kalaupun pendapat mereka salah / berbeda  dengan kita,  mengapa harus menuduh, mencap mereka sebagai antek  yahudi/zionis atau  celaan yang lain. na’udzubillah kalau sampai  kemudian kita menyatakan  mereka adalah ulama sesat dan kaki tangan  yahudi dan Amerika. wallahu  a’lam.</li>
<li id="comment-736"> <cite> hamb aAllah </cite> Oleh:<br />
<a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485#comment-736"><br />
</a> Saya setuju dengan pendapat admin,,,produk Yahudi sebenarnya tidak   hanya makanan atau minuman saja,,,saudara irkham yang menulis comment   dia atas juga menggunakan perangkat lunak,,,apakah anda yakin 100%   perangkat yang Anda gunakan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya   dengan intervensi ahli2 Yahudi dan Nashara…..Dalam ushulul fiqih jika   kita dihadapkan pada maslahah yang bear tetapi mudhorotnya besar dengan   mashlahah yang sedang2/kecil tapi mengandung mudhorot yang   kecil,,berdasarkan ijtihad para ulama menrut tuntunan para shalaful   ummah,,kita diwajibkan mengambil mudhorot yang terkecil….. Janganla   nafsu dan emosi menjadi pemimpin dan pemibimbing kita dalam menyikapi   kebenaran dari ilmu….Allah lah yang benar2 dapat mmbolak balikan   hati…dan Hidayah memang benar2 datang dari Allah,,,begitulah admin,jika   kita telah menyampaikan yang haq kepada sseorang,,,Allah lah yang akan   berhndak untuk menyadarkannya atau tidak…Sarana baik bentuk pemikiran,   firqoh, bentuk sistem yang diterapkan dan dibudayakan dengan alasan   untuk menyesuaikan kondisi yang banyak disebutkan oleh orang-orang yang   mengatasnamakan dakwah ISlAM justru sarana penghacur yang mudhorotnya   lebih besar….Jangan ambil hawa nafsu sebagai TUHAN-mu sehingga kau   mengingkari sunnah(aturan Rasul) dan ayat-ayat Tuhanmu untuk menguatkan   perintah itu… Abu Naajih ‘Irbadh bin Saariyah radhiyallahu’anhu  mengatakan,  “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan  sebuah  nasihat kepada kami dengan nasihat yang membuat hati bergetar  dan air  mata bercucuran. Maka kamipun mengatakan kepada beliau, “Wahai   Rasulullah. Seolah-olah ini merupakan nasihat dari orang yang hendak   berpisah. Maka sudilah kiranya anda memberikan wasiat kepada kami”.   Beliau pun bersabda : “Aku wasiatkan kepada kalian supaya senantiasa   bertakwa kepada Allah. Dan tetaplah mendengar dan taat (kepada   pemimpin). Meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena   sesungguhnya barangsiapa yang hidup sesudahku niscaya akan menyaksikan   banyak perselisihan. Maka berpeganglah dengan Sunnahku, dan Sunnah para   khalifah yang lurus dan berpetunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan   gigi-gigi geraham. Serta jauhilah perkara-perkara yang diada-adakan (di   dalam agama). Karena semua bid’ah (perkara yang diada-adakan dalam   agama) adalah sesat” Imam Nawawi mengatakan : (hadits ini) diriwayatkan   oleh Abu Dawud dan Tirmidzi. Beliau (Tirmidzi) menilainya ‘Hadits hasan   shahih’. Pentakhrij Ad Durrah As Salafiyah menyebutkan bahwa derajat   hadits ini : shahih. Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (4/126), Abu   Dawud (4607), Tirmidzi (2676), Al Haakim (1/174), Ibnu Hibaan (1/179)   serta dinyatakan shahih oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ hadits no.   2549 (lihat Ad Durrah As Salafiyyah Syarh Al Arba’in An Nawawiyah, cet.   Markaz Fajr lith Thab’ah hal. 199, Lihat juga Lau Kaana khairan, hal.   164)</li>
</ol>
<p>Sumber :  <a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=485" target="_blank">http://www.assalafy.org/mahad/?p=485</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=68&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/inilah-6-produk-utama-yahudi-yang-harus-di-boikot-pekik-peringatan-ulama-salafy-untuk-kaum-yahudi-laknatullah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://si9itwidiono.files.wordpress.com/2009/01/produk-yahudi1.jpg?w=230&#38;h=230" medium="image">
			<media:title type="html">boikot produk yahudi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download Kitab, Kajian dan Murottal AlQur^an (Free)</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/download-kitab-kajian-dan-murottal-alquran-free/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/download-kitab-kajian-dan-murottal-alquran-free/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 17:27:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Kitab-kitab Islam Bulughul Maram_Ibnu Hajar Al Atsqolani.PDF Riyadhus Salihin (buku2) _ Imam Nawawi.pdf Riyadhus Salihin (buku 1) _ Imam Nawawi.pdf Fathul Baari jilid 1 _ Ibnu Hajar Al Atsqalani.pdf Fathul Baari jilid 2 _ Ibn Hajar al-Atsqalani.pdf Fathul Baari jilid 3 _ Ibn Hajar al-Atsqalani.pdf Fathul Baari Lengkap Kumpulan Doa Dalam Al-Quran &#38; Al-Hadits_Said Bin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=218&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Kitab-kitab Islam</strong></h3>
<ol>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/50000012/ee0fdc7c/BulughulMaram_IbnuHajarAlAtsqolani.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Bulughul   Maram_Ibnu Hajar Al Atsqolani.PDF</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/50008127/713e39e8/Riyadhus_Salihin__buku2____Imam_Nawawi.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Riyadhus   Salihin (buku2) _ Imam Nawawi.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/50008156/49789fb9/Riyadhus_Salihin__buku_1____Imam_Nawawi.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Riyadhus   Salihin (buku 1) _ Imam Nawawi.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/50669963/fd891895/Fathul_Baari_jilid_1___Ibnu_Hajar_Al_Atsqalani.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Fathul   Baari jilid 1 _ Ibnu Hajar Al Atsqalani.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/54874882/1480dbb4/Fathul_Baari_jilid_2___Ibn_Hajar_al-Atsqalani.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Fathul   Baari jilid 2 _ Ibn Hajar al-Atsqalani.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/54877143/d256304f/Fathul_Baari_jilid_3___Ibn_Hajar_al-Atsqalani.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Fathul   Baari jilid 3 _ Ibn Hajar al-Atsqalani.pdf</a></li>
<li><a href="http://anshorulloh.wordpress.com/2009/03/05/download-kitab-fathul-bariy-arabic-%D9%81%D8%AA%D8%AD-%D8%A7%D9%84%D8%A8%D8%A7%D8%B1%D9%89/" target="_blank">Fathul Baari Lengkap</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/50823474/d21908f0/KumpulanDoaDalamAlQuranHadits_SaidBinAliAlQahthani.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Kumpulan   Doa Dalam Al-Quran &amp; Al-Hadits_Said Bin Ali Al Qahthani.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/52802860/909621e0/Al_Bidayah_Wan_Nihayah___Ibnu_Katheer.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Al   Bidayah Wan Nihayah _ Ibnu Katheer.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/53816816/22c1a741/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_I.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Tafsir   Ibnu Katsir Juz I.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/53816888/14bb310f/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_II.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Tafsir   Ibnu Katsir Juz II.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/53816935/883cfe4e/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_III.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">Tafsir   Ibnu Katsir Juz III.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/58746377/3478b6ef/AtTarghibWatTarhib.html?sId=qqOUvqOGqv00uu2N">At   Targhib Wat Tarhib.pdf</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/Fatawee_IbnTaimiah.zip?attredirects=0" target="_blank">Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah</a></li>
<li><a href="http://anshorulloh.wordpress.com/2009/03/04/download-kitab-durusu-lughoh-al-arobiyah/">Durusul   Lughoh Al ‘Arobiyah (3 jilid)</a></li>
<li><a href="http://www.kalamullah.com/Books/Madina%20Books%20-%20Key%20in%20English/Lughat_ul_Arabia1.pdf" target="_blank">DURUSUL LUGHOH JILID I<br />
</a></li>
<li><a href="http://www.kalamullah.com/Books/Madina%20Books%20-%20Key%20in%20English/Madina%20Book%201%20-%20Arabic%20Solutions.pdf" target="_blank">Kunci Jawaban Durusul Lughoh Jilid I</a></li>
<li><a href="http://subarkah.files.wordpress.com/2008/05/pengantar-mudah-belajar-bahasa-arab.pdf" target="_blank">Pengantar Mudah Bahasa Arab Ustadz Abu Hamzah Yusuf   Bandung</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/anshorullohassalafy/Home/KitabQowaidulArba%27.pdf?attredirects=0" target="_blank">Qowaa’idul Arba’</a></li>
<li><a href="http://www.salafishare.com/id/269GL1IW619L/Ajrumiya.pdf" target="_blank">Matan Al Jurumiyyah.pdf</a></li>
<li>F<a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/FathulBari.zip?attredirects=0" target="_blank">ATHUL BAARI IBNU HAJAR</a></li>
<li><a href="http://http//sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/AbuDaud.zip?attredirects=0">SUNAN   ABU DAWUD</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/Almuwatha.zip?attredirects=0" target="_blank">AL MUWATHO’</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/Fatawee_IbnTaimiah.zip?attredirects=0" target="_blank">MAJMU’ FATAAWA IBNU TAIMIYAH</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/IbnuMajah.zip?attredirects=0" target="_blank">SUNAN IBNU MAJAH</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/ShahihBukhory.zip?attredirects=0" target="_blank">SHAHIH BUKHARI</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/ShahihMuslim.zip?attredirects=0" target="_blank">SHAHIH MUSLIM</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/Tirmidy.zip?attredirects=0" target="_blank">SUNAN AT TIRMIDZY</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/SyaikhAbdulWahab.zip?attredirects=0" target="_blank">KUMPULAN KITAB SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB</a></li>
<li><a href="http://sites.google.com/site/abuaminalanshariy/Home/SyaikhAlbaniy.zip?attredirects=0" target="_blank">KUMPULAN KITAB SYAIKH  ALBANY</a></li>
<li>
<div id="post-585"><strong>Dari Blog Abu Utsman  Zain ; <a href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/" target="_blank">http://shirotholmustaqim.wordpress.com/</a></strong><br />
<strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/kumpulan-ebook-islami-versi-chm/">Kumpulan  Ebook Islami versi CHM</a></strong></p>
<div><strong>Cara Download : Di klik saja nama  ebooknya</strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/file/189574821/a34e336d/As-Shahihah_-_Syaikh_Al-Albani.html"> As Shahihah – Syaikh   Al-Albani </a>…..(1.05 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180169418/39a6d7c6/Berkenalan_dengan_Salaf_2.html"> Berkenalan Dengan Salaf </a>…..(425 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/181167234/4003f95a/Biografi_Para_Ulama_Ahlul_Hadi.html"> Biografi Ulama Ahlul Hadits </a>…..(625 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180170691/cb4f573e/Bulughul_Maram.html"> Bulugul Marom </a>…..(1,04   MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/247178218/1372f2a5/Darus_Salaf.html"> Darus Salaf or.id Edisi Baru </a>…..(8,71   MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/183574689/f9942191/Ibadah_-_Edisi_Lengkap_Puasa.html"> Edisi Lengkap Puasa </a>…..(437   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180170994/b079e48c/firqatun-najiyah.html"> Firqotun Najiyah </a>…..(195   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/181166248/be4844d3/Hakikat_Bidah_dan_Kufur.html"> Hakikat Bid’ah dan Kufur –   Syaikh Albani </a>…..(297 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180622665/3456f8ab/himpunan_hadist_qudsi.html"> Himpunan Hadits Qudsi </a>…..(5,58  MB)<br />
<a href="http://www.mediafire.com/?wjjygtemnyj"> Indahnya Pernikahan Islami </a>…..(196   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/209337663/f8b6770c/Belajar_Bahasa_Arab_Portable.html"> Kamus Bahasa Arab –  Indonesia </a>…..(197 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/181166726/9610cb9/Kitab_At_Tauhid_-_Syaikh_Muham.html"> Kitab Tauhid </a>…..(182   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180172577/14e0a957/kumpulan_hadist.html"> Kumpulan Hadist Shahih </a>…..(1,6 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/247188036/4728fe9f/Asy_Syariah_Offlline_-_Khazana.html"> Majalah Asy Syariah (Baru) </a>…..(12,3 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/181422398/200bf08d/Memulai_dakwah_dengan_tauhid.html"> Memulai Dakwah Dengan Tauhid </a>…..(3,1  MB)<br />
<a href="http://www.mediafire.com/?gndyadzmjgj"> Menikah Sunnah </a>…..(1,75   MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/229316626/6ce975ff/Pembelaan_terhadap_sunnah.html"> Pembelaan Terhadap Sunnah </a>…..(129 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/212685921/3a31a854/Shahih_Adabul_Mufrad.html"> Shahih Adabul Mufrod –  Syaikh  Albani </a>…..(1,6 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/180168746/1993d7b8/Silsilah_Hadits_Dhaif_I-IV.html"> Silsilah Hadist Dha’if dan   Maudhu jilid I – IV </a>…..(1,3 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/183572051/6307f480/Ibadah_-_Sifat_Sholat_Nabi.html"> Sifat Shalat Nabi </a>…..(484   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/183570803/5464f8da/Sunnah_Sehari-hari.html"> Sunnah Sehari-hari </a>…..(127   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/181169136/4c94511c/TAUHID_PRIORITAS_UTAMA.html"> Tauhid Prioritas Utama </a>…..(225   kb)</div>
</div>
</li>
<li>
<div id="post-297"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-syaikh-abdul-aziz-bin-baz/">Download  E-book karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah  bin Baz</a></strong></p>
<div><strong>Cara Download: Diklik saja nama  ebooknya</strong><br />
<strong>List ebook karya Syaikh Abdul Aziz bin Baz</strong><br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/abdul-aziz-bin-baz-28-fatwa-puasa.pdf"> 28 Fatwa Puasa </a>…..(699   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/20-fatwa-pilihan-seputar-zakat.pdf"> 20 Fatwa Pilihan Seputar   Zakat </a>…..(557 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/bidah-dalam-pernikahan.pdf"> Bid’ah-bid’ah Dalam   Pernikahan </a>…..(5,22 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/dakwah-ke-jalan-allah.pdf"> Dakwah ke Jalan Allah </a>…..(743   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/etika-muslim-sehari-hari.pdf"> Etika muslim dalam kehidupan   sehari-hari </a>…..(164 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/risalah_tentang_sihir_dan_perdukunan.pdf"> Risalah tentang sihir dan   pedukunan </a>…..(282 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/waspada-terhadap-bidah.pdf"> Waspada terhadap bid’ah </a>…..(554   kb)</div>
</div>
</li>
<li><!-- close boren head-->
<div id="post-202"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-muhammad-nashiruddin-al-albani/">Download  E-book karya Syaikh Muhammad  Nashiruddin Al-Albani</a></strong></p>
<div><strong>Cara download: Dklik saja nama  ebooknya</strong><br />
<strong>List ebook karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani</strong>:<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/cincin-pinangan.pdf"> Cincin Pinangan </a>…..(2,2   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceMjk5MGYwZDktOGMxOS00ZDUwLWFjZGUtOGJlNjlkNTljYTg3&amp;hl=en"> Dha’if Adabul Mufrod </a>…..(16,1   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/ensiklopedia-fatwa.pdf"> Ensiklopedia Fatwa </a>…..(1,28   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/hadits-sebagai-landasan-akidah-dan-hukum.pdf"> Hadits Sebagai Landasan   Akidah dan Hukum </a>…..(8 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/haji-nabi.pdf"> Haji Nabi </a>…..(7,31   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/hakikat-bidah-dan-kufur.pdf"> Hakikat bid’ah dan kufur </a>…..(824 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/hukum-cadar.pdf"> Hukum Cadar </a>…..(799   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/inilah-dakwah-kami.pdf"> Inilah Dakwah Kami </a>…..(458   kb)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceZDNkYWE5ZjQtNTcyZi00YTc2LTkxYTYtNjZlN2E4NzczNzFh&amp;hl=en"> Irwa’ Al-Ghalil </a>…..(9,9   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/janganlah-mengkafirkan-saudaramu.pdf"> Janganlah Mengkafirkan   Saudaramu </a>…..(4,2 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/jibab-wanita-muslimah-al-albani.pdf"> Jilbab Wanita Muslimah </a>…..(1,82 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceYjZiOTE1MDctNzVkZi00MjMzLWJhMTEtOWVmYWZlMGRmM2Ni&amp;hl=en"> Keabadian Neraka </a>…..(10,5   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/kisah-al-gharanik.pdf"> Kisah Al-Gharanik </a>…..(600   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/mayit-tidak-mendengar.pdf"> Mayit Tidak Bisa Mendengar </a>…..(7,5 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceNDZiYTI2YWYtNTNiMC00MDNjLTlkNDYtYzczZTM2MzVmNGI4&amp;hl=en"> Nabi Isa vs Dajjal </a>…..(15   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/pertanyaan-seputar-shalat-jumat.pdf"> Pertanyaan Seputar Sholat   Jum’at </a>…..(4,72 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceMmUzZGJlMWUtYWEyMy00MWQ2LWI0YWItNTNlMzAxNGU0YzIz&amp;hl=en"> Polemik Seputar Hukum Lagu   dan Musik </a>…..(9,8 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceZTNmODIwZGQtODVhOS00NTdlLTljMTQtZWRlOWI0OGYzNGYy&amp;hl=en"> Risalah Ilmiah </a>…..(10,6   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceMDY3MGFiYjktMDg3My00NTkyLWFmZTYtNTE3MGNhM2VkMDhj&amp;hl=en">Shahih   Jami’ </a>…..(23,6 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/sifatsholatnabi.pdf"> Sifat Sholat Nabi </a>…..(140   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/silsilah-hadits-dhaif-dan-maudhu-i.pdf"> Silsilah Hadits Dha’if dan   Maudhu jilid 1 </a>……(3,64 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/02/silsilah-hadits-dhaif-dan-maudhu-ii.pdf"> Silsilah Hadits Dha’if dan   Maudhu jilid 2 </a>…..(18,8 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceODQzZTQ1ZWQtYzRhMC00MDMyLWIxODctNGZjMjU1MDAxNWY5&amp;hl=en"> Syaikh Muhammad Nashiruddin   Al-Albani Dalam Kenangan </a>…..(16,4 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceN2I1ZmJhMGUtNjkzZi00NTUwLTk3OTctZTE3ODNiNGRkZTk4&amp;hl=en"> Tamaamul Minnatu Fii  Ta’liiqi  ‘Alaa Fiqhus Sunnah 1 </a>…..(11,3 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceZGI1YjQwYjItM2Y0Yy00Y2RlLWI4NzktNzllMTFkYjY3MTE0&amp;hl=en"> Tamaamul Minnatu Fii  Ta’liiqi  ‘Alaa Fiqhus Sunnah 2 </a>…..(9,68 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/cara-memahami-al-quran.pdf"> Tanya Jawab Dalam Memahami   isi Al-Qur’an </a>…..(851 kb)<br />
<a href="http://rasuldahri.com/ebook/Buku/Tuntunan%20Lengkap%20Mengurus%20Jenazah%20_%20Nashiruddin%20Al%20Albani.pdf"> Tuntunan Lengkap Mengurus   Jenazah (Ahkamul Jana’iz) </a>…..(26,9 MB)</div>
</div>
</li>
<li><!-- close boren head-->
<div id="post-171"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-syaikh-muhammad-bin-sholeh-al-utsaimin/">Download  E-book karya Syaikh Muhammad bin Sholeh  Al Utsaimin</a></strong></p>
<div><strong>Cara Download: Diklik saja nama  ebooknya</strong><br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/10/ada-apa.pdf"> Ada Apa Setelah Kematian </a>…..(1,3 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/akhlak-mulia.pdf"> Akhlaqul Karimah </a>…..(928   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/10/bidah-dan-kesesatannya-1.pdf"> Bid’ah dan Kesesatannya </a>…..(150   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/bisakah-manusia-mendarat-di-bulansyaikh-utsaimin.pdf"> Bisakah manusia mendarat di   Bulan </a>…..(422 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/hukum-orang-meninggalkan-shalat.pdf"> Hukum orang yang  meninggalkan  sholat </a>…..(2,4 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceNDE0NzdlYTQtMzUzNC00ZjdmLWFjM2UtYWQ0YWU3MzhkNzNj&amp;hl=en"> Ilmu Waris </a>…..(10,8   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/manasik-haji-dan-umroh-al-utsaimin.pdf"> Manasik Haji dan Umroh </a>…..(294 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/pelajaran-mengenai-puasa-tarawih-zakat.pdf"> Pelajaran mengenai Puasa,   Tarawih dan Zakat </a>…..(891 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/prinsip-ilmu-ushul-fiqh.pdf"> Prinsip ilmu ushul fiqh </a>…..(934   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/sahabat-nabi-di-mata-ahlussunnah.pdf"> Sahabat Nabi dimata   Ahlussunnah </a>…..(561 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/tata-cara-qurban-tuntunan-nabi-al-utsaimin.pdf"> Tata cara qurban tuntunan   Nabi </a>…..(363 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/qadha-dan-qadar.pdf"> Qodho dan Qodar </a>…..(1,4   MB)</div>
</div>
</li>
<li><!-- close boren head-->
<div id="post-283"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-syaikh-shalih-bin-fauzan-al-fauzan/">Download  E-book karya Syaikh Shalih bin  Fauzan Al-Fauzan</a></strong></p>
<div><strong>Cara download: Dklik saja nama  ebooknya</strong><br />
<strong>List ebook Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan</strong><br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/bekal-pernikahan.pdf"> Bekal Pernikahan </a>…..(446   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/empat-kaedah-memahami-tauhid-syarah-qowaidul-arba.pdf"> Empat kaidah memahami Tauhid   (Syarah Qowaidul Arba’) </a>…..(2 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/02/jual_beli.pdf"> Jual Beli yang Dilarang  Dalam  Islam </a>…..(438 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/membongkar-firqah-firqah-sesat-syaikh-fauzan.pdf"> Membongkar firqoh-firqoh   sesat </a>…..(400 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/prinsip-aqidah-ahlus-sunnah-wal-jamaah-syaikh-dr-sholeh-bin-fauzan-bin-abdullah-al-fauzan.pdf"> Prinsip-prinsip Akidah Ahlus   Sunnah wal Jamaah </a>…..(190 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/salafi-digugat-salafi-menjawab.pdf"> Salafi digugat salafi   menjawab </a>…..(10,8 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/10/rahasia-indah-al-fatihah.pdf"> Rahasia Indah Al-Fatihah </a>…..(1,29   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/sentuhan-nilai-fiqih-untuk-wanita-beriman.pdf"> Sentuhan fiqh untuk wanita   beriman </a>…..(1,35 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/wala-dan-bara-dalam-islam.pdf"> Wala dan Bara </a>…..(2,85   MB)</div>
</div>
</li>
<li><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/tafsir-ibnu-katsir-juz-1-9/">Tafsir  Ibnu Katsir Juz 1 – 15</a></strong><strong>Cara  download : Di klik saja  nama ebooknya</strong><strong>List ebook Tafsir  Ibnu Katsir Juz 1 – 15<br />
</strong> <a href="http://www.bahammam.org/books/Tafsir%20Ibnu%20Katsir%20Juz%201.pdf">Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 </a>…..(34,6   MB)<br />
<a href="http://www.bahammam.org/books/Tafsir%20Ibnu%20Katsir%20Juz%202.pdf"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 2 </a>…..(19,1   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceODA1NTBlMjQtNjI3Ny00YmU5LWJiYzMtYTBhZjkzZmY5YWQ0&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 </a>…..(13,1   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceY2RlMGRhNjMtNjExNS00MjVjLTkxODctNTk4MzIwZGM2YWE0&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 </a>…..(15,3   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceOTdmMzQzNDMtMzMyNy00M2JjLTgwZDItNTVlMmVmOThlODM2&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 5 </a>…..(16,3 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceODYxYWY1MGUtZjlkZi00YTRlLThjMzEtMmRmMDU4OTc3Yzc5&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 </a>…..(22,8 MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceMDQ5MjY1NDEtNGJkNS00ODBiLWJjYzktNzg1MTY3MDBkYTll&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 7 </a>…..(18,1 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceYjgzNTVjNjQtYTljZC00Y2ExLTkyOGQtNDNmZDIyOGM4MWYz&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 8 </a>…..(15,3   MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceZThlMGVhNDktMzM1MC00OWU2LTk5YjItNjhlNGJiMDA3Zjcw&amp;hl=en"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 9 </a>…..(17,4   MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/leaf?id=0B_bFOriPqBlqZmFlZGZkYjItMWYyOS00ZDE0LWFkMjctMDk1NzY4NzM5Y2E4&amp;hl=in"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 10 </a>…..(5,03 MB)<br />
Tafsir Ibnu Katsir Juz 12…..(3,4 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/leaf?id=0B_bFOriPqBlqODJjMjE5YjUtMWMxMS00ZGY5LWEwZmUtMjAwNmU3ZjlmNDdk&amp;hl=in"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 13 </a>…..(4,7   MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/leaf?id=0B_bFOriPqBlqOWMyZGNmYzEtOGVkNS00NGU3LWE2NzAtYmIyYzQ0MTE5MTM3&amp;hl=in"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 14 </a>…..(4,16 MB)<br />
<a href="http://docs.google.com/leaf?id=0B_bFOriPqBlqMjE5Yzk1OGUtNzA1MC00YjE1LWIxNjgtNWEwY2Y3YzljZmI3&amp;hl=in"> Tafsir Ibnu Katsir Juz 15 </a>…..(7,74   MB)</li>
<li>
<div id="post-370"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-ulama-ulama-lainnya/">Download  E-book karya Ulama-ulama lainnya</a></strong></p>
<div><strong>Cara download : Di klik saja nama  ebooknya</strong><br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/bimbingan-menggunakan-hp.pdf"> Adab-adab menggunakan HP </a>…..(298 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/192906709/35b91e64/Ibnul_Jauzi_-_Air_Mata_Cinta_P.html"> Air Mata Cinta Pembersih   Dosa.zip </a>…..(1,17 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/al-aqidah-ath-thahawiyah.pdf"> Al Aqidah Ath Thohawiyah </a>…..(154 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/195619040/7cb4c0fc/AbuHasanal-Asyari-al-IbanahanU.html"> Al Ibanah – Abul Hasan Al   Asy’ari.zip </a>…..(2,89 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/imam-asy-syathibi-al-itisham.pdf"> Al ‘Itishom (Imam Syathibi) </a>…..(4,95   MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/195642334/293f240a/Quran_dan_ilmu_astronomi.html"> Al Qur’an dan Ilmu Astronomi </a>…..(1,83 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/bantahan-terhadap-pluralisme.pdf"> Bantahan Terhadap Pluralisme </a>…..(824 kb )<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/berjilbablah_wahai_saudariku.pdf"> Berjilbablah Wahai Saudariku </a>…..(262 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/muhammad-jamil-zainu-bimbingan-islam-untuk-pribadi-dan-masyarakat.pdf"> Bimbingan Islam Untuk  Pribadi  dan Masyarakat </a>…..(9,43 MB)<br />
<a href="http://www44.indowebster.com/eb7c9e6104ed0530597e7f0bb0ce8f56.pdf"> Bulugul Marom </a>…..(19   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/imam-adz-dzahabi-dosa-dosa-besar.pdf"> Dosa-dosa besar (Imam   Dzahabi) </a>…..(16,8 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/dunia-ladang-bagi-akhirat.pdf"> Dunia Ladang Bagi Akhirat </a>…..(420   kb)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceNzUzZDkxZmEtNTIzOC00YjliLWFkODUtMzg1ZDBjZGQ3Zjdk&amp;hl=en"> Fatwa-fatwa Lajnah Daimah 1 </a>…..(293 kb)<br />
<a href="http://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceNjkwNDg0NWMtMTkzZC00NzIyLTkxM2YtM2UwYzAwNzJmZjRh&amp;hl=en"> Fawa-fatwa Lajnah Daimah 2 </a>…..(290 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/fitnah-akhir-zaman.pdf"> Fitnah Akhir Zaman </a>…..(218   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/ihya-ulumuddin-dalam-pandangan-para-ulama.pdf"> Ihya Ulumuddin Dalam   Pandangan Ulama </a>…..(281 kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/192907608/fbc023a0/Umar_Sulaiman_al-Asyqar_-_Ikhl.html"> Ikhlas.zip </a>…..(871   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/muhammad-bin-abdul-wahab-kitab-tauhid.pdf"> Kitab Tauhid </a>…..(3,36   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/koreksi-total-masalah-politik-ulama-besar-arab-saudi.pdf"> Koreksi Total Masalah  Politik </a>…..(568 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/kumpulan-doa.pdf"> Kumpulan Doa-doa Dalam Al   Quran dan Hadits </a>…..(822 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/kunci-rezeki.pdf"> Kunci Rezeki </a>…..(1,24   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/abu-yala-meluruskan-sejarah-tragedi-terbunuhnya-utsman-bin-affan1.pdf"> Meluruskan Sejarah Tragedi   Terbunuhnya Utsman bin Affan – Al Qodhi Abu Ya’la </a>…..(1,19   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/membongkarkedokqaradhawi.pdf"> Membongkar Kedok Qordhawi </a>…..(902 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/limadza-ikhtartu-al-manhaj-salaf.pdf"> Mengapa Memilh Manhaj Salaf </a>…..(575 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/abdurrahman-bin-nashir-as-sadi-meraih-hidup-bahagia.pdf"> Meraih Hidup Bahagia </a>…..(2,27   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/abdurrahman-bin-nashir-as-sadi-misteri-yajuj-dan-majuj.pdf"> Misteri Ya’juj dan Ma’juj </a>…..(1,2   MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/229315582/819848db/Peringatan_17_Agustus-an.html"> Peringatan 17 Agurtusan </a>…..(55,8 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/abdurrahman-al-jami-pintu-pahala-dan-penghapus-dosa.pdf"> Pintu-pintu Pahala dan   Penghapus Dosa </a>…..(2,47 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/kesesatan-syiah.pdf"> Pokok-pokok Kesesatan Ajaran   Syiah </a>…..(232 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/yahya-bin-ali-al-hajuri-prinsip-prinsip-dasar-tauhid-fiqih%20dan-aqidah.pdf"> Prinsip-prinsip dasar Tauhid </a>…..(522  kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/101914247/968d401/Ringkasan_bidayah_wa_nihayah.html"> Ringkasan Al Bidayah wan   Nihayah </a>…..(10 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/ebook-ringkasan-kitab-hadist-shahih-imam-bukhari.pdf"> Ringkasan Shahih Bukhari </a>…..(2,82 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/hadist-riwayat-imam-muslim1700.doc"> Ringkasan Shahih Muslim </a>…..(2,06 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/yahya-al-hajuri-sebab-sebab-kehancuran.pdf"> Sebab-sebab Kehancuran </a>…..(776   kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/sebab-sebab_terjadinya_bidah.pdf"> Sebab-sebab terjadinya  bid’ah </a>…..(302 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/sifat-puasa-nabi.pdf"> Sifat Puasa Nabi </a>…..(538   kb)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/192907089/4093e58c/SirahNabawiyahShafiyyur-Rahman.html"> Sirah Nabawiyah – Syaikh   Shafiyyur Rahman Al Mubarokfuri.zip </a>…..(236 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/imam-al-barbahari-syarhus-sunnah.pdf"> Syarah Sunnah – Imam   Barbahari </a>…..(1,05 MB)<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/194842227/34924402/Walid_bin_Muhammad_Nubaih_-_Sy.html"> Syarah Ushulus Sunnah.zip </a>…..(3,18 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/ushulus-sunnah-wa-itiqad-ad-din-aqidah-salaf-ashhabul-hadits.pdf"> Ushulus Sunnah wa I’tiqad ad   Din &amp; Aqidah Salaf Ashhabul Hadits </a>…..(1,01 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/wasiat-emas-bagi-pengikut-manhaj-salaf.pdf"> Wasiat emas bagi pengikut   manhaj salaf </a>…..(442 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/salim-ied-al-hilali-wasiat-wasiat-ulama-terdahulu.pdf"> Wasiat-wasiat ulama  terdahulu </a>…..(1,27 MB)</div>
</div>
</li>
<li><!-- close boren head-->
<div id="post-354"><strong><a rel="bookmark" href="http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-syaikh-rabi-al-madkhali/">Download  E-book karya Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali</a></strong></p>
<div><strong>Cara download : Di klik saja nama  ebooknya</strong><br />
<strong>List eook karya Syaikh Rabi’ Al Madkhali</strong><br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/berkenalan-dengan-salaf-rabi-bin-hadi.pdf"> Berkenalan dengan salaf </a>…..(2,44   MB)<br />
<a href="https://docs.google.com/fileview?id=0Bz1Iv5iVVJceNmQyNjE0NmItOTMwMC00ZWZiLWFmNzItMzc5NzFkOGQxMTBh&amp;hl=en"> Fiqh Dakwah </a>…..(17.1   MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/rabie-bin-hadi-al-madkhali-manhaj-ahlus-sunnah-wal-jamaah-fi-naqdir-rijal-wa-al-kutub-wa-ath-thawaif.pdf"> Manhaj Ahlus Sunnah Wal   Jama’ah </a>…..(814 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/12/nasehat-indah-syaikh-rabi.pdf"> Nasehat Indah Syaikh Rabi’ </a>…..(495 kb)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/rabie-bin-hadi-al-madkhali-obyektifitas-dalam-mengkritik.pdf"> Obyektifitas Dalam  Mengkritik </a>…..(7,51 MB)<br />
<a href="http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2010/01/tafsir-kalimat-tauhid-rabi_-bin-hadi.pdf"> Tafsir Kalimat Tauhid </a>…..(328  kb)</div>
</div>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=218&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/download-kitab-kajian-dan-murottal-alquran-free/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 LANGKAH KHITAN : METODE STANDAR SIRKUMSISI (KONVENSIONAL)</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/5-langkah-khitan-metode-standar-sirkumsisi-konvensional/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/5-langkah-khitan-metode-standar-sirkumsisi-konvensional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 14:13:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : dr. Abu Hana Untuk http://kaahil.wordpress.com Bismillah, Khitan atau sunat adalah salah satu tindakan bedah minor (bedah kecil) yang paling banyak dilakukan di seluruh dunia. Ada yang melakukannya karena alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan. Apapun yang melatar belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat bermanfaat. Pengorbanan yang dialami oleh anak dan orang tua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=225&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : dr. Abu Hana</strong><br />
<strong>Untuk </strong><a href="http://kaahil.wordpress.com/">http://kaahil.wordpress.com</a><strong> </strong></p>
<h3><a rel="attachment wp-att-1335" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1335"><img class="aligncenter" title="khitan-wanita-blog" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/khitan-wanita-blog.jpg?w=202&#038;h=299&#038;h=299" alt="khitan-wanita-blog" width="202" height="299" /></a></h3>
<h3>Bismillah,</h3>
<p>Khitan  atau sunat adalah salah satu tindakan bedah minor (bedah  kecil) yang  paling banyak dilakukan di seluruh dunia. Ada yang  melakukannya karena  alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan.  Apapun yang melatar  belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat  bermanfaat.  Pengorbanan yang dialami oleh anak dan orang tua saat khitan  sama  sekali tidak sia-sia di kemudian hari. Khitan tidak hanya  bermanfaat  untuk individu yang melakukannya tapi juga bagi orang lain  dan  komunitas masyarakat secara keseluruhan.<br />
<em>The american Academy of Pediatrics</em> (AAP) mengakui bahwa  khitan  atau sunat dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kencing pada   anak-anak. Khitan juga dapat mencegah terjadinya kanker pada daerah   kelamin pria. Bahkan pada beberapa keadaan tertentu yang berkaitan   dengan penyakit dan kelainan bawaan pada alat kelamin, khitan merupakan   solusi tindakan yang sangat dianjurkan.<br />
Khitan pada pria, ternyata juga bisa berdampak positif pada wanita.   Sebuah penelitian dalam <em>New England Journal of Medicine </em>mengemukakan   bahwa wanita yang pasangan seksualnya telah dikhitan memiliki risiko   yang lebih rendah mengalami kanker <strong>Cervix</strong>. Dr. Xavier   Castellsague yang memimpin penelitian itu telah memperhatikan data-data   dari tujuh penelitian yang dilakukan lima negara di berbagai belahan   dunia. Ternyata 20% pria yang tidak di khitan atau sunat di ketahui   “membawa” <strong><em>Human Papillomavirus</em></strong> (HPV),   sedangkan pada pria yang dikhitan sunat hanya berkisar 6% saja. Virus   tersebut diperkirakan bertanggung jawab terhadap 99% kasus kanker   cervix. Para peneliti juga memperkirakan resiko wanita untuk mengalami   kanker cervix menurun hingga 58% jika partner seksualnya dikhitan.<br />
Apapun metode khitan yang digunakan sebenarnya tidak perlu   dikhawatirkan oleh orang tua. Perbedaan dari metode konvensional dengan   metode kauter atau laser hanya terletak pada alat yang digunakan untuk   memotong kulup penis.<br />
Untuk mendapatkan proses dan hasil khitan yang terbaik sesuai dengan   harapan orang tua dan anak tidak hanya bergantung pada metode yang   dipilih. Tetapi sangat tergantung dari kesiapan anak, orang tua dan   tentu saja operator (tenaga medis yang mengkhitan). Anak yang fisiknya   dan psikisnya tidak siap, berpotensi menghambat kelancaran proses khitan   atau sunat dan proses penyembuhannya.</p>
<h3>LANGKAH PERTAMA ; MEMPERSIAPKAN PASIEN DAN PERALATAN</h3>
<p><strong>Mempersiapkan Pasien</strong><br />
<strong>1. Jangan salahkan anak,</strong> Seringkali anak  meronta-ronta  berusaha menggagalkan khitanan itu dengan tindakan fisik  semampu yang  ia bisa. Tapi jangan sekali-kali menyalahkan anak, baik  dengan  perkataan ataupun dengan hukuman fisik. Melihat anaknya tak mau  diam,  seringkali orang tua tersulut emosinya. Anak dibentak, diancam dan   bahkan kadang-kadang ada yang sampai “dihadiahi” cubitan<strong>. </strong>Hasil   dari semua bentuk intimidasi itu bisa diduga, anak justru memberontak   lebih hebat lagi. akibatnya khitanan atau sunatan berlangsung semakin   lama dan semakin sulit. Perlu diingat bahwa ketidaksiapan anak sebagian   besar diakibatkan oleh ketidaksiapan orang tua. Pemberontakan itu tentu   tidak akan muncul jika sejak jauh-jauh hari orang tua telah melakukan   pendekatan yang tepat pada anak.<br />
<strong>2.Jangan bohongi anak,</strong> katakan sejujurnya dengan  cara  sehalus mungkin bahwa akan timbul sedikit rasa nyeri saat  penyuntikan  obat anestesi (kebal) dilakukan. Berikan pula motivasi agar  anak punya  tekad dan keberanian untuk dikhitan atau sunat. Ajarkan anak  untuk  mengalihkan rasa takut selama khitanan berlangsung. Ada yang   melakukannya dengan <em>mengaji, berdoa </em>atau bercerita tentang   hal-hal yang menyenangkan pada orang tua yang mendampinginya. Cara-cara   seperti itu seringkali terbukti ampuh untuk menenangkan anak. Kalaupun   anak masih menagis biarkan saja dan tidak perlu memaksanya untuk diam.   Sepanjang tidak meronta, tangisan anak pada umumnya tidak menghambat   kelancaran khitan. Dampingi dan besarkan hatinya dan jagalah agar anak   tidak gelisah.<br />
<strong>3. Jangan meletakkan instrumen di tempat yang mudah terlihat,</strong> anak terkadang sudah down ketika melihat peralatan medis yang bagi   mereka sangat menakutkan.<br />
<strong>4. Usahakan jangan didampingi orangtua agar anak tidak  cengeng.</strong><br />
<strong>5.  Jaga kondisi kesehatan anak,</strong> Sambil menyiapkan   kondisi psikis anak siapkan pula kondisi fisiknya. Jaga kesehatan anak   sebelum adan sesudah di khitan atau sunat agar proses penyembuhan bisa   berlangsung lancar. Selain itu, sebelum pelaksanaan khitan ada baiknya   dilakukan wawancara oleh tenaga medis untuk menggali ada tidaknya   kondisi-kondisi tertentu yang memerlukan penanganan dokter spesialis.   Misalnya, ada gangguan pembekuan darah (Hemofilia) atau kelainan anatomi   penis seperti kelainan saluran keluar (Hipospadia).<br />
<strong>Hypospadia/epispadia</strong><br />
Hal-hal yang perlu ditanyakan/diperhatikan: Arah pancaran kencing ke   depan, atas atau bawah? Apakah penis melengkung saat ereksi? Kelainan   bentuk penis, meatus uretra eksterna, atau adanya korda?<br />
<strong>Kelainan hemostasis</strong><br />
Riwayat pendarahan lama setelah luka, Riwayat perdarahan lama setelah   cabut gigi, Riwayat gosok gigi sering berdarah, Riwayat kulit mudah   membiru bila terkena benturan ringan, Riwayat perdarahan lama pada   keluarga ketika luka dan Riwayat operasi sebelumnya.<br />
<strong>Diabetus Mellitus</strong><br />
Tanyakan trias DM (polidipsi, poliphagi, poliuri), pruritus, parestesi   (kesemutan), riwayat DM di keluarga.4. Riwayat penyakit lainmisal asma   bronkiale, epiepsi yang sewaktu-waktu bisa kambuh sehingga kita bisa   menyiapkan obat-obatan.<br />
<strong>Riwayat penyakit menular</strong><br />
semisal hepatitis B,C,D, HIV positif, AIDS.<br />
<strong>Riwayat alergi obat</strong><br />
Riwayat reaksi gatal-gatal, kemerahan, pusing, pingsan setelah mendapat   suntikan atau obat tertentu. Bila alergi iodin bisa diganti savlon   sebagai antiseptiknya.<br />
Selain dilakukannya berbagai macam pemeriksaan penunjang terhadap   pasien, hal lain yang sangat penting terkait dengan aspek hukum dan   tanggung jawab dan tanggung gugat, yaitu <em><strong>Inform Consent</strong></em>.   Baik pasien maupun keluarganya harus menyadari bahwa tindakan medis,   operasi sekecil apapun mempunyai risiko. Oleh karena itu setiap pasien   yang akan menjalani tindakan medis, wajib menuliskan surat pernyataan   persetujuan dilakukan tindakan medis (pembedahan dan anastesi).<strong> </strong></p>
<h3>Peralatan Khitan</h3>
<p>Peralatan yang digunakan adalah sebagai berikut  :</p>
<ol>
<li>Minor set/Sirkumsisi Set terdiri dari : (a) gunting dengan ujung   tajam dan tumpul, (b) pinset anatomis, (c) Klem lurus 3 buah, (d) Klem   bengkok (mosquito) 1 buah, (e) Neddle holder 1 buah, (f) Duk steril   bolong, (g) handskun steril ukuran sesuai tangan.</li>
<li>Wadah stainles untuk meletakkkan minor set (semuanya harus dalam   kondisi steril)</li>
<li>Jarum cutting ukuran kecil-sedang dan benang cat-gut plain ( lebih   baik lagi bila ada yang atraumatik)</li>
<li>Povidone iodine 10 % dituang secukupnya dalam mangkok (cawan)   khusus.</li>
<li>Spuit 3 cc dan lidocain HCL 2%, lidocain comm (campuran dengan   epinefrin) atau Pehacain serta Adrenalin yang sudah dimasukkan dalam   spuit (untuk persiapan jika syok anafilaktik). Anestesi Spray seperti   etyl kloride terkadang juga diperlukan.</li>
<li>Kassa steril secukupnya</li>
<li>Plester</li>
<li>Sofratule</li>
<li>Tempat sampah</li>
</ol>
<p>10.  Meja untuk pasien berbaring beserta perlaknya dan kipas angin,   pencahayaan yang baik atau headlamp.</p>
<p><strong>LANGKAH KEDUA ; ASEPSIS DAN PEMBIUSAN (ANESTESI)</strong><br />
Jepit kasa steril dengan klem lalu celupkan kedalam povidone iodine   dalam mangkok (cawan). Bersihkan penis (kemaluan) dan daerah sekitarnya   secara sentrifugal (melingkar mulai dari tengah ke bagian luar).  Setelah  3-5 menit bilas dan bersihkan  dengan cairan fisiologis steril  (misal.  NaCl fisiologis). Letakkan kain duk steril berlubang pada  daerah genital  tersebut untuk melindungi daerah disekitarnya agar tidak  terkotori  selama proses khitan berlangsung.<br />
Sirkumsisi pada umumnya menggunakan anestesi (pembiusan) lokal,  teknik  anastesi yang dipakai adalah blok anestesi, infiltrasi atau  gabungan  keduanya. Obat Anestesi yang banyak digunakan adalah Lidokain  HCL2%,  baik yang ditambah adrenalin (Pehacain) ataupun tidak. Untuk  anestesi  infiltrasi dapat diencerkan sampai 0,5% dengan aquabides,  dimaksudkan  untuk mengurangi resiko intoksikasi obat. Dapat pula  lidokain dioplos  dengan markain dengan perbandingan 50-70:30-50, untuk  mendapatkan onset  cepat dan durasi yang lama.<br />
Reaksi toksik dapat terjadi karena kesalahan penyuntikan sehingga  obat  masuk ke pembuluh darah atau karena dosis yang terlampau tinggi.<br />
Secara anatomis, cabang-cabang saraf yang mempersarafi penis berada   pada sekitar jam 11 dan jam 1, cabang cabangnya sekitar di jam 5, jam 7   serta daerah frenulum.<br />
Lokasi penyuntikan adalah sekitar ½ – 2/3 proksimal batang penis  secara  subkutis agak kedalam sedikit agar obat masuk ke tunika  albuginea.</p>
<p><strong>Teknik Infiltrasi</strong> merupakan metode anestesi yang   paling banyak digunakan caranya adalah :</p>
<ol>
<li>Setelah diisi dengan cairan anestesi (misal.lidokain murni atau  yang  sudah dicampur dengan epinefrin) jarum disuntikan di daerah  pangkal  atas penis (penis bagian dorsum proksimal) secara sub kutan.  Gerakkan  jarum ke samping kanan lalu aspirasi untuk memastikan tidak  ada darah  yang ikut tersedot yang menandakan bahwa jarum tidak masuk  pembuluh  darah.</li>
<li>Tarik jarum sambil menginjeksikan cairan anestesi, jarum jangan   sampai keluar.</li>
<li>Arahkan jarum ke samping kiri pangkal penis, ulangi seperti bagian   kanan tadi.</li>
<li>Jarum kemudian diinjeksikan di daerah pangkal bawah penis (penis   bagian ventral) dan lakukan infiltrasi seperti diatas sehingga pada   akhirnya terbentuk <em>Ring Block</em> <em>Anestesi.</em></li>
<li>Massage penis, karena obat anestesi membutuhkan waktu untuk bekerja.   Tunggu 3-5 menit kemudian dilakukan test dengan menjepit ujung   preputium dengan klem. Apabila belum teranestesi penuh ditunggu sampai   dengan anestesi bekerja kira-kira 3-5 menit berikutnya.</li>
<li>Pada batas tertentu bila dipandang perlu dapat dilakukan tambahan   anestesi.</li>
</ol>
<p><strong>Tehnik Blok Anestesi</strong> bertujuan memblok semua  impuls  sensorik dari batang penis melalui pemblokiran nervus pudendus  yang  terletak dibawah fascia Buch dan ligamentum suspensorium dengan  cara  memasukkan cairan anestesi dengan jarum tegak lurus sedikit diatas   pangkal penis, diatas simfisis osis pubis sampai menembus fasia Buch   (sampai terasa “seperti menembus kertas”).</p>
<p><strong>LANGKAH KETIGA ; RELEASE (MELEPASKAN PERLENGKETAN DAN   MEMBERSIHKAN KOTORAN SMEGMA)</strong><br />
Yakni melepaskan perlengketan antara kulup (preputium) dengan kepala   penis (glans) serta membersihkan kotoran (smegma) yang biasanya menumpuk   dan berwarna putih seperti lemak. Hal ini dilakukan sampai  perlengketan  sekeliling perbatasan mukosa dan gland penis harus  benar-benar bebas /  lepas seluruhnya. Ciri perlengketan sudah lepas  adalah sudah terlihat  batas mukosa-batang penis dan sulkus korona  glandis secara utuh,  terlihat sebagai sudut tumpul yang melingkar  sepanjang lingkaran penis.<strong> </strong></p>
<div><strong> <a rel="attachment wp-att-1334" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1334"><img title="smegma 1" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/smegma-1.jpg?w=202&#038;h=175&#038;h=175" alt="smegma 1" width="202" height="175" /></a><br />
</strong></div>
<div><strong>Teknik klem</strong></div>
<p>Caranya,  tarik preputium ke atas (proksimal) dan masukkan klem tumpul  kedalam  preputium untuk kemudian klem dibuka-tutup sambil didorong ke  arah  perlengketan (seperti gerakan menggunting). Cara ini dilakukan   berulang-ulang kearah proksimal dan lateral sampai terlihat korona   glandis (lingkaran kepala penis) dan pangkal mukosa prepusium di   sekeliling korona glan penis.<strong> </strong><br />
Keuntungan tehnik ini adalah dapat membebaskan perlengketan dengan   cepat sedangkan kekurangannya adalah dapat menyebabkan lecet didaerah   gland dan mukosa. Yang harus diperhatikan dalam tehnik ini bahwa ujung   klem harus benar-benar tumpul dan tidak boleh masuk ke lubang kencing   (urethra).<br />
<strong>Teknik kasa</strong><strong> </strong><br />
Caranya sama, preputium ditarik dengan tangan kiri ke arah proksimal   sampai meregang sehingga terlihat perlengketan, tangan kanan memegang   kasa steril untuk membebaskan perlengketan. Kemudian daerah perlengketan   didorong/ditekan dengan kasa dan didorong ke arah proksimal sehingga   perlengketan terlepas sedikit demi sedikit. Keuntungan tehnik ini adalah   minimnya resiko lecet atau trauma pada gland penis, namun kerugiannya   adalah prosesnya memakan waktu relatif lama.<strong> </strong></p>
<p><strong>Membersihkan smegma</strong></p>
<p>Smegma yaitu sekret dari kelenjar yang dapat mengeras, berupa   butiran-butiran putih seperti kapur/lemak yang berkumpul antara mukosa   dan gland penis, utamanya didaerah korona glandis. Membersihkannya   dengan didorong/ditekan dengan kasa steril sedikit demi sedikit. Namun   jika smegma sulit dilepaskan basahilah kasa dengan povidon iodin   kemudian lakukan cara yang sama dengan diatas. Jika dengan cara ini   smegma masih sulit terlepas, dapat diatasi dengan klem mosquito dengan   cara menjepit gumpalan smegma satu persatu, kemudian bersihkan dengan   kasa yang telah dicelup povidon iodin 10%.</p>
<p><strong>LANGKAH KEEMPAT ; INSISI (MEMBUANG PREPUTIUM/KULUP) DAN   HEMOSTASIS (MENGONTROL PERDARAHAN)</strong><br />
Langkah ini merupakah langkah utama dalam pelaksanaan khitan.</p>
<ol>
<li>Baca Bismillah…</li>
<li>Lakukan test kembali untuk memastikan efek anestesi sudah bekerja   dengan baik caranya dengan menjepit ujung preputium dengan klem, jika   pasen terdiam berarti sudah teranestesi. Tips : Jangan menanyatakan   kepada pasen “Apakah terasa sakit?” karena 99% pasen terutama anak-anak   akan menjawab “Ya” , jadi lihat saja reaksi tubuhnya kalau masih sakit   pasti akan bergerak/mengerang.</li>
<li>Tandai batas insisi dengan menjepit kulit prepusium dengan   klem/pinset Prepusium dijepit klem pada jam 11, 1 sedangkan pada jam 6   ditarik ke distal. Preputium dijepit dengan klem bengkok dan frenulum   dijepit dengan kocher.</li>
</ol>
<p><a rel="attachment wp-att-1336" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1336"><img title="circumcision-04.jpg" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/circumcision-04.jpg?w=275&#038;h=185&#038;h=185" alt="circumcision-04.jpg" width="275" height="185" /></a><br />
4.  Preputium diinsisi pada jam 12 diantara jepitan klem  dengan  menggunakan gunting kearah sulcus coronarius, sisakan mukosa  kulit  secukupnya dari bagian distal sulcus pasang tali                              kendali.<br />
<a rel="attachment wp-att-1337" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1337"><img title="dorsum1-300x269" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum1-300x269.jpg?w=300&#038;h=269&#038;h=269" alt="dorsum1-300x269" width="300" height="269" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-1338" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1338"><img title="dorsum2-300x267" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum2-300x267.jpg?w=300&#038;h=267&#038;h=267" alt="dorsum2-300x267" width="300" height="267" /></a><br />
5.  Pindahkan klem (dari jam 1 dan 11 ) ke ujung distal   sayatan (jam 12 dan 12’) Insisi meingkar kekiri dan kekanan dengan arah   serong menuju frenulum di distal penis (pada frenulum                               insisi  dibuat agak meruncing (huruf V), buat tali kendali).<br />
<a rel="attachment wp-att-1339" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1339"><img title="dorsum3-300x269" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum3-300x269.jpg?w=300&#038;h=269&#038;h=269" alt="dorsum3-300x269" width="300" height="269" /></a></p>
<div><a rel="attachment wp-att-1340" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1340"><img title="dorsum4-300x266" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum4-300x266.jpg?w=300&#038;h=266&#038;h=266" alt="dorsum4-300x266" width="300" height="266" /></a> 6. Buat tali   kendali pada jam 3 dan 9 dan gunting dan rapikan kelebihan mukosa</div>
<div><a rel="attachment wp-att-1341" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1341"><img title="dorsum5-300x269" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum5-300x269.jpg?w=300&#038;h=269&#038;h=269" alt="dorsum5-300x269" width="300" height="269" /></a><a rel="attachment  wp-att-1342" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1342"><img title="dorsum61-300x269" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum61-300x269.jpg?w=300&#038;h=269&#038;h=269" alt="dorsum61-300x269" width="300" height="269" /></a></div>
<p><strong>Keterangan :</strong><br />
<strong>Jika menggunakan Metode Gullotine,</strong><br />
<strong><a rel="attachment wp-att-1343" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1343"><img title="cimcumsisi" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/cimcumsisi.jpg?w=300&#038;h=225&#038;h=225" alt="cimcumsisi" width="300" height="225" /></a><br />
</strong></p>
<ol>
<li>Tandai      batas insisi lalu pasang klem pada jam 12 dan 6  ditarik  ke distal sampai      teregang.</li>
<li>Urutlah      glans  seproksimal mungkin dan fiksasi glans dengan   tangan kiri.</li>
<li>Jepit      koher pada batas yang telah kita tandai dengan arah   melintang miring      (sekitar 40 derajat) antara jam 12 dan 6 ( jam 6   lebih distal) dan      yakinkan bahwa glans tidak terjepit.</li>
<li>Gunting      / sayat dengan bisturi dibagian atas atau bawah koher.   Jika insisi dibawah      koher, arah sisi tajam bisturi selalu menjauh   dari glans penis.</li>
<li>Lepaskan      koher dan munculkan kembali glans kemudian rapikan   sayatan terutama jika      mukosa masih panjang.</li>
</ol>
<p><a rel="attachment wp-att-1344" href="http://abuadamblog.wordpress.com/?attachment_id=1344"><img title="circumsisi2" src="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/circumsisi2.jpg?w=300&#038;h=225&#038;h=225" alt="circumsisi2" width="300" height="225" /></a><br />
<strong>HEMOSTASIS</strong><br />
Perawatan perdarahan di lakukan dengan mencari sumber perdarahan  dengan  menghapus daerah luka dengan menggunakan kasa, bila di dapatkan  sumber  perdarahan segera di jepit dengan klem/pean arteri kecil. Tarik  klem,  ligasi dengan mengikat jaringan sumber perdarahan dengan catgut.  Potong  ikatan sependek mungkin. Cari seluruh sumber perdarahan lain dan   lakukan hal yang serupa.</p>
<p><strong>LANGKAH KELIMA ; MENJAHIT LUKA DAN MEMBERIKAN OBAT</strong></p>
<ol>
<li>Frenulum (bagian penis bagian bawah)  biasanya dijahit dengan  matras  horizontal atau boleh dengan matras 8 (cross) ataupun matras   horizontal. Setelah dijahit sisakan benang untuk digunakan sebagai   kendali. Jahitan pada dorsal penis mengunakan jahitan simpul. Sisakan   benang untuk dibuat tali kendali..</li>
</ol>
<ol>
<li>Dengan menggunakan kendali untuk mengarahkan posisi penis  jahit  sekeliling luka dengan jahitan simpul (jam 12). Jahitan simpul  bisa  dilakukan pada jam 3 dan 9 atau jam 2,4, 8 dan 10. Tidak  diianjurkan  Mengikatnya terlalu erat. Tidak dianjurkan menggunakan  jahitan jelujur  (Continuous Suture). Bila telah dijahit semua maka  lihat apakah ada  bagian yang renggang yang memerlukan jahitan.</li>
<li>Setelah selesai di jahit olesi tepi luka dengan povidone   iodine/minyak habbatussauda’ yang steril, bila perlu beri dan olesi   dengan salep antibiotik. Pasang kassa steril dengan plester di bagian   bawah pangkal penis dan berfungsi sebagai penyangga. Membungkus luka   jahitan dengan kassa steril terkadang sangat menyulitkan pasien karena   harus diganti lepas beberapa hari kemudian.</li>
<li>Beberapa alat tambahan seperti modofikasi topi/celana dengan karton   pelindung bisa digunakan agar menghindari bekas khitan terkena gesekan.</li>
<li>Berikan antibiotic dan analgetik (pereda nyeri) sesuai dengan berat   badan pasien.</li>
</ol>
<p><strong>Hal yang perlu diperhatikan :</strong></p>
<ul>
<li>Luka dalam 3 hari jangan kena air.</li>
<li>Hati hati dengan perdarahan post circumsisi, bila ada segera control</li>
<li>Perbanyak istirahat</li>
<li>Bila selesai kencing hapus sisa air kencing dengan tisue atau kasa</li>
<li>Perbanyak dengan makan dan minum yang bergizi terutama yang banyak   mengandung protein (telur, daging, ikan), tidak ada larangan makan.</li>
<li>Setelah 3-5 hari post circumsisi buka perban di rumah segera   kontrol</li>
</ul>
<p><strong>Semoga Bermanfaat,</strong><br />
<strong>Bandung, 23 Jumadil Akhir 1430 H</strong><br />
<strong>Al Faqiir ilallaahi ta’ala,</strong><br />
<strong>dr.Abu Hana El-Firdan</strong></p>
<p><strong>SUMBER :</strong><br />
<strong>Dorsumsisi, Tehnik Konvensional Dorsal Slit Operation</strong>,<a href="http://uniceffcorporation.com/?page_id=213">http://uniceffcorporation.com/?page_id=213</a><br />
<strong>Evaluasi kelayakan prakhitan ( prasirkumsisi), </strong><a href="http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/evaluasi-kelayakan-prakhitan.html">http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/evaluasi-kelayakan-prakhitan.html</a><br />
<strong>Khitan Klasik atau konvensional, <a title="Khitan klasik   atau sirkumsisi taknik standar, konvensional." href="http://uniceffcorporation.com/?page_id=233"> Khitan klasik atau   sirkumsisi taknik standar, konvensional.</a></strong><strong> </strong> <a href="http://uniceffcorporation.com/?page_id=233">http://uniceffcorporation.com/?page_id=233</a><br />
<a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=kaahil.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fsunatan.blogspot.com%2F2008%2F03%2Fproses-khitanan-dengan-metode.html&amp;sref=http%3A%2F%2Fkaahil.wordpress.com%2F2009%2F06%2F18%2F5-langkah-khitan-metode-standar-sirkumsisi-konvensional%2F"><strong>Proses Khitanan dengan metode konvensional   (Guilotine),</strong> </a><a href="http://sunatan.blogspot.com/search/label/metode/teknik%20khitan">http://sunatan.blogspot.com/search/label/metode/teknik%20khitan</a><br />
<strong>Persiapan, Perlengkapan Khitan</strong> , <a href="http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/persiapan-perlengkapan-khitan.html">http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/persiapan-perlengkapan-khitan.html</a><br />
<strong>Persiapkan Khitan Atau Sunat Untuk Anak</strong> <a href="http://rayandimas.blogspot.com/2009/04/khitanan-atau-sunatan-seringkali.html">http://rayandimas.blogspot.com/2009/04/khitanan-atau-sunatan-seringkali.html</a><strong> </strong><br />
<strong>Teknik Khitan ; </strong><em>Panduan lengkap, sistimatis dan   Praktis </em>Pengarang : dr. Asep Hermana, S.ked.<strong> </strong><a href="http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/mengatasi-perlengketan-dan-membersihkan.html">http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/mengatasi-perlengketan-dan-membersihkan.html</a><strong> </strong><br />
<strong>Urutan Operasi Sirkumsisi</strong>, <a href="http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/urutan-operasi-sirkumsisi.html">http://flashcutter.blogspot.com/2008/09/urutan-operasi-sirkumsisi.html</a>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=225&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/5-langkah-khitan-metode-standar-sirkumsisi-konvensional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/khitan-wanita-blog.jpg?w=202&#38;h=299" medium="image">
			<media:title type="html">khitan-wanita-blog</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/smegma-1.jpg?w=202&#38;h=175" medium="image">
			<media:title type="html">smegma 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/circumcision-04.jpg?w=275&#38;h=185" medium="image">
			<media:title type="html">circumcision-04.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum1-300x269.jpg?w=300&#38;h=269" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum1-300x269</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum2-300x267.jpg?w=300&#38;h=267" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum2-300x267</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum3-300x269.jpg?w=300&#38;h=269" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum3-300x269</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum4-300x266.jpg?w=300&#38;h=266" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum4-300x266</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum5-300x269.jpg?w=300&#38;h=269" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum5-300x269</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/dorsum61-300x269.jpg?w=300&#38;h=269" medium="image">
			<media:title type="html">dorsum61-300x269</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/cimcumsisi.jpg?w=300&#38;h=225" medium="image">
			<media:title type="html">cimcumsisi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kaahil.files.wordpress.com/2009/06/circumsisi2.jpg?w=300&#38;h=225" medium="image">
			<media:title type="html">circumsisi2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUROTTAL AL-QUR’AN</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/murottal-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/murottal-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 14:04:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Sumber Download Murottal Al Qur’an mp3 Abdul Azeez al-Ahmad Abdul Baset Abdul Samad [Mujawwad] Abdul Baset Abdul Samad [Warsh] Abdullah Ali Jabir [Studio] Abdullah Basfar Abdul Muhsin al-Qasim Abdur-Rahman as-Sudais Abdur-Rashid Sufi [Soosi] Abu Bakr al-Shatri [Soosi]Ahmed ibn Ali al-Ajmy Ali Abdur-Rahman al-Huthaify Dr. Shawqy Hamed [Murattal] Hamad Sinan Ibrahim Al-Jibrin Maher al-Muaiqly Mahmoud Khalil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=220&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" alt="" width="135" height="45" /></p>
<h3><a href="http://www.darussalafsolo.co.cc/2009/12/download-murottal-al-quran-mp3_29.html" target="_blank">Sumber Download Murottal Al Qur’an mp3</a></h3>
<p><!-- #fullpost{display:inline;} --><a href="http://quranicaudio.com/quran/21" target="_blank">Abdul Azeez al-Ahmad</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/50" target="_blank">Abdul Baset Abdul Samad [Mujawwad]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/54" target="_blank">Abdul Baset Abdul Samad [Warsh]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/69" target="_blank">Abdullah Ali Jabir [Studio]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/2" target="_blank">Abdullah Basfar</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/11" target="_blank">Abdul Muhsin al-Qasim</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/7" target="_blank">Abdur-Rahman as-Sudais</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/60" target="_blank">Abdur-Rashid Sufi [Soosi]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/3" target="_blank">Abu Bakr al-Shatri [Soosi]</a><a href="http://quranicaudio.com/quran/19" target="_blank">Ahmed ibn Ali al-Ajmy</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/8" target="_blank">Ali Abdur-Rahman al-Huthaify</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/74" target="_blank">Dr. Shawqy Hamed [Murattal]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/64" target="_blank">Hamad Sinan</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/28" target="_blank">Ibrahim Al-Jibrin</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/65" target="_blank">Maher al-Muaiqly</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/78" target="_blank">Mahmoud Khalil Al-Husary [Doori]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/70" target="_blank">Muhammad Abdul-Kareem</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/26" target="_blank">Muhammad al-Mehysni</a><a href="http://quranicaudio.com/quran/79" target="_blank">Muhammad Hassan</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/6" target="_blank">Muhammad Siddiq al-Minshawi</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/71" target="_blank">Mustafa al-`Azawi</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/13" target="_blank">Saad al-Ghamdi</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/17" target="_blank">Sahl Yasin</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/80" target="_blank">Salah Al-Hashim</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/35" target="_blank">Saleh al Taleb</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/20" target="_blank">Sudais and Shuraym</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/15" target="_blank">Abdul Bari ath-Thubaity</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/37" target="_blank">Abdul Baset  Abdul Samad [Murattal]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/24" target="_blank">Abdullah Ali Jabir</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/1" target="_blank">Abdullah Awad al-Juhani</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/72" target="_blank">Abdullah Khayat</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/40" target="_blank">Abdul Wadud Haneef</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/62" target="_blank">Abdur-Rashid Sufi [Khalaf]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/68" target="_blank">Abdur-Razaq bin Abtan al-Dulaimi [Mujawwad]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/81" target="_blank">Adel Kalbani</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/55" target="_blank">Al-Hussayni Al-’Azazy (with Children)</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/44" target="_blank">Aziz Alili</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/14" target="_blank">Fares Abbad</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/27" target="_blank">Hani ar-Rifai</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/9" target="_blank">Khalid al-Qahtani</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/16" target="_blank">Mahmoud Khalil Al-Husary</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/5" target="_blank">Mishari Rashid al-`Afasy</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/53" target="_blank">Muhammad al-Luhaidan</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/22" target="_blank">Muhammad Ayyub</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/12" target="_blank">Muhammad Jibreel</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/41" target="_blank">Muhammad Siddiq al-Minshawi [Mujawwad]</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/10" target="_blank">Nabil ar-Rifai</a></p>
<p><a href="http://quranicaudio.com/quran/61" target="_blank">Sadaqat `Ali</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/43" target="_blank">Salah al-Budair</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/18" target="_blank">Salah Bukhatir</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/4" target="_blank">Sa`ud ash-Shuraym</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/23" target="_blank">Tawfeeq ibn Sa`id as-Sawa’igh</a></p>
<p>TARAWIH MAKKAH DAN  MADINAH<br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/25" target="_blank">Madinah Tarawih 1419</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/46" target="_blank">Madinah Tarawih 1423</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/30" target="_blank">Madinah Tarawih 1426</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/33" target="_blank">Madinah Tarawih 1427</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/73" target="_blank">Madinah Tarawih 1428</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/63" target="_blank">Makkah Tarawih 1424</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/45" target="_blank">Makkah Tarawih 1425</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/29" target="_blank">Makkah Tarawih 1426</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/34" target="_blank">Makkah Tarawih 1427</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/59" target="_blank">Makkah Tarawih 1428</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/77" target="_blank">Makkah Tarawih 1429</a><br />
<a href="http://quranicaudio.com/quran/82" target="_blank">Makkah Tarawih 1430</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=220&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/murottal-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kitab Ulama`</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kitab-ulama/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kitab-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 13:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Mau Kitab Ulama Yang Lengkap ? Klik Disini… ﻿ abdul aziz bin abdullah ar rajhi 4,371 KB 12 file abdul aziz riyas 2,862 KB 9 file Abdul malik al qasimi 279 KB 4 file abdul muhsin al-abad 434 KB 7 filea bdullah bin shalfiq ath-thafiri 297 KB 3 file Abdullah bin Sholeh al fauzan 637 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=214&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><img class="aligncenter" src="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" alt="" width="135" height="45" /></h2>
<h2><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Mau Kitab Ulama Yang Lengkap ?   Klik Disini…</a></h2>
<p>﻿ <a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abdul aziz bin abdullah ar   rajhi 4,371 KB 12 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abdul aziz riyas 2,862 KB 9   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abdul malik al qasimi 279 KB 4   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abdul muhsin al-abad 434 KB 7   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">a</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">bdullah bin shalfiq   ath-thafiri 297 KB 3 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abdullah bin Sholeh al fauzan   637 KB 5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abdurahman asa’di 5,763 KB 6   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abdurahman asy syuhaimi 2,166   KB 11 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abdurrahman al ma’lami 90 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abu abdullah Al-madani 370 KB   9 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abu abdullah dzahabi 372 KB 7   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abu hamid falasi 355 KB 8   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abu ja’far ath thahawi 100 KB   1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abu muadz salafy 1,194 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">abu muhammad izuddin   as-salafy 204 KB 3 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abu syamah 727 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Abu ya’la al hanbali 548 KB 2   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ad dausari 113 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ahmad al ahmadi 89 KB 3 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">ahmad bin yahya an-najmi 478   KB 5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">ahmad umar bazemool 1,131 KB 6   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Al mawardi 598 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Al mazi 5,576 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ali bin abdul aziz sabil 114   KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Amin Asy syinqithi 4,111 KB 3   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Az zakarsyi 1,818 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Bakr bin abdullah abdul zaid   478 KB 8 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Hafidz Al-hakami 28 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Hammud at-tuwajiri 107 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu abdil barr 6,790 KB 6   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu abdul hadi al hanbali   579 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu Abi Dunya 785 KB 8 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu abi hatim ar razi 847 KB   1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu abil izz al hanafi 428   KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu askari 6,272 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu bazz 6,536 KB 23 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu daqi’il idd 958 KB 2   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu dhawiin 678 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu hajar asqalani 38,712 KB   17 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu hajar haitsami 4,254 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu hazm 7,249 KB 5 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu hibban al-basuni 3,721   KB 5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu hisyam 1,939 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu ishaq 197 KB 1 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu jarir thabari 11,483 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu katsir 11,216 KB 9 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu khuzaimah 973 KB 3 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu majah 566 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu muflih 1,333 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu qudamah al maqdisi 9,724   KB 6 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu rajab hanbali 4,720 KB   15 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnu taimiyah 20,671 KB 58   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnul arabi 2,370 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnul atsir 10,543 KB 4 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnul jauzi 10,541 KB 13 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ibnul qayyim 11,554 KB 39   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ihsan ilaihi zahir 1,044 KB 5   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam abu daud 809 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam adz-dzahabi 11,265 KB 12   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam ahmad 4,638 KB 8 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam al baghawi 3,201 KB 2   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam Al-Barbahary 96 KB 1   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam As-Shobuni 3,051 KB 2   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam baihaqi 0 KB 0 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam Bukhari 7,387 KB 11 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam daraquthni 3,127 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam hakim an-naisaburi 4,269   KB 5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam ibnul mundziri 0 KB 0   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam malik bin anas 380 KB 1   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam manawi 7,203 KB 2 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam muslim 4,096 KB 4 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam nasa’i 3,854 KB 10 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam nawawi 11,643 KB 8 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam Qurtubi 6,416 KB 2 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam Shan’ani 1,581 KB 4 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam suyuti 16,943 KB 26 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam syafe’i 4,053 KB 6 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam syakhawi 1,457 KB 4 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam syatibi 1,603 KB 4 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam syaukani 11,707 KB 14   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam thabrani 3,590 KB 6 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Imam tirmidzi 836 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ismail bin muhammad anshari   100 KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Jalaludin al muhali 1,441 KB 2   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Jamal bin farhan al haritsi 8   KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Khalid bin dhahawi al thafiri   332 KB 8 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">khatib al-bagdadi 5,208 KB 9   file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">lajnah daimah 1,158 KB 6 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Maqdisi 185 KB 1 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad al khumais 99 KB 3   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad amin bin ali   al-jami’ 918 KB 5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin Abdul Wahab   2,292 KB 17 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin ahmad afifi 55   KB 2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin ahmad as   safarini al hanbali 794 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin ibrahim ali   syaikh 3,062 KB 4 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin ismail shan’ani   1,464 KB 2 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin muflih al   maqdisi 1,476 KB 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad bin Sholeh   al-utsaimin 44,981 KB 71 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad jamil zenu 317 KB 6   file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muhammad Nashiruddin   Al-Albani 12,251 KB 52 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Muqbil bin hadi   1,469 KB               8 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Rabie’ bin hadi al-madkhali   19,180 KB      64 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Salim al ‘ajami    500 KB     17 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Sholeh bin abdul aziz ali   syaikh   5,990 KB 60 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Sholeh Fauzan al-fauzan    15,405 KB          24 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Sidiq hasan khan  673 KB                 1 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Soleh bin said suhaimi    113   KB   2 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Sulaiman bin abdullah bin muh   bin abdul wahab  546 KB 3 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ubaid bin abdullah al-jabiri    347 KB           5 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">wahid abdul salam bali   56   KB     2 file</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Yahya bin ma’in                   350 KB   2 file</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Ad durur bahiyah fil masail   fiqiyah.zip     61 KB     File ZIP</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Download ‘Ad durur bahiyah   fil masail fiqiyah.zip’</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Al-Qoulul Mufiid – Muhammad   bin sholeh al-utsaimin.rar              2,034 KB File</a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Download ‘Al-Qoulul Mufiid –   Muhammad bin sholeh al-utsaimin.rar’</a></p>
<p><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank"></a><a href="http://www.4shared.com/dir/13978439/7857ec1e/Kitab.html" target="_blank">Hilyah thalabul ilmi.zip </a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=214&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kitab-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Al-Qur^an dan terjemahan dalam berbagai versi Bahasa</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/al-quran-dan-terjemahan-dalam-berbagai-versi-bahasa/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/al-quran-dan-terjemahan-dalam-berbagai-versi-bahasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 13:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Al-Qur^an dan terjemahan dalam berbagai versi Bahasa The Holly Quran French LE NOBLE CORAN et la traduction en langue française de ses sens Français (French) .pdf The Holly Quran Deutsch Der edle Qur’an und die Übersetzung seiner Bedeutungen in die deutsche Sprache Deutsch (German) .pdf The Holy Quran Malayalam .pdf The Holly Quran Greek TO [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=212&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://abu-adam.blogspot.com/2010/06/al-quran-dan-terjemahan-dalam-berbagai.html">Al-Qur^an  dan terjemahan dalam berbagai versi Bahasa</a></h3>
<ol>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14982830/f1577601/The_Holly_Quran_French__LE_NOBLE_CORAN_et_la_traduction_en_langue_franaise_de_ses_sens__Franais__French___.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holly Quran French LE NOBLE CORAN et la traduction en langue française   de ses sens Français (French) .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14984005/8168df29/The_Holly_Quran_Deutsch_Der_edle_Quran_und_die_bersetzung_seiner_Bedeutungen_in_die_deutsche_Sprache__Deutsch__German___.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holly Quran Deutsch Der edle Qur’an und die Übersetzung seiner   Bedeutungen in die deutsche Sprache Deutsch (German) .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14984105/80aab51e/The_Holy_Quran_Malayalam_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Malayalam .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14984658/86232b63/The_Holly_Quran_Greek_TO_IEPO_KOPANIO_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holly Quran Greek TO IEPO KOPANIO .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14984681/4a51ed8a/The_Holy_Quran_Russian_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Russian .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/14984685/4d3c2993/The_Virtues_of_the_Holy_Quran_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Virtues of the Holy Quran .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15015221/8363f2b4/The_Holy_Quran_Uyghur.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Uyghur.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15015627/6d09ff5d/The_Holy_Quran_Macedonian_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Macedonian .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15015744/a3986356/The_Holy_Quran_Zulu__NC__.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Zulu NC .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15016681/6c301d0c/The_Holy_Quran_Kazakh_____.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Kazakh Қазақ тілі Құран Кәрим .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15018064/668bcf8c/The_Holy_Quran_Hausa_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Hausa .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15020859/bf10e375/The_Holy_Quran_Korean_________.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Korean 한국어 성 꾸란의 한국어 번역 및 해설 .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15022155/137e5c5a/The_Holy__Quran_Thai__.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Thai .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15022545/d6cc5c7/The_Holy_Quran_Philippine_Tagalog_Quran_Amma_Part.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Philippine Tagalog Quran Amma Part.pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15025203/18fb8bca/The_Holy_Quran_Persian___________Persian__.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Persian قرآن كريم وترجمة معاني آن بزبان فارسي فارسي   (Persian) .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15034063/c8f9b6f7/The_Holly_Quran_Spanish_EL_NOBLE_CORAN_Y_SU_TRADUCCION_COMENTARIO__Espaol__Spanish____.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holly Quran Spanish EL NOBLE CORAN Y SU TRADUCCION COMENTARIO Espaٌol   (Spanish) .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15662270/70bd31d3/The_Holy_Quran_Chinese_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Chinese .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15664543/e2bd7af3/The_Holy_Quran_Yoruba_.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Yoruba .pdf</a></li>
<li><a href="http://www.4shared.com/account/file/15666152/21a11b73/The_Holy_Quran_Swedish_Al-Ftihah_och_Djuz_Amma_tillsammans_med_versttningen_av_dess_versers_betydelser_p_svenska__Svenska__Swedish___.html?sId=vC40PHzzcs1XYJHH">The   Holy Quran Swedish Al-Fâtihah och Djuz ‘Amma tillsammans med </a></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=212&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/al-quran-dan-terjemahan-dalam-berbagai-versi-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biografi</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/biografi/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/biografi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 13:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[SUMBER URL UTAMA : http://ahlulhadist.wordpress.com/ Silahkan Donlot.. Keluarga Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم Istri- istri Nabi زوجات النبي Khadijah binti Khuwailid (wafat 3 SH) Zainab binti Khuzaimah (wafat 1 SH) Aisyah binti Abu Bakar (wafat 57 H) Hafsah binti Umar (wafat 45 H) Juwairiah binti Harits bin Abu Dhirar (wafat 56 H) Maimunah binti Harits [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=208&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>SUMBER URL UTAMA : <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com/">http://ahlulhadist.wordpress.com/</a></strong></h2>
<p><strong>Silahkan  Donlot..</strong></p>
<h2><strong><a title="Permanent Link:  Keluarga Rasulullah" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/28/keluarga-rasulullah-%d8%b5%d9%84%d9%89-%d8%a7-%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%b9%d9%84%d9%8a%d9%87-%d9%88%d8%b3%d9%84%d9%85/">Keluarga Rasulullah</a></strong></h2>
<div><strong>صلى ا لله عليه وسلم</strong></div>
<p><strong>Istri-  istri Nabi</strong><strong> زوجات</strong><strong> النبي</strong><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=95">Khadijah   binti Khuwailid (wafat 3 SH)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=85">Zainab   binti Khuzaimah (wafat 1 SH)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=103">Aisyah   binti Abu Bakar (wafat 57 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=100">Hafsah   binti Umar (wafat 45 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=96">Juwairiah   binti Harits bin Abu Dhirar (wafat 56 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=94">Maimunah   binti Harits (wafat 50 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=93">Mariah   Qibtiah (wafat 16 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=90">Saudah   binti Zam`ah (wafat 23 H/ 643 M)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=89">Sofiah   binti Huyai bin Akhtab (wafat 50 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=87">Ummu   Habibah binti Abu Sofyan (wafat 44 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=58">Ummu   Salamah (wafat 57 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=59">Zainab   binti Jahsy (wafat 20 H)</a></strong></li>
</ul>
<p><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=92">Putra-Putri   Nabi</a></strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=102">Al-  Qasim  bin Muhammad</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=84">Zainab   binti Muhammad (wafat 8 H.)</a></strong><strong> </strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=91">Ruqayyah   binti Muhammad (wafat 2 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=86">Ummu   Kultsum (wafat 9 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=101">Fatimah   Az-Zahra (wafat 11 H)</a></strong></li>
<li><strong>Abdullah bin Muhammad</strong><strong> <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=">(meninggal ketika kecil)</a></strong><strong> </strong></li>
<li><strong>Ibrahim bin Muhammad</strong><strong> (wafat 10 H ketika   kecil)</strong><strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong>Cucu Nabi</strong><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Abdullah bin Usman bin Affan</strong><strong> <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=">(Putra Ruqayyah)</a></strong><strong> </strong></li>
<li><strong>Ali bin Abul Ash</strong><strong> (Putra Zainab.meninggal   ketika kecil.)</strong><strong> </strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=98">Hasan bin   Ali bin Abu Talib (3-50 H.)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=97">Husain bin   Ali bin Abu Talib (4-61 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=75">Zainal   Abidin (wafat 93H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=88">Ummi   Kultsum binti Ali bin Abu Thalib (wafat.75H)</a></strong></li>
</ul>
<p><strong>Paman Nabi</strong><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=105">Abbas  bin  Abdul Mutalib (wafat 32 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=104">Abu   Thalib bin Abdul Muthalib (wafat 3 SH)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=99">Hamzah bin   Abdul Mutalib (wafat 3 H)</a></strong></li>
</ul>
<h2><a title="Permanent Link: Para Ulama  Ahlul Hadits" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/30/para-ulama-ahlul-hadist/">Para  Ulama Ahlul Hadits</a></h2>
<div>بسم  الله الرحمن الرحيم</div>
<div><strong>Biografi para ulama  ahlul hadits mulai dari  zaman sahabat hingga sekarang yang masyhur :</strong><strong> </strong></div>
<p><strong>1. Khalifah  ar-Rasyidin :<br />
• </strong><strong><a title="gray" href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=27">Abu Bakr Ash-Shiddiq</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=46">Umar   bin Al-Khaththab</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=74">Utsman   bin Affan</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=53">Ali   bin Abi Thalib</a></strong><strong> </strong><br />
<strong>2. Al-Abadillah :<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=77">Ibnu   Umar</a><br />
</strong><strong>• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=35">Ibnu Abbas</a><br />
</strong><strong>• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=43">Ibnu Az-Zubair</a><br />
</strong><strong>• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=80">Ibnu Amr</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=54">Ibnu   Mas’ud</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=57">Aisyah   binti Abubakar</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=58">Ummu   Salamah</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=59">Zainab   bint Jahsy</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=60">Anas   bin Malik</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=73">Zaid   bin Tsabit</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=242">Abu   Hurairah</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=295">Jabir   bin Abdillah</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=298">Abu   Sa’id Al-Khudri</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=61">Mu’adz   bin Jabal</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=301">Abu   Dzarr al-Ghifari</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=302">Sa’ad   bin Abi Waqqash</a></strong><strong> </strong><br />
• <strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=299">Abu Darda’</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong>3. Para Tabi’in :<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=47">Sa’id   bin Al-Musayyab wafat 90 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=56">Urwah   bin Zubair wafat 99 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=315">Sa’id   bin Jubair wafat 95 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=75">Ali   bin Al-Husain Zainal Abidin wafat 93 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=63">Muhammad   bin Al-Hanafiyah wafat 80 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=322">Ubaidullah   bin Abdillah bin Utbah bin Mas’ud wafat 94 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=323">Salim   bin Abdullah bin Umar wafat 106 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=23">Al-Qasim   bin Muhammad bin Abi Bakr Ash Shiddiq </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=44">Al-Hasan   Al-Bashri wafat 110 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=67">Muhammad   bin Sirin wafat 110 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=42">Umar   bin Abdul Aziz wafat 101 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=300">Nafi’   bin Hurmuz wafat 117 H </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=303">Muhammad   bin Syihab Az-Zuhri wafat 125 H </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=349">Ikrimah   wafat 105 H </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=350">Asy   Sya’by wafat 104 H </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=351">Ibrahim   an-Nakha’iy wafat 96 H </a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=352">Aqamah   wafat 62 H</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong>4. Para Tabi’ut   tabi’in :<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=39">Malik   bin Anas wafat 179 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=62">Al-Auza’i   wafat 157 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=64">Sufyan   bin Said Ats-Tsauri wafat 161 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=316">Sufyan   bin Uyainah wafat 193 H</a></strong><strong><br />
</strong><strong> </strong><strong>• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=317">Al-Laits bin Sa’ad wafat   175 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=353">Syu’bah   ibn A-Hajjaj wafat 160 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=38">Abu   Hanifah An-Nu’man wafat 150 H</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong>5. Atba’   Tabi’it Tabi’in : </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=">Setelah para tabi’ut   tabi’in</a></strong><strong>:<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=68">Abdullah   bin Al-Mubarak wafat 181 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=325">Waki’   bin Al-Jarrah wafat 197 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=326">Abdurrahman   bin Mahdy wafat 198 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=324">Yahya   bin Sa’id Al-Qaththan wafat 198 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=20">Imam   Syafi’i wafat 204 H</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong>6. Murid-Murid   atba’ Tabi’it Tabi’in :<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=16">Ahmad   bin Hambal wafat 241 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=329">Yahya   bin Ma’in wafat 233 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=327">Ali   bin Al-Madini wafat 234 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=330">Abu   Bakar bin Abi Syaibah Wafat 235 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=345">Ibnu   Rahawaih Wafat 238 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=346">Ibnu   Qutaibah Wafat 236 H</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong>7. Kemudian   murid-muridnya seperti:<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=389">Al-Bukhari   wafat 256 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=390">Muslim   wafat 271 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=338">Ibnu   Majah wafat 273 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=331">Abu   Hatim wafat 277 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=332">Abu   Zur’ah wafat 264 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=37">Abu   Dawud : wafat 275 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=69">At-Tirmidzi   wafat 279</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=71">An   Nasa’i wafat 234 H</a></strong><strong> </strong><br />
<strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong>8. Generasi   berikutnya : orang-orang generasi berikutnya yang berjalan di jalan   mereka adalah:<br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=333">Ibnu   Jarir ath Thabary wafat 310 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=334">Ibnu   Khuzaimah wafat 311 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=354">Muhammad   Ibn Sa’ad wafat 230 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=335">Ad-Daruquthni   wafat 385 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=48">Ath-Thahawi   wafat 321 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=33">Al-Ajurri   wafat 360 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=343">Ibnu   Hibban wafat 342 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=344">Ath   Thabarany wafat 360 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=339">Al-Hakim   An-Naisaburi wafat 405 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=79">Al-Lalika’i   wafat 416 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=72">Al-Baihaqi   wafat 458 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=348">Al-Khathib   Al-Baghdadi wafat 463 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=45">Ibnu   Qudamah Al Maqdisi wafat 620 H</a></strong><strong></strong><br />
<strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong>9. Murid-Murid   Mereka :<br />
• </strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com/?p=319" target="_blank"><strong>Ibnu Daqiq Al-led wafat 702 H</strong></a><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=41">Ibnu   Taimiyah wafat 728 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong>Al-Mizzi wafat 742 H</strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=321">Imam   Adz-Dzahabi (wafat 748 H)</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=34">Imam   Ibnul-Qoyyim al-Jauziyyah (wafat 751 H)</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=78">Ibnu   Katsir wafat 774 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong>Asy-Syathibi wafat 790 H<br />
</strong><strong>• </strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=385"><strong>Ibnu Rajab wafat   795 H</strong></a><br />
<strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong></strong><strong>10. Ulama   Generasi Akhir :</strong><strong></strong><strong><br />
</strong><strong>•</strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=391"> Ash-Shan’ani wafat 1182   H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=17">Muhammad   bin Abdul Wahhab wafat 1206 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=13">Muhammad   Shiddiq Hasan Khan wafat 1307 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=445">Al-Mubarakfuri   wafat 1427 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=52">Abdurrahman   As-Sa`di wafat 1367 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=19">Ahmad   Syakir wafat 1377 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=8">Muhammad   bin Ibrahim Alu Asy-Syaikh wafat 1389 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=18">Muhammad   Amin Asy-Syinqithi wafat 1393 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=11">Muhammad   Nashiruddin Al-Albani wafat 1420 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=22">Abdul   Aziz bin Abdillah Baz wafat 1420 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=340">Hammad   Al-Anshari wafat 1418 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=10">Hamud   At-Tuwaijiri wafat 1413 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=50">Muhammad   Al-Jami wafat 1416 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=7">Muhammad   bin Shalih Al-Utsaimin wafat 1423 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=55">Muqbil   bin Hadi Al-Wadi’i wafat 1423 H</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=9">Shalih   bin Fauzan Al-Fauzan hafidhahullah</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=32">Abdul   Muhsin Al-Abbad hafidhahullah</a></strong><strong><br />
• </strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=21">Rabi’   bin Hadi Al-Madkhali hafidhahullah</a></strong></p>
<div>Sumber: Makanatu Ahli Hadits karya   Asy-Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali dan Wujub Irtibath bi Ulama dengan   sedikit tambahan.</div>
<h2><strong> </strong><a title="Permanent  Link: Para Sahabat Rasulullah" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/27/para-sahabat-rasulullah-%d8%b5%d9%84%d9%89-%d8%a7-%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%b9%d9%84%d9%8a%d9%87-%d9%88%d8%b3%d9%84%d9%85/"><strong>Para  Sahabat Rasulullah</strong></a></h2>
<div><strong>صلى ا لله عليه وسلم</strong></div>
<ul>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=297"><strong>Abdullah  bin  Jahsy (wafat 3 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=105"><strong>Abbas bin   Abdul Muthalib (wafat 32 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=35"><strong>Abdullah   bin Abbas (wafat 68 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=80"><strong>Abdullah   bin Amru bin Ash (wafat 65 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=159"><strong>Abdullah   bin Khuzafah As Sahmi (wafat 28 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=360"><strong>Abdullah   bin Masud bin Gafil (wafat 32 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=156"><strong>Abdullah   bin Rawahah (wafat 8 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=158"><strong>Abdullah   bin Salam (wafat 43 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=77"><strong>Abdullah   bin Umar bin Khattab (wafat 73 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=157"><strong>Abdullah   bin Ummi Maktum (wafat 14 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=43"><strong>Abdullah   bin Zubair (wafat 73 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=154"><strong>Abdurrahman   bin Auf (wafat 32 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=27"><strong>Abu Bakr   Siddik (51 SH-13 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=363"><strong>Abu   Dardaa (wafat 32 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=40"><strong>Abu   Hurairah (wafat 59 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=151"><strong>Abu Musa   Asy’ari (wafat 44 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=356"><strong>Abul Ash   bin Rabi’ al Absyamial Qurasyi</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=148"><strong>Abu   Sufyan bin Harists</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=147"><strong>Abu   Thalhah An.Anshary</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=152"><strong>Abu Dzarr   Al Gifari (wafat 32 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=145"><strong>Adi bin   Hatim (wafat 68 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=53"><strong>Ali bin   Abu Thalib (23 SH-40 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=60"><strong>Anas bin   Malik bin Nadar (wafat 93 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=137"><strong>Bilal bin   Rabah Al Habasyi (wafat 20 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=135"><strong>Hakim bin   Huzam (wafat 54 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=99"><strong>Hamzah bin   Abdul Muthalib (wafat 3 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=98"><strong>Hasan bin   Ali (wafat 50 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=97"><strong>Husein bin   Ali (Wafat ..H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=133"><strong>Huzaifah   bin Yamman (wafat 36 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=131"><strong>Jakfar   bin Abu Thalib (wafat 8 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=126"><strong>Muawwiyah   bi Abu Sofyan (20 SH-60 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=61"><strong>Muaz bin   Jabal (wafat 18 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=123"><strong>Rabi’ah   bin Ka’ab</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=120"><strong>Said bin   Amir Huzaim Al Jumahi</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=357"><strong>Said bin   Zaid</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=365"><strong>Tsumamah   bin ‘Utsal</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=117"><strong>Thufeil   bin Amr Addausi</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=46"><strong>Umar bin   Khaththab (40 SH-23 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=361"><strong>Umair bin   Sa’ad</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=362"><strong>Usamah   bin Zaid</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=364"><strong>Uqbah bin   ‘Amir al Juhani</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=74"><strong>Ustman bin   Afffan (47 SH-35 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=112"><strong>Usaid bin   Hudhair</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=73"><strong>Zaid bin   Tsabit (wafat 45 H)</strong></a></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110">Para   Sahabat Rasulullah </a></strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110"><strong></strong></a><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110"><strong></strong></a><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110"><strong></strong></a><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110">Lainnya </a></strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=110">(Baca selanjutnya)</a></strong></li>
</ul>
<h2><a title="Permanent Link: Para  Shahabiyah Rasulullah" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/26/para-shahabiyah-rasulullah-%d8%b5%d9%84%d9%89-%d8%a7-%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%b9%d9%84%d9%8a%d9%87-%d9%88%d8%b3%d9%84%d9%85/"><strong>Para  Shahabiyah Rasulullah</strong></a></h2>
<div><strong>صلى ا لله عليه وسلم</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=163">Asma  binti Abu Bakar  (wafat 73 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=164">Asma   Binti Yazid Al-Anshariah (wafat 30 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=168">Asma   binti ‘Umais (Ummu Ubdillah)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=170">Asy Syfa   binti Harits</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=369">Barirah   maulah ‘Aisyah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=171">Hamnah   bintu Jahsyi</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=166">Hindun   binti ‘Utbah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=167">Khansa   binti Amru wafat 24 H</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=172">Khaulah   binti Tsa’labah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=174">Rubai bin   Ma’udz</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=368">Raihanah   binti Zaid bin Amru</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=176">Shafiyah   binti Abdul Muththalib</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=175">Sumayyah   binti Khayyath</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=452">Umamah   Bintu Abil ‘Ash</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=450">Ummu   Athiyyah Al-Anshariyah</a></strong></li>
<li><strong><em><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=177">Ummu   ‘Aiman (Barkah bintu Tsa’labah bin ‘Amr)</a></em></strong><em><strong></strong></em></li>
<li><strong><em><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=178">Ummu   Fadhl (Lubabah binti al-Haris)</a></em></strong><em><strong></strong></em></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=370">Ummu   Hani’ binti Abi Thalib</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=180">Ummu   Syuraik al Quraisyiah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=181">Ummu   Haram (Malikah binti Milhan bin Khalid Al-Anshariah) wafat 28 H</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=165">Ummu   Halim bin Harits</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=186">Ummu   Umarah (Nusaibah binti Kaab) wafat 13 H</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=182">Ummu   Ma’bad Al-Khuza’iyah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=183">Ummu   Waraqah binti Naufal</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=184">Ummu   Ruman bintu ‘Amir</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=185">Ummu   Sulaim binti Malhan</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=162">Para   Shahabiyah Rasulullah lainnya (Baca Selanjutnya)</a></strong></li>
</ul>
<h2><a title="Permanent Link: Para Tabi’in  dan Tabiut Tabi’in" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/25/para-tabiin-dan-tabiut-tabiin/"><strong>Para  Tabi’in dan Tabiut Tabi’in</strong></a></h2>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=188">Abdullah  bin Tsuaib  (Abu MuslimAl Khaulani)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=68">Abdullah   bin al-Mubarak</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=38">Abu   Hanifah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=200">Aisyah   binti Thalhah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=287">Amir Bin   Abdillah Attamimi</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=189">Atba’ bin   Abi Rabah</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=75">Zainal   Abidin bin Husain Ali Abithalib</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=44">Hasan   Al-Bashri</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=191">Muhammad   ibnu Wa’asi al Azdiy</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=67">Muhammad   bin Sirin</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=193">Rabi’ah   ar Ra’yi</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=47">Said Ibnu   al Musayaab</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=194">Said ibnu   Jubair</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=195">Salamah   ibnu Dinar</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=196">Shilah   bin Asy Syam al ‘Adawi</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=197">Syuraih   al Qadli</a></strong></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=199"><strong> </strong></a><strong></strong><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=199">Thaawus ibnu Kaisan</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=56">Urwah bin   Zubair</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=42">Umar bin   Abdul Aziz</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=290">Abdul   Malik bin Umar bin Abdul Aziz</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=23">Qosim bin   Muhammad bin Abi Bakr</a></strong></li>
</ul>
<p><strong></strong><br />
Sedangkan para Tabi’ut Tabi’in dan murid muridnya serta generasi   sesudahnya telah disebutkan pada biografi diatas antara lain seperti:<a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=39">Malik bin Anas</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=62">Imam Al Auza’I</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=64">Sufyan Ats-Tsauri</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=38">Abu Hanifah</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=20">Imam Syafee’I</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=16">Imam Hambali</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=70">Imam Muslim</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=14">Imam Bukhari</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=37">Imam Abu Dawud</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=">Imam Hatim</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=">Imam Zur’ah</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=69">Imam Tirmidzi</a>, <a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=71">Imam Nasa’i</a>.<strong> </strong>Serta   generasi berikutnya.</p>
<h2><a title="Permanent Link: Para Ulama  Salaf Lainnya" rel="bookmark" href="http://ahlulhadist.wordpress.com/2007/10/29/para-ulama-salaf-lainnya/"><strong>Para  Ulama Salaf Lainnya</strong></a></h2>
<p>لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا   يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ عَلَى   كَذَلِكَ<br />
“<em>Akan senantiasa ada sekelompok orang dari kalangan ummatku yang   menegakkan/ berdiri di atas perintah Allah, tidak akan memadhorotkan   mereka siapa yang menghina dan menyelisihi mereka sampai datang perkara   Allah (yaitu hari kiamat) dan mereka tetap dalam keadaan demikian</em>“. <em>[Muttafaqun   'alaih, hadits dari Mu'awiyah]</em></p>
<p>Para Ulama Salaf Ahlul Hadits selain yang disebutkan diatas yang  masyur  dizamannya antara lain :</p>
<ul>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=208">Imam  Abu  ‘Ubaid Al-Qasim bin Sallam (wafat 220H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=209">Ibnu Abi   Syaibah (159-235 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=24">Imam Asy   Syaukani (172-250 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=212">Imam   al-Muzanniy (wafat 264H)</a></strong></li>
<li><em><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=33">Imam   Al Ajurri (190-292H)</a></strong></em></li>
<li><em><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=392">Imam   Al Barbahari (wafat 329 H)</a></strong></em></li>
<li><em><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=285">Abdul   Qadir Al Jailani (471-561 H)</a></strong></em></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=30">Al-Hafidh Al   Mundziri 581-656H</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=15">Imam   Nawawi (631-676H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=34">Imam   Ibnul-Qoyyim al-Jauziyyah (wafat 751 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=320">Ibnu   Hajar Al ‘Asqolani (773-852 H)</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=49">Imam As   Suyuti (849-911 H)</a></strong></li>
</ul>
<p>Para Ulama sekarang yang berjalan diatas As-Sunnah yaitu:</p>
<ul>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=12"><strong>Syaikh   Ahmad An-Najmi (1346-1410.H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=296"><strong>Syaikh   Abdullah Muhammad IbnHumayd (1329-1402H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=50"><strong>Syaikh   Muhammad Aman Al-Jami (1349-1416 H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=218"><strong>Syaikh   Muhammad Dhiya`I (1940-1994.M)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=437"><strong>Syaikh   Abdullah Al Ghudayyan (1345H..H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=434"><strong>Syaikh   Ubail Al-Jabiri (1357H..H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=216"><strong>Syaikh   Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin (1349H..H)</strong></a></li>
<li><em><strong><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=286">Syaikh   Salim Bin ‘Ied Al Hilali 1377H/1957M</a></strong></em></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=210"><strong>Syaikh   Ali bin Hasan Al Halaby (1380H..H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=217"><strong>Syaikh   Abu Ubaidah Masyhur Hasan Salman (1380.H..H)</strong></a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=543"><strong>Syaikh   Abdullah Bin Abdirrahim Al-Bukhari</strong></a></li>
</ul>
<div><strong>Para</strong><strong> Ulama Sekarang  Yang  Berjalan Di Atas As-Sunnah Antara Lain:</strong></div>
<p><strong>‘Ulama Saudi Arabia:</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=18">Al ‘Allamah  asy  Syaikh Muhammad Mukhtar Amin asy Syanqithiy</a>– shohibut Tafsir  adh  wa’ul bayan. Beliau termasuk salah satu guru Syaikh Muhammad bin  Sholih  al ‘Utsaimin</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=52">Al ‘Allamah asy   Syaikh Abdurrohman bin Nashir as Sa’di</a> , pemilik kitab Tafsir   Karimur Rohman fi Kalamil Mannan atau yang lebih dkenal Tafsir as Sa’diy</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=22">Samahatusy Syaikh   al ‘allamah Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz</a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=7">Faqihul zaman al   ‘allamah asy Syaikh Muhammad bin Sholih al Utsaimin</a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=32">Al ‘allamah al   muhaddits asy syaikh Adbul Muhsin bin Hammad al ‘Abbad al Badr</a>,   Beliau termasuk ulama senior saat ini, mengajar di Masjid Nabawi.</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=9">Al ‘allamah asy   Syaikh Doktor Sholih Fauzan al Fauzan</a> anggota Haiah Kibarul ‘Ulama</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Al ‘allamah asy Syaikh   Abdul Aziz bin sholih alu Syaikh</a> mufti ‘Amm kerajaan Saudi Arabia   saat ini</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=12">Al ‘allamah al   muhaddits asy Syaikh Yahya bin Ahmad an Najmi</a>mufti kerajaan Saudi   untuk daerah Selatan (Shoromithoh)</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=21">Al ‘allamah al   muhaddits asy syaikh Rabi’ bin Hadi al Madkholy</a> –pembawa bendera   jarh wa ta’dil saat ini sebagaimana rekomendasi Syaikh al Albani</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Al ‘allamah asy syaikh   Dr. Sholih bin Sa’ad as Suhaimy</a> –Beliau dosen pascasarjana di   Jami’ah al Islamiyyah Madinah</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Al ‘allamah asy Syaikh   Muhammad bin Hadi al Madkholy</a> –dosen jami’ah Islamiyyah Madinah</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Al ‘allamah asy Syaikh   Dr. Ibrohim bin ‘Amir ar Rauhaily</a> – penulis kitab “Mauqif Ahlis   sunnah ‘an ahlil bida’” yang diterjemahkan dgn judul “Mauqif Ahlus   Sunnah terhadap Ahlul Bid’ah” (ana lupa judul tepatnya)</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Asy Syaikh DR. Ali bin   Nashir al faqihy</a> – Guru Besar Aqidah di Masjid Nabawy</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Asy Syaikh Abdurrozaq   bin Abdil Muhsin bin Hammad al ‘Abbad al badr</a> &#8211; putra Syaikh Abdul Muhsin   al ‘Abbad al Badr (point no 3)</li>
<li>Asy Syaikh Abdul Malik a Romadhoniy al Jazairy– Beliau yang   menyiapkan majelis Syaikh Abdul Muhsin di Masjid Nabawi. Penulis buku   “Madarik an Nazhor fi Siyasah…”diterjemahkan dgn judul “Pandangan Tajam   thd Politik”</li>
<li>Asy Syaikh Kholid ar Roddady –pentahqiq kitab Syarhus sunnah al   barbahary</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Asy Syaikh Zaid bin   Muhammad bin Hadi al madkholy</a></li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Asy Syaikh Abdulloh bin   ‘Abdirrohman al Jibrin</a> – termasuk ulama senior, sudah sepuh</li>
<li>Asy Syaikh Ubaid al Jabiri</li>
<li>asy Syaikh Abdul Aziz ar Rojihy</li>
<li>Asy Syaikh Muhammad Aman Jamiy</li>
<li>Fadhilatusy Syaikh Sholih bin Muhammad al Luhaidan ketua Mahkamah   Tinggi dan anggota Hai’ah Kibarul Ulama</li>
<li>Masyayikh anggota Majelis Ifta wal Buhuts dan anggota Kibarul Ulama</li>
<li>Fadhilatusy Syaikh Bakar Abu –penulis kitab “Hukmul Intima’”</li>
<li>asy Syaikh AbdusSalam bin Barjas -penulis Kitab “Hujjajul   Qowwiyyah..”. Beliau sudah meninggal dalam kecelakaan mobil. Semoga   Allah melapangkan kuburnya dan menempatkannya di kedudukan yang mulia di   sisiNya.</li>
</ol>
<p><strong>‘Ulama dari Yaman:</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=55">al ‘allamah al   muhaddits ad diyar al yamaniyyah asy Syaikh Muqbil bin Hadi al wadi’iy</a>;,   Beliau termasuk ulama besar abad ini.</li>
<li>Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab al Washobi; beliau mungkin Syaikh   yang dituakan di Yaman. Kalau datang ke Damaj, biasanya beliau Cuma   menjawab pertanyaan2 dan sedikit memberi nasihat emasnya. Punya markas   di Hudaidah.</li>
<li>Asy Syaikh Muhammad Al Imam beliau termasuk Ahl Hill wal Aqd yang   ditunjuk oleh Asy Syaikh Muqbil rahimahullah. Salah satu murid   pertamanya Asy Syaikh Muqbil. Punya markas di Ma’bar merupakan markas   terbesar ke 2 setelah Damaj.</li>
<li>Syaikh Yahya al Hajury–Beliau yang menggantikan Syaikh Muqbil di   Darul Hadits Dammaj</li>
<li>Asy Syaikh Abdul Aziz Al Buro’i adalah termasuk salah satu masyaikh   yang sangat keras terhadap Ahlul Bid’ah. Beliau mempunyai markas di  Kota  Ib.</li>
<li>Asy Syaikh Abdullah bin Utsman dijuluki Khotibul Yamany karena   beliau terkenal sangat pintar berorator. Nasihat2 beliau tentang maut,   membuat mata tak bisa menahan airnya.</li>
<li>Asy Syaikh Abdurrozaq punya markas di Dammar</li>
<li>Asy Syaikh Abdul Musowwir termasuk masyaikh yang sudah cukup   berumur. Dulu Asy Syaikh Yahya hafidhohullah belajar Syarh Ibn Aqil   dengan beliau.</li>
<li>asy Syaikh Abdulloh al Mar’iy dan Saudaranya asy Syaikh Abdurrohman   al Mar’iy</li>
</ol>
<p><strong>Ulama dari Yordania</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//?p=11">al ‘Allamah al   Muhaddits Nashirus sunnah asy Syaikh al Albani</a> . Syaikh Abdul  ‘Aziz  bin Baz pernah berkata: Saya tidak mengetahui di bawah kolong  langit  saat ini orang yang lebih mengetahui hadits daripada Beliau  (Syaikh al  Albani)”.</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Syaikh Ali hasan</a> al   Halabiy tatkala Syaikh al Albani ditanya cucunya “<em>Siapakah dua   orang murid yang paling mengetahui tentang hadits</em>“. Syaikh al   Albani berkata: Abu Ishaq al Huwainidan Ali Hasan al Halabiy.</li>
<li><a href="http://ahlulhadist.wordpress.com//">Syaikh Salim bin ‘Ied   al Hilali</a>, penulis kitab Limadza Ikhtartu Manhaj Salaf, Bahjatun   Nazhirin Syarh Riyadhus Sholihin, dll.</li>
<li>Syaikh Muhammad Musa</li>
<li>Syaikh Masyhur alu Salman</li>
<li>Syaikh Husain ‘Uwaisyiah</li>
</ol>
<p>Dan masih banyak lagi para ulama yang belum disebutkan disini.</p>
<p><strong>Yang lainnya :</strong><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABBADBINBISYIR.doc">ABBAD   BIN BISYIR.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbbasbinAbdulMuththalibradhiallahu.doc">Abbas   bin Abdul Muththalib radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/BiografiSyaikhAbdulMuhsin.pdf"> Abdul   Muhsin.pdf</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhAbdulMuhsinbinHamadAlAbbadAlBa.txt">Abdul   Muhsinbin Hamad Al AbbadAl Badr.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDULLAHBINABBAS.doc">ABDULLAH   BIN ABBAS.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDULLAHBINAL-MUBARAK.doc">ABDULLAH   BIN AL MUBARAK.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDULLAHBINJAHSYradhiallhu.doc">ABDULLAH   BIN JAHSY radhiallhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDULLAHBINMASUD.doc">ABDULLAH   BIN MASUD.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDULLAHBINZUBEIR.doc">ABDULLAH   BIN ZUBEIR.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbdullahIbnuRawahahradhiallahu.doc">Abdullah   Ibnu Rawahah radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbdullahIbnuUmmiMaktumradhiallhu.doc">Abdullah   Ibnu Ummi Maktum radhiallhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABDURRAHMANBINABIBAKAR.doc">ABDURRAHMAN   BIN ABI BAKAR.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbdurrahmanbinAufradhiallahuanhu.doc">Abdurrahman   bin Auf radhiallahuanhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABUAIYUBAL-ANSHARI.doc">ABU   AIYUB AL-ANSHARI.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbuHurairahradhiallahu.doc">Abu   Hurairah radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbuHurairohPribadiMengagumkan.zip">Abu   Hurairoh Pribadi Mengagumkan.zip</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbuLubabahbinAbdilMundzirradhiallhu.doc">Abu   Lubabah bin Abdil Mundzir radhiallhu `Anhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABUMUSAAL-ASYARI.doc">ABU   MUSAAL – ASYARI.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ABUSUFYANBINHARBradhiallhu.doc">ABU   SUFYAN BIN HARB radhiallhu `Anhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbuSufyanBinHaris.doc">Abu   Sufyan Bin Haris.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AbuUbaidahibnulJarrahradhiallhuanhu.doc">Abu   Ubaidah ibnul Jarrah radhiallhuanhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AisyahKeutamaandanKeluasanIlmunya.pdf">Aisyah   Keutamaan dan Keluasan Ilmunya.pdf</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AlBarrabinMalikradhiallahuanhu.doc">Al   Barra bin Malik radhiallahuanhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AlImamAbuUbaidAlQasimbinSallam.txt">Al   Imam Abu Ubaid Al Qasim bin Sallam.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/biografi-alabbad.zip">alabbad.zip</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/BiografiAlbani.pdf">Albani.pdf</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/Al-Mahdi-Namanya-Sifat-Sifatnya-Dan-.pdf">Al-Mahdi-Namanya-Sifat-Sifatnya.pdf</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AmarbinYasirradhiallahu.doc">Amar   bin Yasir radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AMRBINASH.doc">AMR   BIN AL `ASH.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AmrIbnulJamuhradhiallahu.doc">Amr   Ibnul Jamuh radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/AsmaBintiYazidBinSakan.doc">Asma   Binti Yazid Bin Sakan.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/IbnuTaimiyah.txt">Ibnu   Taimiyah.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/IbnuTaymiyah.doc">Ibnu   Taymiyah.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/IbnulQoyimAlJauziyah.txt">Ibnul   Qoyim Al Jauziyah.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ImamAhmadbinHanbal.txt">Imam   Ahmad bin Hanbal.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ImamBukhari.txt">Imam   Bukhari.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ImamNawawi.txt">Imam   Nawawi.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ImamSyafii.txt">Imam   Syafii.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/IMRANBINHUSHAIN.doc">IMRAN   BIN HUSHAIN.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/KhabbabBinAratsradhiallahu.doc">Khabbab   Bin Arats radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/KHADIJAHBINTIKHUWAILIDradhiallhu.doc">KHADIJAH   BINTI KHUWAILID radhiallhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/KhalidbinWalidradhiallahu.doc">Khalid   bin Walid radhiallahu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/KHUBAIBBINADI.doc">KHUBAIB   BIN ADI.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/Kisah-Nabi-Yusuf-dan-Nabi-Ya-qub.zip">Kisah-Nabi-Yusuf-dan-Nabi-Ya-qub.zip</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/MUSHABBINUMAIR.doc">MUSHAB   BIN UMAIR.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SAADBINMUADZ.doc">SA`AD   BIN MU`ADZ.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SaidbinAmirradhiallahuanhu.doc">Said   bin Amir radhiallahuanhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SalamahBinAl-Akwaradhiallahuanhu.doc">Salamah   Bin Al-Akwa radhiallahuanhu.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SALIMMAULAABUHUDZAIFAHRADHIYALLAHUAN.doc">SALIM   MAULA ABU HUDZAIFAH RADHIYALLAHU ANHU.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SALMANAL-FARISIRADHIYALLAHUANHU.doc">SALMAN   AL-FARISI RADHIYALLAHUANHU.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SAUDAHBINTIZAMAHradhiallhuanha.doc">SAUDAH   BINTI ZAM`AHradhiallhuanha.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SHAfiYYAHBINTIHUYAI-radhiallaahuanha.doc">SHAfiYYAH   BINTI HUYAI-radhiallaahuanha.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/BiografiSingkatSyaikhShalihFauzanAlF.pdf"> Shalih   Fauzan Al Fauzan.pdf</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ShuhaibBinSinan.doc">Shuhaib   Bin Sinan.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SUHAILBINAMAR.doc">SUHAIL   BIN AMAR.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/biografi-syafii.zip">syafii.zip</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhAbdurrahmanbinNashirAsSadi.txt">Syaikh   Abdurrahman bin Nashir AsSa`di.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhAbuUbaidahMasyhurHasanSalman.txt">Syaikh   Abu Ubaidah Masyhur Hasan Salman.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhAliHasanAlHalaby.txt">Syaikh   Ali Hasan Al Halaby.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SYAIKHBINBAZ.doc">SYAIKH   BIN BAZ.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhIbnuBaz.txt">Syaikh   Ibnu Baz.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhMuhammadbinShalihAlUtsaiminRah.doc">Syaikh   Muhammad bin Shalih Al Utsaimin.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhMuqbilbinHadi.txt">Syaikh   Muqbil bin Hadi.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhNashiruddinAlAlbani.txt">Syaikh   Nashiruddin Al Albani.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/SyaikhShalihFauzanAlFauzan.txt">Syaikh   Shalih Fauzan Al Fauzan.txt</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ThufeilbinAmrAd-dausiradhiallahuanhu.doc">Thufeil   bin Amr Ad-dausi radhiallahuanhu.doc</a><br />
<a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=kaahil.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Febooksamuderailmu.googlepages.com%2FUBAIBINKAAB.doc&amp;sref=http%3A%2F%2Fkaahil.wordpress.com%2Fbiografi%2F">UBAI   BIN KAAB.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UMEIRBINSAAD.doc">UMEIR   BIN SA`AD.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UMMUHABIBAHRAMLAHBINTIABUSUFYAN.doc">UMMU   HABIBAH RAMLAH BINTI ABU SUFYAN.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UMMUSALAMAH-radhiallaahuanha-.doc">UMMU   SALAMAH-radhiallaahuanha-.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UmmuSulaimBintiMalhan.doc">Ummu   Sulaim Binti Malhan.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UTBAHBINGHAZWAN.doc">UTBAH   BIN GHAZWAN.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/UtsmanbinMazh.doc">Utsman   bin Mazh.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ZAIDBINHARITSAH.doc">ZAID   BIN HARITSAH.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ZAINABbintiJAHSY.doc">ZAINAB   binti JAHSY.doc</a><br />
<a href="http://ebooksamuderailmu.googlepages.com/ZUBAIRBINAWWAMradhiallahu.doc">ZUBAIR   BIN AWWAM radhiallahu.doc</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=208&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/biografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesepakatan Ulama Ahlus Sunnah tentang Aqidah Di Mana Allah</title>
		<link>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kesepakatan-ulama-ahlus-sunnah-tentang-aqidah-di-mana-allah/</link>
		<comments>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kesepakatan-ulama-ahlus-sunnah-tentang-aqidah-di-mana-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 13:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bp4madiun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuadamblog.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Pada edisi kali ini, kami angkat sebuah topik permasalah yang klasik dan kontemporer, yaitu mengenal Dimana Allah? Karena di sana banyak kita dapati di antara masyarakat yang menyimpang dalam aqidah (keyakinan) yang agung, prinsip Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam-, dan para shahabat -Ridhwanullah ‘alaihim ‘ajmain-, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Kita mendapati di antara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=206&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="aligncenter" src="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" alt="" width="135" height="45" /></div>
<div>Pada edisi kali ini, kami angkat  sebuah topik permasalah yang klasik dan  kontemporer, yaitu mengenal  Dimana Allah? Karena di sana banyak kita  dapati di antara masyarakat  yang menyimpang dalam aqidah (keyakinan)  yang agung, prinsip Nabi  -Shallallahu ‘alaihi wasallam-, dan para  shahabat -Ridhwanullah  ‘alaihim ‘ajmain-, serta orang-orang yang  mengikuti mereka dengan baik.</p>
<p>Kita mendapati di antara kaum  muslimin di zaman ini, bermacam-macam  keyakinannya atas pertanyaan  “Dimana Allah?”. Di antaranya ada yang  berkeyakinan bahwa Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- berada di hati, bahwa  Allah itu berada  dimana-mana, bahwa Allah itu lebih dekat dari urat  leher, bahwa Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- bersatu dengan hamba-Nya.  Lebih parah lagi, ada  juga yang berkeyakinan bahwa Allah itu tidak di  kanan, tidak di kiri,  tidak diatas, tidak di bawah, tidak di depan, dan  tidak pula di  belakang. Sungguh ini adalah pernyataan yang sangat  lucu. Lantas dimana  Allah?!. Padahal kalau kita mau mengikuti fitrah  kita yang suci,  sebagaimana fitrahnya anak yang masih kecil, pemikiran  mereka yang masih  polos, seperti putihnya kertas yang belum ternodai  dengan tinta. Kita  akan dapati jawaban dari lisan-lisan kecil mereka,  jikalau mereka  ditanya, “Dimana Allah?” Mereka akan menjawab, “Allah  -Subhanahu wa  Ta’ala- berada di atas langit”.</p>
<p>Aqidah (keyakinan) tentang  keberadaan Allah di langit (artinya, di atas  Arsy), ini telah dijelaskan  dalam Kitabullah, As-Sunnah, ijma’, dan  komentar para ulama Ahlus  Sunnah wal Jama’ah dalam kitab-kitab mereka.  Mereka sudah patenkan  (tetapkan) bahwa barangsiapa yang menyelisihinya,  maka ia adalah ahli  bid’ah, dan menyimpang.</p>
<p>Dalil-dalil masalah ini sangatlah banyak  dari Al-Qur’an, dan As-Sunnah.  Berikut ini kami akan sebutkan -insya’  Allah- beberapa di antaranya  saja, dan sebenarnya tidak terbatas.</p>
<p>Al-Allamah  Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-‘Utsaimin-rahimahullah-  berkata dalam  Syarh Lum’ah Al-I’tiqod (hal. 61), “Istiwa’  (bersemayam)nya Allah di  atas Arsy termasuk diantara sifat-sifat yang  tetap bagi-Nya berdasarkan  Al-Kitab, As-Sunnah, dan kesepakatan Salaf”.</p>
<p>Allah -Subhanahu wa  Ta’ala- berfirman,</p>
<p>الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى</p>
<p>“(Yaitu)  Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas `Arsy”. (QS.  Thoha: 5)</p>
<p>Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,</p>
<p>إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي  خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي  سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى  عَلَى الْعَرْشِ</p>
<p>“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah  menciptakan langit dan  bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas  `Arsy”. (QS. Al  A’raf: 54)</p>
<p>Allah -Subhanahu wa Ta’ala-  berfirman,</p>
<p>إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ  وَالْأَرْضَ فِي  سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ  يُدَبِّرُ الْأَمْرَ</p>
<p>“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang  menciptakan langit dan bumi  dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di  atas `Arsy untuk mengatur  segala urusan”. (QS. Yunus: 3)</p>
<p>Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,</p>
<p>اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ  السَّمَوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ  اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ</p>
<p>“Allah-lah  Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu  lihat,  kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy”. (QS. Ar Ra’d: 2)</p>
<p>Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,</p>
<p>الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ  وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ  أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى  الْعَرْشِ</p>
<p>“Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada  antara keduanya  dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy”.  (QS. Al-Furqon:  59)</p>
<p>Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,</p>
<p>اللَّهُ  الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي  سِتَّةِ  أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ</p>
<p>“Allah-lah yang  menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara  keduanya dalam  enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `arsy”. (QS.  As-Sajadah: 4)</p>
<p>Allah  -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,</p>
<p>مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ  فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا إِلَيْهِ  يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ  وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ</p>
<p>“Barangsiapa yang menghendaki  kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan  itu semuanya. Kepada-Nyalah  naik perkataan-perkataan yang baik dan amal  yang saleh dinaikkan-Nya”.  (QS. Fathir: 10)</p>
<p>Al-Hafizh Al-Baihaqy-rahimahullah- berkata dalam  Al-I’tiqod (1/114),  “Ayat-ayat itu merupakan dalil yang membatalkan  pendapat orang  Jahmiyyah yang menyatakan bahwa Dzat Allah -Subhanahu wa  Ta’ala- berada  dimana-mana”.</p>
<p>Dalil-dalil dalam permasalahan ini  banyak sekali, jika kita ingin  memeriksa Al-Qur’an, As-Sunnah, dan atsar  para salaf. Oleh karena itu,  Ibnu Abil Izz Al-Hanafiy -rahimahullah-  berkata dalam Syarh Al-Aqidah  Ath-Thohawiyyah (288), “Dalil-dalil yang  semisal dengannya,kalau  seandainnya dihitung satu-persatu, maka akan  mencapai ribuan dalil”</p></div>
<div>Adapun dalil-dalil dari hadits,  sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi  wasallam-:</p>
<p>لمَاَّ خَلَقَ اَللهُ الْخَلْقَ كَتَبَ فِيْ كِتَابِهِ  فَهُوَ عِنْدَهُ  فَوْقَ الْعَرْشِ إِنَّ رَحْمَتِيْ غَلَبَتْ غَضَبِيْ</p>
<p>“Ketika  Allah -Subhanahu wa Ta’ala- menciptakan makhluk-Nya, Allah  -Subhanahu  wa Ta’ala- menuliskan di dalam kitab-NYa (Lauh Mahfudz) yang  ada di  sisi-Nya diatas Arsy (singgasana) ‘Sesungguhnya rahmat Allah  mendahului  kemurkaan-Nya.” [HR. Al-Bukhary dalam Shohih-nya (3022,  6969, dan 6986),  dan Muslim dalam Shohih-nya (2751)]</p>
<p>Dari Abu Sa’id Al-Khudri  Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:</p>
<p>أَلاَ  تَأْمَنُوْنَنِيْ وَأَنَا أَمِيْنُ مَنْ فِيْ السَّمَاءِ  يَأْتِيْنِيْ  خَبَرُ السَّمَاءِ صَبَاحًا وَمَسَاءً</p>
<p>“Tidakkah kalian percaya  kepadaku? Sementara aku dalam keadaan beriman  kepada Yang dilangit.  Datang kepadaku berita dari langit di waktu pagi  hari dan petang…”. [HR.  Al-Bukhary dalam Shohih-nya (4094), Muslim  dalam Shohih-nya (1064)]</p>
<p>Al-Qurthuby  -rahimahullah- dalam Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an (7/219)  berkata,  “Tidak ada seorang salaf pun yang mengingkari bahwa Allah  bersemayam di  atas Arsy-Nya secara hakiki. Arsy dikhususkan karena ia  merupakan  makhluk Allah yang terbesar. Para salaf tidak (berusaha)  mengetahui cara  (kaifiyyah) Allah bersemayam, karena sifat bersemayam  itu tidak bisa  diketahui hakekatnya. Imam Malik -rahimahullah- berkata :  [‘Sifat  bersemayam itu diketahui maknanya secara bahasa, tidak boleh  ditanyakan  cara Allah bersemayam, dan pertanyaan tentang cara Allah  bersemayam  merupakan bid’ah dan ajaran baru”.</p>
<p>Jadi, madzhab Ahlis Sunnah  menyatakan bahwa Allah bersemayam di atas  Arsy, namun ilmu-Nya meliputi  segala sesuatu. Adapun aqidah yang  menyatakan bahwa Allah berada  dimana-mana, bukanlah merupakan aqidah  Ahlis Sunnah, akan tetapi  merupakan aqidah ahli bid’ah yang batil  berdasarkan ayat-ayat yang  menyebutkan bahwa Allah di atas Arsy beserta  keterangan Ulama Ahlis  Sunnah yang telah kami sebutkan, dan berikut  tambahan keterangan dalam  masalah ini:</p>
<p>Al-Hafizh Abu Umar Ibnu Abdil Barr -rahimahullah-  berkata dalam  At-Tamhid (7/129), “Di dalamnya terdapat dalil yang  menunjukkan bahwa  Allah Azza wa Jalla berada di atas Arsy, di atas  langit ketujuh  sebagaimana yang ditegaskan oleh Ahlus Sunnah wal  Jama’ah. Itu juga  merupakan hujjah mereka terhadap orang-orang  Mu’tazilah yang berkata:  “[Allah berada di mana-mana, bukan di atas  Arsy]”.Dalil yang mendukung  kebenaran madzhab Ahlul Haq/Ahlis Sunnah  dalam hal ini adalah firman  Allah Azza wa Jalla: “Ar-Rahman bersemayam  di atas Arsy” dan firman-Nya  Azza wa Jalla: “ Kemudian Dia bersemayam di  atas Arsy…”.</p>
<p>Imam Al-Qurthuby-rahimahullah- berkata dalam  Al-Jami’ li Ahkam  Al-Qur’an (4/162): “Jahmiyyah terbagi menjadi 12  kelompok … (di  antaranya) Al-Multaziqoh, mereka menganggap bahwa Allah  berada di  mana-mana …”.</p>
<p>Shodaqoh-rahimahullah- berkata, “Saya  mendengar At-Taimy  berkata,“Andaikan aku ditanya : Dimana Allah Tabaraka  wa Ta’ala?,  niscaya aku akan jawab: Dia di langit”. [ Lihat Syarah  I’tiqod Ahlis  Sunnah (3/401/671)]</p>
<p>Imam Malik bin  Anas-rahimahullah- berkata, “Allah berada di langit,  sedang ilmu-Nya  berada di mana-mana, tidak ada satu tempatpun yang  kosong dari  ilmu-Nya”.[ Lihat Syarah I’tiqod Ahlis Sunnah (3/401/673)]</p>
<p>Imam  Ahmad bin Hambal-rahimahullah- pernah ditanya, “Allah -Azza wa  Jalla-  berada di atas langit yang ketujuh, di atas Arsy terpisah dari   makhluk-Nya. kemampuan dan ilmu-Nya berada di mana-mana?” Beliau Jawab :   “Ya, Dia berada di atas Arsy. Sedang tidak ada satu tempat pun yang   kosong dari ilmu-Nya”. [ Lihat Syarah I’tiqod Ahlis Sunnah   (3/401-402/674)]</p>
<p>Imam Ahmad -rahimahullah- juga berkata, “Jika  anda ingin mengetahui  bahwa seorang Jahmiyyah itu berdusta atas nama  Allah, yaitu saat ia  menyangka bahwa Allah berada dimana-mana”.[Lihat  Ar-Rodd ala  Az-Zanadiqoh wa Al-Jahmiyyah (1/40)]</p>
<p>Dari semua  dalil-dalil, dan pernyataan ulama salaf tersebut menunjukkan  bahwa Allah  bersemayam di atas Arsy (singgasana), sedang Arsy Allah  berada diatas  langit, bukan dimana-mana. Merupakan kewajiban bagi  setiap muslim untuk  mengimani dengan keimanan yang kokoh, tanpa ragu  terhadap semua  dalil-dalil yang menerangkan hal tersebut, dan  menghadapinya sebagaimana  ia datang, tanpa takwil, dan tanpa menanyakan  cara Allah bersemayam,  atau menyerupakannya dengan makhluk-Nya.</p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Katsir  -rahimahullah- berkata, “Adapun firman Allah  Ta’ala :</p>
<p>ثُمَّ  اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ</p>
<p>“Lalu Dia bersemayam di atas Arsy”.</p>
<p>Orang-orang  memiliki pendapat yang sangat banyak dalam masalah ini,  tapi sekarang  bukan saatnya kita paparkan. Dalam masalah ini kita harus  mengikuti  madzhab Salafush Sholeh, seperti Imam Malik, Al-Auza’iy,  Ats-Tsaury,  Al-Laits bin Sa’d, Asy-Syafi’i, Ahmad, Ishaq bin Rohuyah,  dan lainnya  dari kalangan ulama-ulama kaum muslimin baik dulu maupun  sekarang.  Madzhab mereka adalah menjalankan dan memahami sifat-sifat  tersebut  sebagaimana ia datang, tanpa perlu dibicarakan cara/bentuknya,  atau  diserupakan dengan sifat makhluk dan dihilangkan maknanya. Sedang  yang  terbayang dalam benak orang-orang Musyabbih (orang yang  menyerupakan  sifat Allah dengan sifat makhluk-Nya)tersucikan dari  Allah, karena tidak  ada seorang makhlukpun yang menyerupai-Nya [‘Tidak  ada sesuatupun yang  menyerupai-Nya. Sedang Dia Maha Mendengar lagi Maha  Melihat’]. Bahkan  inti permasalahannya sebagaimana yang telah  ditegaskan oleh para ulama,  seperti Nu’aim bin Hammad Al-Khuza’iy.  Beliau berkata : [ ‘Barangsiapa  yang menyerupakan Allah dengan  makhluk-Nya, maka ia telah kafir.  Barangsiapa yang menolak sesuatu yang  Allah sifatkan untuk diri-Nya,  maka ia telah kafir. Tidak ada  penyerupaan pada sesuatu yang Allah  sifatkan untuk diri-Nya.  Barangsiapa yang menetapkan (sifat) bagi Allah  sebagaimana yang  terdapat dalam ayat-ayat yang gamblang, dan  hadits-hadits shohih dengan  bentuk yang sesuai dengan kemuliaan Allah  dan menyucikan segala  kekurangan dari Allah, maka sungguh ia telah  menempuh jalan yang  lurus”. [Lihat Tafsir Ibnu Katsir (2/221)]</p>
<p>Ini  adalah aqidahnya para nabi, para sahabat, para tabi’in, dan para   pengikut tabi’in sebagai generasi terbaik dari umat ini dalam memahami,   dan mengamalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Karena merekalah yang   menyaksikan turunnya wahyu, dan sebab sabda Nabi Shallallahu alaihi wa   sallam- diucapkan oleh beliau.</p>
<p>Kita memohon kepada Allah Ta’ala  agar diberikan taufiq dan pemahaman  yang lurus serta agar kita termasuk  dari golongan mereka dan dijauhkan  dari pemahaman-pemahaman yang  menyimpang. Washolallahu ‘Ala Nabiyyina  Muhammadin wa ‘Ala Ahlihi wa  Ashhaabihi Ajmain.</p>
<p>Sumber: <a rel="nofollow" href="http://almakassari.com/artikel-islam/aqidah/dimana-allah.html" target="_blank">http://almakassari.com/artikel-islam/aqidah/dimana-allah.html</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bp4madiun.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bp4madiun.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bp4madiun.wordpress.com&amp;blog=4229909&amp;post=206&amp;subd=bp4madiun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bp4madiun.wordpress.com/2010/06/29/kesepakatan-ulama-ahlus-sunnah-tentang-aqidah-di-mana-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcb209dc84585585baa79439d2f00faa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bp4madiun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ahlussunnah-jakarta.com/images/bismillaah.gif" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
